Soal Komentar Orang Lain, Ummi Quary: Risiko dan Harus Terima

- Ummi Quary: Komentar orang lain adalah risiko yang harus diterima sebagai publik figur di industri hiburan.
- Sebagai manusia, Ummi merasa kesal dan marah, tapi menyadari bahwa itu adalah risiko terjun ke dunia hiburan.
- Ummi memutuskan untuk tidak terlalu mengekspos kehidupan personalnya dan tidak melawan hate speech yang dihadapinya.
Jakarta, IDN Times - Sebagai orang yang berkecimpung di industri hiburan, komentar orang lain atau hate speech merupakan hal yang wajar terjadi. Aktris Ummi Quary dalam acara Indonesia Summit 2025 sesi How Millennials and Gen Z Redefining Celebrity Culture pada Kamis (28/8/2025) di The Tribrata Dharmawangsa, mengatakan bahwa itu sudah menjadi risiko yang harus diterima sebagai publik figur.
"Sebenarnya di era yang sekarang, kita bisa jadi fans. Kita bisa ngomentarin tentang postingan lo, jadi ya udah. Apa yang dikomentarin orang lain, harus bisa gue terima," katanya.
Sebagai manusia, ia kerap merasa kesal dan marah. Namun, Ummi menyadari bahwa itulah risikonya terjun ke dunia hiburan dan dikenal oleh banyak orang. Dari situ, Ummi memutuskan untuk tidak terlalu mengekspos kehidupan personalnya.
Di sisi lain, Ummi merasa ia gak bisa mengontrol apa yang orang lain lakukan. Ketika dihadapkan oleh hate speech, yang bisa ia lakukan justru tidak melawan hal itu. "Kita gak bisa ngatur orang ketikannya apa, sudut pandangnya apa. Kita gak bisa setop, pun sebaliknya. Terkadang, gak usah dilawan, dibiarin aja. Nanti orang yang kayak gitu suka capek sendiri," katanya.
Indonesia Summit 2025, khususnya sesi Visionary Leaders, merupakan sebuah konferensi independen yang diselenggarakan IDN Times untuk dan melibatkan Generasi Millennial dan Gen Z di Tanah Air. Indonesia Summit 2025 mengusung tema "Thriving Beyond Turbulence, Celebrating 80's Years Independence", bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh Nusantara.