Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapan Waktu yang Tepat buat Mengajak Mantan Balikan?
ilustrasi pria dan perempuan (pexels.com/MART PRODUCTION)
  • Ajakan balikan dinilai lebih memungkinkan bila penyebab putus bukan hal fatal, terutama setelah komunikasi kembali cair, nyaman, dan mampu bercanda seperti teman lama.
  • Jika mantan baru putus dari hubungan lain, pendekatan disarankan berlangsung pelan sekitar lima hingga enam bulan; peluang juga disebut terbuka saat keduanya menjomlo minimal setahun.
  • Sinyal rindu pada kenangan bersama perlu dibaca berulang, tetapi balikan sebaiknya dilakukan setelah kedua pihak mengakui kesalahan masa lalu dan memahami perbaikan yang diperlukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dibandingkan dengan hubungan dengan orang baru, sebenarnya hubungan dengan mantan lebih mungkin terjalin kembali. Bahkan sampai ke pernikahan. Alasan pertama, kalian berdua pernah jatuh cinta setengah mati.

Itu artinya, masing-masing punya ketertarikan yang besar. Kapan pun ketertarikan itu dapat kembali muncul. Kedua, selepas berpisah sekian lama, kalian bisa bertemu kembali dalam kondisi mental yang sudah lebih matang.

Ini akan menambah ketertarikan dan rasa pantas untuk kembali jatuh cinta. Selama penyebab perpisahan bukan sesuatu yang fatal seperti penganiayaan, potensi balikan masih besar. Jika akhir-akhir ini terus memikirkan mantan dan ingin mengajaknya balikan, pastikan kamu tahu waktu yang paling tepat. Biar kemungkinan berhasil lebih besar, berikut ini waktu yang tepat buat mengajak mantan balikan.

1. Saat kalian sudah bisa ngobrol seperti biasa bahkan bercanda

ilustrasi bersama mantan (pexels.com/cottonbro studio)

Wajar kalau sehabis hubungan berakhir cukup lama, kamu dan dia gak bisa berkomunikasi dengan lancar. Kalian malah sengaja saling menghindar. Bahkan saat pertemuan tak terhindarkan, kalian berpura-pura tidak saling melihat.

Kamu dan mantan masih dalam mode beku seperti es. Emosi negatif akibat berbagai masalah jelang putus belum hilang. Namun, seiring waktu, tentu perasaan-perasaan buruk itu bisa menguap dengan sendirinya.

Kalian mulai berani saling menyapa, bercakap-cakap sekadarnya, hingga kembali akrab. Perhatikan sejauh mana komunikasi yang terbangun di antara kalian saat ini. Jika hubungan telah kembali cair nyaris seperti teman lama, lampu hijau untukmu mencoba kembali masuk ke hatinya.

2. Beberapa saat setelah hubungannya dengan seseorang berakhir

ilustrasi bersama mantan (pexels.com/Kampus Production)

Kalau kamu mau ngajak mantan balikan, jadi pengamat dulu. Saat dirimu ingin jadian lagi sama dia, kemungkinan besar kamu tidak sedang dalam hubungan dengan siapa pun. Akan tetapi, mantan belum tentu lagi menjomlo.

Jika dia dalam hubungan dengan seseorang serta terlihat bahagia, percuma dirimu mencoba mengetuk pintu hatinya. Buatnya, kamu sudah sepenuhnya menjadi masa lalu. Lain halnya apabila hubungannya kandas.

Peluang buat kalian balikan sangat besar. Hanya saja, sabar dulu dan jangan tergesa-gesa. Ambil waktu pendekatan sekitar 5 atau 6 bulan setelah kabar berakhirnya hubungannya dengan seseorang. Jangan terlalu cepat sebab ia bakal merasa amat tidak nyaman.

Hindari pula terlampau lama, seperti lebih dari setahun. Jangan-jangan dia sudah punya gebetan, pasangan baru, atau justru balikan dengan mantannya. Pun caramu PDKT harus pelan-pelan asal terus jalan. Jangan terkesan terlalu mendesak karena suasana hatinya belum pulih benar.

3. Ketika kalian cukup lama tetap menjomlo

ilustrasi bersama mantan (pexels.com/Vitaly Gariev)

Masih mengandalkan pengamatan, pastikan apakah setelah kalian putus, kalian sama-sama betah menyendiri atau tidak? Batas waktunya minimal setahun. Jika dalam waktu sekurang-kurangnya setahun kamu dan dia sama-sama gak dekat dengan siapa pun, ada kemungkinan yang baik. Yaitu, kalian sebetulnya masih saling sayang. Bayanganmu tidak bisa dengan mudah dilupakan olehnya. Begitu pula, kamu masih punya harapan padanya.

Meski kalian sudah lama tidak berkomunikasi, beranikan diri untuk menghubunginya terlebih dahulu. Tanyakan kabar dan ajak ketemuan. Kalau mantan oke, cuma butuh ketelatenan buatmu mendapatkan kembali cintanya.

4. Setelah ada kode-kode kangen akan masa lalu

ilustrasi pasangan (pexels.com/Kevin Reyes)

Kamu pasti gak mau kali ini cuma jatuh cinta sendirian. Oleh sebab itu, sebaiknya dirimu membaca kode-kode yang diberikan mantan. Apakah ada isyarat bahwa dia kangen dengan kebersamaan kalian dulu?

Contohnya, dia bilang kangen makan di rumah makan yang dahulu sering didatangi bersamamu. Mungkin memang ada menu yang sangat disukainya di sana. Itu sebabnya satu kode doang belum cukup.

Bila lain hari ia berkata sekarang gak pernah lagi ke bioskop karena tidak ada yang mengajak, sinyal bertambah kuat. Sepanjang kebersamaan kalian dulu, memang dirimu yang paling suka ngajak nonton. Makin banyak kode yang mengarah ke masa lalu kalian, makin prospektif buatmu mengajaknya balikan.

5. Habis masing-masing bisa mengakui kesalahan dan bagaimana seharusnya

ilustrasi bersama mantan (pexels.com/Kaylee Kitts)

Mungkin poin 1 sampai 4 menunjukkan tanda positif. Kayaknya mantan bakal bersedia diajak balikan. Namun, jangan ambil risiko terlalu besar dalam hubungan kalian nantinya dengan mengabaikan poin ini.

Sekalipun hubungan kalian sekarang kelihatan baik bahkan mesra lagi, apakah sudah pernah membahas kesalahan di masa lalu? Ini penting sekali sebagai fondasi yang lebih kokoh seandainya dirimu dan dirinya kembali menyatu. Jangan sampai kalian terlihat mesra lagi, tapi sebenarnya masing-masing masih merasa benar sendiri.

Bila keadaannya begitu, andai pun kalian kembali jadian, pasti tak awet. Masalah lama kembali muncul. Masih pula ditambah persoalan-persoalan baru. Perselisihan pun jauh lebih hebat daripada sebelumnya.

Ngajak mantan balikan gampang-gampang susah. Sama sepertimu, dia punya dua memori sekaligus, yaitu masa penuh bahagia dan konflik denganmu. Kalau momen bahagia lebih banyak daripada kenangan buruk, peluang ia mau balikan pasti lebih besar. Kamu perlu memperjuangkan itu, salah satunya dengan mengetahui waktu yang tepat buat mengajak mantan balikan. Akan tetapi, jangan marah dan memaksa jika dia tidak bersedia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article