Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tanda Seseorang Tengah Mengalami Kelelahan Berpikir

3 min read
Tanda Seseorang Tengah Mengalami Kelelahan Berpikir
ilustrasi kelelahan (pexels.com/ Nataliya Vaitkevich)
  • Kelelahan berpikir terjadi saat kemampuan fokus dan berpikir efektif menurun, dipicu stres, kurang tidur, atau aktivitas mental berkepanjangan tanpa istirahat cukup.
  • Tandanya meliputi sulit berkonsentrasi, mudah terdistraksi, kesulitan mengambil keputusan, serta membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami dan menyelesaikan tugas.
  • Kondisi ini juga dapat ditandai mudah lupa, salah menaruh barang, kehilangan alur percakapan, mengantuk, atau sering menguap saat aktivitas mental berlangsung lama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cognitive fatigue atau dikenal juga dengan kelelahan berpikir adalah kondisi ketika kemampuan seseorang untuk berpikir secara efektif dan mempertahankan fokus mulai menurun. Sama halnya seperti kelelahan fisik, aktivitas mental yang dilakukan dalam waktu lama juga dapat membuat seseorang merasa lelah dan memengaruhi kemampuan untuk berkonsentrasi.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kelelahan berpikir, seperti stres, kurang tidur, atau melakukan aktivitas mental secara terus-menerus tanpa cukup waktu untuk beristirahat. Kondisi ini dapat membuat seseorang lebih mudah kehilangan fokus. Seseorang yang mengalami kelelahan berpikir juga menunjukkan beberapa tanda awal. Lantas, seperti apa tanda seseorang mengalami kelelahan berpikir? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. 1. Sulit berkonsentrasi

    ilustrasi sulit konsentrasi
    ilustrasi sulit konsentrasi (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Ketika pikiran sudah lelah, seseorang dapat mengalami kesulitan untuk mempertahankan fokus pada satu hal. Aktivitas mental yang dilakukan secara terus-menerus dan terlalu banyak stimulasi juga dapat membuat seseorang lebih mudah terdistraksi. Akibatnya, konsentrasi menjadi lebih sulit dipertahankan, terutama ketika harus mengerjakan tugas yang membutuhkan perhatian dalam waktu lama.

    David Tzall, psikolog berlisensi, dikutip dari Medical News Today, menjelaskan bahwa kelelahan berpikir dapat membuat seseorang lebih sulit memusatkan perhatian pada satu hal dalam waktu tertentu. Akibatnya, seseorang bisa mudah terdistraksi, kehilangan fokus saat mengerjakan tugas, lebih sulit mengambil keputusan, atau tidak benar-benar memahami percakapan yang sedang berlangsung.

    "Tanda seseorang mengalami kelelahan berpikir adalah sulit untuk berkonsentrasi, tidak memiliki tingkat fokus yang cukup saat melakukan tugas, sulit membuat keputusan, dan mengikuti percakapan," jelas David.

  2. 2. Butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan tugas

    mengerjakan tugas
    ilustrasi mengerjakan tugas (pexels.com/C.T. PHAT)

    Ketika pikiran sudah lelah, proses berpikir dan mengolah informasi dapat terasa lebih lambat dari biasanya. Tugas yang sebenarnya mudah atau biasanya dapat diselesaikan dengan cepat bisa membutuhkan waktu lebih lama karena seseorang mungkin perlu membaca atau memikirkan sesuatu berulang kali untuk memahami apa yang harus dilakukan.

    "Saat seseorang mengalami kelelahan berpikir, mereka tidak hanya kehilangan fokus, tetapi juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikan tugas-tugas yang biasanya dapat dilakukan dengan cepat," kata David.

  3. 3. Mudah lupa

    ilustrasi pria yang mudah lupa
    ilustrasi pria yang mudah lupa (pexels.com/Andrea Piacquadio)

    Jo Bresi-Ando, seorang terapis okupasi, dilansir Stepping Stones Therapy Services, mengatakan bahwa seseorang yang mengalami kelelahan berpikir dapat menunjukkan tanda berupa lebih mudah melupakan sesuatu. Menurutnya, kelelahan berpikir dapat membuat seseorang lebih mudah lupa terhadap berbagai hal yang dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.

    Kondisi ini dapat terlihat dari sering melewatkan janji temu, lupa dengan tugas atau hal yang harus dilakukan, salah menaruh barang, hingga kehilangan jejak atau lupa dengan isi percakapan yang baru saja berlangsung.

    "Orang yang tengah mengalami kelelahan berpikir adalah orang yang pelupa. Mereka lupa akan janji temu, salah menaruh barang, atau kehilangan jejak percakapan," ungkap Jo.

  4. 4. Merasa mengantuk atau lebih sering menguap

    ilustrasi seseorang tengah mengantuk
    ilustrasi seseorang tengah mengantuk (pexels.com/George Milton)

    Jo juga menyebutkan bahwa kelelahan berpikir dapat ditandai dengan rasa kantuk atau lebih sering menguap. Ketika seseorang melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan kerja mental dalam waktu cukup lama, rasa lelah dapat membuat tubuh terasa lebih mengantuk.

    Seseorang mungkin lebih sering menguap atau merasa ingin tidur, terutama ketika melakukan aktivitas mental yang membutuhkan fokus dalam waktu lama. Namun, rasa kantuk juga dapat disebabkan oleh banyak hal lain, seperti kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur, sehingga tidak selalu menjadi tanda bahwa seseorang mengalami kelelahan berpikir.

    Jangan menganggap remeh dampak dari pola tidur yang tidak teratur ataupun stres yang dialami. Baik disadari maupun tidak, keduanya dapat membuat seseorang merasa lebih lelah dan kesulitan mempertahankan fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, penting untuk memberikan tubuh dan pikiran waktu yang cukup untuk beristirahat agar kemampuan berpikir dan berkonsentrasi tetap terjaga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More