Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Mengurangi Screen Time HP Tanpa Ketinggalan Informasi

5 Cara Mengurangi Screen Time HP Tanpa Ketinggalan Informasi
Ilustrasi bermain smartphone (pexels.com/Andrea Piacquadio)
  • Menetapkan jadwal khusus 15–30 menit untuk mengecek berita dan media sosial membantu menekan kebiasaan membuka HP berulang, tanpa kehilangan informasi penting.
  • Mematikan notifikasi nonmendesak dan memilih sumber berita, akun edukatif, serta kanal komunikasi yang relevan mengurangi dorongan scrolling sekaligus menjaga kualitas informasi.
  • Fitur batas waktu aplikasi dapat memantau kebiasaan layar secara objektif; pengurangan bertahap dan aktivitas alternatif seperti membaca atau berjalan membantu mengganti rutinitas scrolling.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di era digital, HP sudah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari. Kita menggunakannya untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, mencari informasi, hingga mengikuti perkembangan berita dan tren terbaru. Masalahnya, kebiasaan membuka HP untuk “sekadar mengecek sesuatu” sering berakhir dengan scrolling selama puluhan menit. Akibatnya, screen time meningkat tanpa terasa dan waktu untuk beristirahat, bekerja, atau melakukan aktivitas lain ikut berkurang.

Mengurangi penggunaan HP bukan berarti harus menghilang dari dunia digital atau berhenti mengikuti informasi. Tantangannya adalah menemukan cara agar kita tetap terhubung tanpa harus selalu online. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa memangkas waktu penggunaan HP tanpa merasa takut tertinggal berita, tren, atau informasi penting. Berikut lima cara yang bisa dicoba.

  1. 1. Tentukan waktu khusus untuk mengecek informasi

    Ilustrasi menyempatkan mengecek hp
    Ilustrasi menyempatkan mengecek hp (pexels.com/Vitaly Gariev)

    Salah satu penyebab screen time tinggi adalah kebiasaan mengecek informasi secara terus-menerus. Baru bangun tidur sudah membuka media sosial, saat bekerja mengecek notifikasi, ketika makan kembali membuka berita, dan sebelum tidur masih scrolling. Setiap sesi mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi jika dilakukan berkali-kali dalam sehari, total waktunya bisa sangat panjang. Karena itu, cobalah membuat jadwal khusus untuk mengecek informasi.

    Misalnya, kamu dapat menyediakan waktu 15–30 menit pada pagi atau siang hari untuk membaca berita, mengecek media sosial, dan melihat informasi terbaru. Setelah itu, tutup aplikasi dan lanjutkan aktivitas lainnya. Kamu tidak harus mengetahui setiap informasi yang muncul setiap menit. Sebagian besar informasi penting akan tetap tersedia ketika kamu kembali mengeceknya nanti. Dengan jadwal seperti ini, kamu tetap mendapatkan informasi terbaru tanpa harus menjadikan HP sebagai sesuatu yang terus-menerus diperiksa.

  2. 2. Kurangi notifikasi yang tidak penting

    Ilustrasi mematikan notifikasi
    Ilustrasi mematikan notifikasi (pexels.com/Vitaly Gariev)

    Notifikasi dirancang untuk menarik perhatian kita. Bunyi atau getaran kecil dari HP dapat membuat kita penasaran dan akhirnya membuka layar meskipun sebelumnya sedang fokus mengerjakan sesuatu. Setelah membuka satu notifikasi, kita mungkin melihat pesan lain, membuka media sosial, membaca komentar, lalu berpindah ke aplikasi lain. Awalnya hanya ingin mengecek satu hal, tetapi akhirnya menghabiskan waktu cukup lama.

    Cobalah melakukan audit notifikasi pada HP dan matikan notifikasi dari aplikasi yang sebenarnya tidak membutuhkan respons cepat. Notifikasi untuk pesan penting, pekerjaan, atau keluarga bisa tetap dinyalakan, sementara notifikasi promosi, rekomendasi konten, atau aplikasi yang tidak mendesak dapat dimatikan. Dengan begitu, kamu tidak lagi terus-menerus bereaksi terhadap HP. Kamu yang menentukan kapan ingin membuka informasi, bukan notifikasi yang menentukan kapan perhatianmu harus berpindah.

