Peningkatan kebutuhan selama Ramadan dan jelang Idulfitri bukan rahasia lagi. Ini cukup kontra dengan makna puasa yang semestinya serba sederhana karena sedang mengendalikan hawa nafsu. Jebakan tradisi tanpa memperhatikan kemampuan diri rentan bikin keuangan menjerit hingga minus setelah Lebaran.
Tak heran banyak orang sampai merasa harus menggadaikan perhiasan untuk kebutuhan Lebaran. Itu masih mending karena setidaknya mereka mau melepaskan benda berharganya buat kepentingan pribadinya. Namun, gak sedikit pula orang yang lantas mencari-cari pinjaman.
Termasuk kamu yang didatangi atau ditelepon oleh teman, saudara, dan tetangga. Padahal, kebutuhanmu sendiri juga lagi banyak. Perhatikan baik-baik alasan atau tujuannya berutang. Setidaknya ada enam utang di bulan Ramadan yang sebaiknya ditolak. Uang yang telah terpakai akan sulit kembali.
