Mengakhiri hubungan yang tidak sehat terdengar sederhana jika dilihat dari luar. Banyak orang berpikir bahwa seseorang tinggal memutuskan hubungan lalu melanjutkan hidup seperti biasa. Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu. Bagi mereka yang menjalin hubungan dengan pasangan manipulatif, keputusan untuk pergi sering kali menjadi perjuangan emosional yang sangat berat.
Hubungan manipulatif biasanya tidak dipenuhi keburukan setiap saat. Justru, hubungan semacam ini sering diwarnai momen-momen penuh kasih sayang yang bergantian dengan perlakuan menyakitkan. Pola tersebut membuat korban merasa bingung, terus berharap pasangan akan berubah, dan akhirnya sulit melepaskan diri. Dari sudut pandang psikologi, ada beberapa alasan mengapa seseorang bisa bertahan dalam hubungan yang sebenarnya merugikan dirinya.
