Punya gebetan jadi salah satu bagian paling seru dalam kehidupan remaja dan dewasa muda. Rasanya bisa muncul dari hal-hal sederhana, seperti menunggu balasan pesan, diam-diam memperhatikan seseorang di kampus atau tempat kerja, hingga senyum-senyum sendiri saat nama mereka muncul di layar ponsel. Namun, pengalaman yang dulu terasa begitu umum itu kini mulai berkurang di kalangan gen Z.
Belakangan, muncul istilah crush recession atau "resesi gebetan" yang ramai dibahas di media sosial. Istilah ini menggambarkan kondisi ketika semakin banyak anak muda yang tidak lagi antusias memiliki gebetan atau mengejar ketertarikan romantis. Bukan karena mereka tidak ingin dekat dengan orang lain, melainkan karena proses menuju hubungan dianggap semakin rumit dan menguras energi. Buat kamu yang penasaran, berikut ini penjelasan lebih tentang apa itu crush recession.
