Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Bahan Skincare Terbaik yang Dapat Meningkatkan Produksi Kolagen
ilustrasi perempuan memegang produk skincare (pexels.com/SHVETS production)
  • Artikel menjelaskan pentingnya kolagen bagi elastisitas kulit dan bagaimana produksinya menurun seiring usia, sehingga dibutuhkan skincare yang dapat merangsang pembentukannya.
  • Lima bahan utama yang mendukung produksi kolagen adalah retinoid, SPF, peptida, vitamin C, dan ceramide dengan fungsi berbeda untuk menjaga kekuatan serta kelembapan kulit.
  • Penggunaan rutin produk dengan kandungan tersebut membantu melindungi kulit dari penuaan dini, memperbaiki tekstur, serta membuat kulit tampak lebih kencang dan sehat bercahaya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kolagen adalah protein struktural yang berperan menjaga kekuatan dan elastisitas kulit. Protein ini diproduksi secara alami oleh tubuh, sehingga kulit tetap sehat, halus, dan bercahaya. Meskipun tubuh dapat memproduksi kolagen, tapi jumlah kolagen bisa terus berkurang seiring bertambahnya usia.

Oleh karena itu, kamu memerlukan produk topikal dengan bahan-bahan yang bisa mendukung produksi kolagen. Memakai produk ini secara rutin dapat membantu meningkatkan hidrasi kulit, menghaluskan tekstur kulit, serta membuat kulit terasa kencang kembali. Yuk, simak beberapa bahan skincare terbaik yang dapat meningkatkan produksi kolagen!

1. Retinoid

ilustrasi serum retinoid (pexels.com/Яна Костюкевич)

Sudah bukan rahasia lagi kalau retinoid adalah bahan skincare terbaik yang efektif merangsang produksi kolagen. Menurut dokter kulit bersertifikasi di Hudson Dermatology & Laser Surgery di New York City, Muneeb Shah, MD, turunan dari vitamin A ini sering dianggap sebagai bahan istimewa yang mampu mengobati jerawat, memperbaiki tekstur kulit, serta menyamarkan garis-garis halus.

"Retinoid bekerja dengan mengaktifkan fibroblas guna memproduksi lebih banyak kolagen sekaligus menghambat enzim yang memecahnya,” jelas Dr. Shah, kepada Women’s Health.

Namun karena bahan tersebut tergolong kuat, biasanya retinoid hanya tersedia dengan resep dokter. Jika kamu ingin membelinya tanpa resep, cobalah alternatif yang lebih ringan, yaitu retinol. Bahan ini juga dikenal dapat mengatasi penuaan dini, termasuk mendorong produksi kolagen. Walaupun mungkin kamu membutuhkan waktu lebih lama untuk merasakan manfaatnya, formula retinol dapat meminimalisir iritasi kulit, terutama bagi pemula.

2. SPF

ilustrasi sunscreen (pexels.com/Daria Ponomareva)

Para dokter kulit sepakat bahwa SPF sangat penting digunakan setiap hari untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari, sekalipun kamu berada di dalam ruangan atau cuaca sedang mendung. Menariknya, SPF tidak hanya bekerja mencegah dampak buruk sinar UVA dan UVB, melainkan juga ikut berperan membangun kolagen.

Dilansir Women’s Health, seorang dokter kulit bersertifikat yang berbasis di Scottsdale, Arizona, Karan Lal, DO, menyebutkan bahwa Radiasi UV merupakan salah satu penyebab utama kerusakan kolagen yang menimbulkan kerutan, kulit kendur, dan penuaan dini. Dr. Lal menambahkan, bahwa sunscreen ber-SPF 30 adalah pilihan ideal untuk dipakai sehari-hari. Namun, penggunaan sunscreen SPF lebih tinggi sangat dianjurkan bila kamu ingin melakukan aktivitas luar ruangan dalam waktu yang lama.

3. Peptida

ilustrasi pelembap (pexels.com/Ron Lach)

Mungkin kamu pernah menemukan peptida dalam ingredients produk skincare anti-aging, entah itu moisturizer, serum, atau toner. Bahan ini memang terkenal berkhasiat mendukung dan menstimulasi kolagen. Menurut Dr. Lal, peptida dapat berperan sebagai molekul pemberi sinyal yang membawa “pesan” kepada sel kulit agar memproduksi lebih banyak kolagen.

Lebih dari itu, peptida juga bisa mempercepat proses perbaikan jaringan kulit setelah mengalami kerusakan. Berbeda dengan retinol dan retinoid yang hanya boleh dipakai seminggu 2-3 kali, peptida dapat digunakan setiap hari. Kamu boleh memilih serum atau moisturizer yang mengandung peptida karena selain membuat kulit lebih kencang, kedua produk ini juga dapat menjaga kelembapan kulit.

4. Vitamin C

ilustrasi serum Vitamin C (pexels.com/Elena Druzhinina)

Dikenal kaya akan antioksidan, produk skincare yang mengandung vitamin C bisa melindungi kolagen dari efek buruk sinar UV matahari, polusi, dan agresor lingkungan lainnya. Tanpa antioksidan yang cukup, tubuh tidak membentuk kolagen fungsional dengan benar.

“Vitamin C bertindak sebagai kofaktor untuk enzim yang bertanggung jawab menstabilkan dan menghubungkan serat kolagen,” ujar Kevin Lamont Bachar, RN, ahli injeksi utama dan pendiri B. Beauty Medical Aesthetics, dikutip dari Vogue.

“Bahan ini bekerja membangun kembali kolagen sekaligus melindunginya dari kerusakan,” imbuhnya.

5. Ceramide

ilustrasi skincare mengandung ceramide (pexels.com/Amira Adreicikaite)

Tak sedikit produsen skincare yang memilih ceramide sebagai bahan utama untuk menjaga fungsi skin barrier. Kandungan yang ramah bagi semua jenis kulit ini ternyata juga bisa mempercepat degradasi kolagen.

Dengan bekerja merawat lapisan pelindung kulit, secara otomatis kulit akan lebih kebal terhadap bahaya dari luar dan tidak mudah mengalami tanda-tanda penunaan dini. Ceramide juga membantu menenangkan iritasi kronis, mengurangi peradangan, dan mempercepat proses regenerasi kulit.

Mulai dari retinoid, peptida, hingga ceramide, kandungan skincare tersebut terbukti dapat meningkatkan produksi kolagen, sehingga kulit kembali kencang, halus, dan tampak muda. Bahan-bahan tersebut juga bisa kamu jumpai dengan mudah dalam berbagai bentuk skincare, mulai dari toner, serum, hingga moisturizer.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article