Pernah gak, kamu merasa kesal dengan sikap pasangan tapi alih-alih mengutarakannya langsung, kamu malah diam dan ngambek untuk “menguji” doi? Jauh dalam hati, kamu sebenarnya berharap pasangan akan notice kemudian meminta maaf atau melakukan sesuatu untuk menyenangkan hatimu.
Secara gak langsung, kamu sedang menguji pasanganmu. Alih-alih mengomunikasikan perasaanmu secara terbuka, kamu malah membiarkan doi menebak-nebak.
Kebiasaan demikian tidak sehat untuk hubungan. Ekspetasi yang tidak dikomunikasikan dapat berujung pada rasa kecewa, miskomunikasi, dan puncaknya, perpisahan dalam relasi. Ini 3 alasan kebiasaan menguji pasangan bikin hubungan jadi toksik.
