Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Selamat, 8 Tanda Kamu Termasuk Orang Bijak di Usiamu yang Baru 20an

Selamat, 8 Tanda Kamu Termasuk Orang Bijak di Usiamu yang Baru 20an
Unsplash/Tim Gouw
Share Article

Kebijaksanaan muncul dari pengetahuan dan pengalaman yang melimpah. Orang bijak identik sama mereka yang sudah paruh baya, yang telah mengalami pahit manisnya kehidupan. Beberapa yang lain percaya bahwa bersikap bijak itu adalah sebuah kondisi dimana seseorang mampu membuat keputusan baik untuk mendapatkan kepuasaan yang lebih tinggi. Selaras dengan pendapat ini, berarti setiap orang bisa saja jadi bijak dalam waktu tertentu, bahkan ketika dirinya baru menginjak usia 20an

Apabila kamu punya beberapa tanda di bawah ini, bisa jadi kamu termasuk orang yang bisa berpikir lebih bijak dari yang lain. Seperti apa tandanya? Simak di bawah ini!

  1. 1. Kamu senang bersosialisasi

    Unsplash/Helena Lopes
    Unsplash/Helena Lopes

    Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang selalu membangun hubungan dengan yang lain memiliki tingkat kebijaksanaan lebih tinggi daripada yang tidak. Hal ini barangkali benar adanya karena orang bijak butuh banyak belajar, bukan hanya dari diri sendiri tapi juga dari orang lain. Makanya kamu yang juga demikian selalu menambah lingkaran pertemananmu, meski sekadar minum kopi dan bertukar pengalaman di akhir pekan. 

  2. 2. Kamu memandang sesuatu bukan hanya hitam dan putih saja

    Unsplash/christophe Dutour
    Unsplash/christophe Dutour

    Kamu bisa memandang sesuatu bukan hanya hitam dan putih saja berarti kamu punya pemikiran bahwa 'kamu mungkin bisa salah' dalam menilai sesuatu. Kamu tahu bahwa tidak mungkin orang bisa mengetahui segala hal dan selalu benar. Makanya kamu terbuka dengan pemikiran lain dan gak mudah menyimpulkan suatu hal tanpa melihat dari berbagai sisi. 

  3. 3. Buku yang kamu baca gak tertuju satu jenis saja

    Unsplash/Jp Valery
    Unsplash/Jp Valery

    Kamu mungkin tipe orang yang suka membaca sains, politik, teknologi; tapi di sisi lain kamu juga meluangkan waktu buat mengganti bacaanmu jadi buku-buku fiksi atau biografi. Intinya kamu tertarik belajar dari banyak hal, bahkan mungkin juga sesuatu yang gak kamu sukai.  Itu semua bakal kamu gunakan untuk mengeksplor ide dan cara pandang kamu terhadap sesuatu. 

  4. 4. Punya banyak pengalaman dan bisa belajar dari itu

    Unsplash/Tim Gouw
    Unsplash/Tim Gouw

    Daripada mengikuti arus yang aman-aman saja, kamu lebih pilih buat mencoba hal-hal yang akan mengantarkan kamu pada pengalaman yang belum pernah kamu lalui. Pengalaman itulah yang jadi peran kuat bagaimana karakter kamu terbentuk dan membuatmu jadi semakin bijak dalam mengambil keputusan hidupmu. Kamu terbiasa membuat evaluasi diri dan gak menutup kritik dari orang lain. 

  5. 5. Biasa baca berita, kamu punya pengetahuan yang luas

    Unsplash/Keenan Constance
    Unsplash/Keenan Constance

    Biasa baca berita maksudnya adalah kamu mengikuti setiap perkembangan di berbagai belahan dunia ini. Kamu tahu bahwa keseimbangan dalam memutuskan sesuatu tidak terwujud bila kurang memahami keadaan di luar. Saat di usia yang ke 24 kamu biasa langganan berita, kamu mulai membiasakan pola hidup orang bijak tanpa kamu sadari. 

  6. 6. Mau bertumbuh dari krisis hidup yang kamu alami

    Unsplash/Matthew Henry
    Unsplash/Matthew Henry

    Bijaksana juga lahir dari bagaimana kamu mampu mengubah peristiwa kurang menguntungkan jadi sesuatu yang justru akan memantik energimu dalam menghadapi hidup ini. Krisis di awal kehidupan barangkali menjadi pangkal dari segala krisis yang kamu alami, kamu bisa berdamai dengan hal itu dan gak terlalu memusingkan apa yang sudah terjadi. Kamu dipenuhi semangat buat berkembang, terlepas dari pengalaman pahit yang pernah menimpamu sebelumnya. 

  7. 7. Lebih memahami daripada menghakimi

    Unsplash/rawpixel
    Unsplash/rawpixel

    Saat ada pendapat lain atau perbedaan pendapat yang melibatkan kamu dan orang lain, kamu juga bisa melihat hal itu dari perspektif orang tersebut. Kamu paham bahwa setiap orang terbentuk dari latar belakang berbeda sehingga hal itu jadi alasan untuk lebih menoleransinya. Meski kamu bisa menyampaikan gagasanmu, di sisi lain kamu juga memahami apa yang dilakukan orang lain.

  8. 8. Fokus sama tujuan daripada kesenangan

    Unsplash/Matese Fields
    Unsplash/Matese Fields

    Orang bijak lebih melihat apa yang bakal dia dapat daripada apa yang bisa membuatnya senang, karena pada dasarnya dua hal itu jauh berbeda. Jika di usia 24 kamu masih melakukan kegiatan hanya berlandaskan kesenangan, kamu mungkin belum bisa berpikir panjang ke depan. Tapi kalau kamu tahu tujuanmu dan bisa fokus dengan hal itu, kamu bakal lebih mudah menikmatinya meskipun hal itu juga gak selalu membuatmu senang. 

    Kebijaksanaan bukanlah sesuatu yang lahir dari faktor keturunan saja, tapi juga bisa dipelajari. Jadi sudah ada berapa poin yang ada dalam dirimu?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More