Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Berulang Kali Alami Kegagalan Cinta? Mungkin 7 Hal Ini Penyebabnya

Berulang Kali Alami Kegagalan Cinta? Mungkin 7 Hal Ini Penyebabnya
Unsplash.com/Paola Chaaya

Hubungan percintaan gak selalu berjalan mulus. Dalam perjalanannya, terkadang kamu dan pasangan akan menemui beberapa masalah. Jika kalian gak bisa mengatasinya, mungkin perpisahanlah yang akan terjadi.

Biar gak mengulanginya lagi, mungkin kamu perlu belajar dari kegagalan-kegagalanmu selama ini. Nah, berikut sejumlah alasan mengapa hubunganmu kerap putus di tengah jalan. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!

1. Hilangnya kepercayaan antar pasangan

Pexels.com/Trinity Kubassek
Pexels.com/Trinity Kubassek

Saling percaya merupakan salah satu kunci langgengnya sebuah hubungan. Sebaliknya, jalinan cintamu bisa kian merapuh jika kamu dan pacarmu sudah gak terbuka dan percaya satu sama lain. Hubungan kalian bisa kandas jika kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus.

2. Terjadi pengkhianatan dalam hubungan kalian

Pexels.com/Vera Arsic
Pexels.com/Vera Arsic

Hadirnya orang lain bisa kian menambah runyamnya hubunganmu dengan pacar. Selain sudah gak saling percaya, rasa nyaman yang telah kalian bangun lama-kelamaan bisa luntur tergantikan cinta si orang ketiga. Daripada makin sakit hati, akhirnya kamu pun lebih memilih mengakhiri jalinan cintamu.

3. Kamu memiliki standar yang tinggi dalam menjalin hubungan

Pexels.com/Anastasiya Lobanovskaya
Pexels.com/Anastasiya Lobanovskaya

Seorang perfeksionis seperti dirimu biasanya memiliki standar tinggi dalam menetapkan sesuatu, termasuk saat menjalin hubungan. Akhirnya, kamu pun sering "memaksa" pasanganmu untuk mengikuti kemauanmu dengan dalih itulah yang terbaik menurut pandanganmu. Akibatnya, sifatmu itu membuat pacarmu merasa gak nyaman hingga akhirnya dia minta putus.

4. Adanya perbedaan visi dan misi antara kamu dengannya

Pexels.com/Odonata Wellnesscenter
Pexels.com/Odonata Wellnesscenter

Mungkin penyebab lain dari kegagalan cintamu ialah kamu kerap menemukan pasangan yang memiliki visi dan misi yang berbeda. Misalnya saja setiap kali menjalin hubungan kamu berharap dapat segera mengajak pacarmu melangkah ke jenjang pernikahan.

Sayangnya, semua dari mereka belum siap berkomitmen dan lebih menginginkan penjajakan terlebih dahulu. Kamu yang merasa digantung pun akhirnya memilih mengakhiri hubungan kalian.

5. Rasa cinta yang telah memudar

Ilustrasi pasangan kekasih (Unsplash.com/Allef Vinicius)
Ilustrasi pasangan kekasih (Unsplash.com/Allef Vinicius)

Rasa cinta lama-kelamaan bisa memudar jika kalian gak memupuknya. Terlebih jika kamu dan pacarmu jarang bertemu atau terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Jika sudah gak ada kenyamanan dan perasaan cinta, hubungan kalian pun bisa-bisa kandas di tengah jalan.

6. Sibuk dengan urusan masing-masing

Pexels.com/Tirachard Kumtanom
Pexels.com/Tirachard Kumtanom

Jalinan cinta juga lama-lama dapat terputus jika kalian terlalu sibuk dengan kepentingan masing-masing. Apalagi kalau kamu maupun dirinya gak ada niatan untuk saling memperbaiki diri. Saat ingin mengakhiri hubungan pun kalian merasa biasa saja karena selama ini telah nyaman dengan diri sendiri.

7. Salah satu pihak terlalu mendominasi

Pexels.com/Vera Arsic
Pexels.com/Vera Arsic

Hubungan sehat ialah yang terjalin dengan seimbang serta gak ada yang mendominasi. Sebaliknya, salah satu pihak dapat merasa terkekang atau tersakiti jika ada yang terlalu mengontrol. Kalau sudah begitu, opsi putus pun mungkin akan menjadi pilihan terakhir kalian berdua.

Itulah 7 hal yang dapat menyebabkan hubunganmu dengan pacar kandas di tengah jalan. Kira-kira, nomor berapa nih yang sesuai dengan kondisimu saat ini? Semoga kamu bisa segera move on dan memperbaiki diri, ya. Semangat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Iis E.
EditorIis E.
Follow Us