  3. 3. Pilih sumber informasi yang terpercaya daripada mengikuti semuanya

    Ilustrasi menerima informasi dari sumber terpercaya
    Ilustrasi menerima informasi dari sumber terpercaya (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

    Takut ketinggalan informasi sering membuat kita mengikuti terlalu banyak akun, grup, newsletter, dan kanal berita. Akibatnya, setiap kali membuka HP selalu ada puluhan bahkan ratusan konten baru yang menunggu untuk dibaca. Semakin banyak sumber yang diikuti, semakin besar pula dorongan untuk terus scrolling karena merasa masih ada informasi yang belum diketahui.

    Daripada mencoba mengikuti semuanya, pilih beberapa sumber yang memang relevan dengan kebutuhanmu. Misalnya, pilih beberapa media berita terpercaya untuk mengetahui perkembangan terkini, beberapa akun edukatif sesuai bidang yang diminati, serta kanal komunikasi yang benar-benar penting. Kamu tidak perlu mengetahui seluruh percakapan internet untuk tetap terinformasi. Justru, mengurangi jumlah sumber informasi dapat membuat informasi yang kamu konsumsi menjadi lebih berkualitas dan tidak terlalu melelahkan secara mental.

  4. 4. Gunakan fitur batas waktu aplikasi

    Ilustrasi membatasi waktu screentime
    Ilustrasi membatasi waktu screentime (pexels.com/cottonbro studio)

    Banyak smartphone sudah menyediakan fitur untuk memantau dan membatasi penggunaan aplikasi. Manfaatkan fitur tersebut untuk mengetahui aplikasi mana yang paling banyak menghabiskan waktumu. Terkadang kita merasa hanya menggunakan media sosial sebentar, padahal setelah melihat laporan screen time, ternyata aplikasi tersebut digunakan selama berjam-jam setiap hari. Data tersebut bisa menjadi “cermin” untuk melihat kebiasaan penggunaan HP secara lebih objektif.

    Setelah mengetahui aplikasi yang paling banyak digunakan, tetapkan batas waktu yang realistis. Jangan langsung memotong penggunaan dari tiga jam menjadi hanya 20 menit jika kamu merasa sulit mempertahankannya. Cobalah mengurangi secara bertahap, misalnya 15–30 menit lebih sedikit setiap beberapa hari. Tujuannya bukan membuat penggunaan HP menjadi nol, tetapi menciptakan kebiasaan yang lebih terkendali dan memastikan waktu yang dihabiskan di layar memang memberikan manfaat.

  5. 5. Ganti kebiasaan scrolling dengan aktivitas alternatif

    Ilustrasi sedang menulis
    Ilustrasi sedang menulis (pexels.com/Monstera Production)

    Mengurangi screen time akan jauh lebih mudah jika kamu memiliki aktivitas pengganti. Jika setiap kali bosan kamu terbiasa mengambil HP, sekadar menghapus aplikasi tanpa mengganti kebiasaan tersebut mungkin tidak cukup. Otak akan mencari stimulus yang sama dan akhirnya kamu bisa kembali mengunduh aplikasi atau mencari platform lain untuk scrolling.

    Siapkan beberapa aktivitas sederhana yang bisa dilakukan ketika ingin membuka HP tanpa tujuan. Kamu bisa membaca buku, berjalan sebentar, merapikan kamar, menulis jurnal, memasak, melakukan hobi, berbicara langsung dengan orang lain, atau sekadar duduk tanpa melakukan apa pun. Aktivitas tersebut membantu menciptakan jarak antara rasa bosan dan dorongan untuk membuka HP. Semakin sering kamu memiliki alternatif selain scrolling, semakin mudah bagi otak untuk terbiasa menikmati waktu tanpa layar.

    Memangkas screen time bukan berarti kamu harus menjauh dari teknologi atau berhenti mengikuti perkembangan informasi. Kuncinya adalah mengubah posisi HP dari sesuatu yang mengendalikan perhatian menjadi alat yang kamu gunakan secara sadar. Dengan menentukan waktu khusus untuk mengecek informasi, mengurangi notifikasi, memilih sumber informasi yang relevan, menggunakan batas waktu aplikasi, dan menyiapkan aktivitas alternatif, penggunaan HP dapat menjadi jauh lebih terkendali.

    Kamu juga tidak perlu takut kehilangan informasi hanya karena tidak selalu online. Dunia digital akan terus menghasilkan konten baru, tetapi waktu dan perhatianmu memiliki batas. Kamu tidak harus mengetahui semuanya untuk tetap terinformasi. Pilih informasi yang penting, tentukan kapan ingin mengaksesnya, lalu berikan dirimu izin untuk menikmati hidup di luar layar. Dengan begitu, mengurangi screen time bukan terasa seperti kehilangan sesuatu, tetapi justru mendapatkan kembali waktu untuk hal-hal yang benar-benar penting.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More