Ada kalanya seseorang baru bersikap sedikit perhatian, kita sudah mulai membayangkan banyak hal dengannya. Dia ingat makanan kesukaan kita, menanyakan kabar setelah pulang kerja, atau meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita yang bahkan gak menarik bagi orang lain. Hal-hal sederhana itu bisa membuat kita merasa istimewa, apalagi ketika sudah lama gak merasakan kedekatan dengan seseorang. Tanpa sadar, kita mulai menunggu pesannya, mencari-cari alasan untuk ngobrol, bahkan berharap dia melakukan hal yang sama kepada kita.
Padahal, bersikap perhatian gak selalu berarti seseorang punya perasaan romantis. Bisa saja dia memang ramah, nyaman berteman, atau belum memikirkan hubungan ke arah yang lebih serius. Kalau kita telanjur menaruh harapan sebelum mengenal orang tersebut lebih jauh, sikapnya yang biasa saja bisa terasa seperti penolakan. Ada beberapa alasan mengapa jangan semudah itu untuk jatuh hati ke lawan jenis.
