Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Puisi Doa Karya Chairil Anwar, Secarik Pesan untuk Tuhan

Puisi Doa Karya Chairil Anwar, Secarik Pesan untuk Tuhan
Chairil Anwar (dok. kemdikbud.go.id)
Share Article

“Si Binatang Jalang”, semua orang pasti tahu siapa sosok di balik julukan tersebut. Ya, Chairil Anwar. Ia adalah salah satu penyair terkemuka di Indonesia pada periode 1945.

Berkat pengaruh karya-karyanya dalam khazanah kesusasteraan Indonesia, Teeuw, seorang kritikus sastra, menyematkan julukan "Penyair yang Sempurna" untuk Chairil Anwar.

Salah satu karyanya yang terkenal adalah puisi berjudul Doa. Puisi yang kental dengan nuansa religi tersebut, berhasil menyuguhkan potret seorang hamba yang sedang berkomunikasi dengan Tuhan melalui doa. Yuk, kita simak puisi doa karya Chairil Anwar!

  1. Puisi Doa karya Chairil Anwar

    Tuhanku
    Dalam termangu
    Aku masih menyebut nama-Mu
    Biar susah sungguh
    Mengingat Kau penuh seluruh
    CayaMu panas suci
    Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi

    Tuhanku
    Aku hilang bentuk
    Remuk
    Tuhanku
    Aku mengembara di negeri asing
    Tuhanku
    Di pintu-Mu aku mengetuk
    Aku tidak bisa berpaling

    Itulah puisi “Doa” karya Chairil Anwar. Semoga dengan merenungi makna dari puisi tersebut, hati kita semakin mendekat kepada Tuhan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More