Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ombre Lips Sering Patchy? Coba 7 Teknik Blending Ini

Ombre Lips Sering Patchy? Coba 7 Teknik Blending Ini
ilustrasi seorang wanita memakai makeup ombre lips (pexels.com/Andy Lee)
  • Kondisi bibir lembap dan penggunaan lip base tipis membantu produk menempel merata, sehingga hasil ombre tidak patchy atau mudah bergeser.
  • Pilih dua warna dengan undertone serupa; jadikan warna terang sebagai dasar, lalu tambahkan warna gelap sedikit demi sedikit di bagian tengah bibir.
  • Baurkan batas warna dari dalam ke luar dengan gerakan lembut memakai jari, cotton bud, atau lip brush; akhiri dengan lapisan tipis agar tidak cakey.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ombre lips masih menjadi salah satu teknik makeup bibir yang menarik karena bisa membuat tampilan terlihat lebih berdimensi tanpa terasa terlalu bold. Perpaduan warna yang lebih gelap di bagian dalam dengan warna yang lebih lembut di bagian luar juga cocok untuk makeup sehari-hari maupun acara tertentu.

Meski terlihat simpel, hasil ombre lips terkadang justru patchy, terlalu kontras, atau membuat garis warna terlihat kaku. Supaya gradasinya lebih smooth dan menyatu, ada beberapa teknik yang bisa kamu coba. Langsung lihat selengkapnya di bawah ini, yuk!

  1. 1. Pastikan bibir dalam kondisi lembap

    menggunakan pelembab bibir
    ilustrasi menggunakan pelembab bibir (pexels.com/https://kaboompics.com/)

    Bibir yang kering dan mengelupas bisa membuat lip product menempel tidak merata. Kondisi ini akan semakin terlihat ketika kamu menggunakan dua atau lebih warna untuk membuat ombre lips.

    Sebelum mulai makeup, aplikasikan lip balm secukupnya dan biarkan beberapa menit. Setelah itu, tekan bibir menggunakan tisu untuk mengangkat kelebihan produk. Permukaan bibir yang lebih lembap tetapi tidak terlalu licin akan membantu lip product menempel dengan lebih rata.

  2. 2. Gunakan lip base dengan warna yang merata

    mengaplikasikan lip base dengan merata
    ilustrasi mengaplikasikan lip base dengan merata (pexels.com/Hugo Martínez)

    Warna alami bibir bisa memengaruhi hasil akhir ombre lips, terutama jika bagian tertentu terlihat lebih gelap. Menggunakan lip base dapat membantu menciptakan permukaan warna yang lebih seragam sebelum menambahkan warna utama.

    Kamu bisa menggunakan sedikit concealer atau lip base khusus, lalu ratakan tipis-tipis pada bibir. Jangan mengaplikasikan terlalu banyak produk karena lapisan yang tebal dapat membuat lip product mudah bergeser dan terasa berat.

  3. 3. Pilih dua warna yang masih satu tone

    lipstick dengan beragam warna
    ilustrasi lipstick dengan beragam warna (pexels.com/Ankush Dawar)

    Kunci ombre lips yang terlihat halus bukan hanya teknik blending, tetapi juga kombinasi warnanya. Pilih warna luar dan warna dalam yang masih memiliki undertone serupa agar transisinya lebih mudah menyatu.

    Misalnya, padukan nude peach dengan coral, pink nude dengan rose, atau mauve dengan berry. Hindari kombinasi warna yang terlalu jauh kontrasnya jika kamu masih pemula karena garis transisinya akan lebih sulit dibaurkan.

  4. 4. Aplikasikan warna terang sebagai dasar

    memilih warna lipstik yang sesuai
    ilustrasi memilih warna lipstik yang sesuai (pexels.com/Kampus Production)

    Mulailah dengan warna yang lebih terang pada seluruh bibir sebagai dasar. Gunakan lapisan tipis agar permukaan bibir tetap ringan dan warna bagian dalam nantinya bisa terlihat lebih jelas.

    Setelah warna dasar merata, aplikasikan warna yang lebih gelap pada bagian tengah bibir, terutama area dekat garis dalam bibir. Jangan langsung menggunakan terlalu banyak produk. Menambahkan warna sedikit demi sedikit akan membuat intensitasnya lebih mudah dikontrol.

  5. 5. Blending dari bagian dalam ke luar

    memakai lipstick pada bibir
    ilustrasi memakai lipstick pada bibir (pexels.com/Yaroslav Shuraev)

    Setelah warna gelap diaplikasikan, langkah berikutnya adalah membuat batas antara kedua warna terlihat menyatu. Gunakan ujung jari, cotton bud, atau lip brush bersih untuk membaurkan warna dari bagian dalam ke arah luar.

    Lakukan dengan gerakan kecil dan lembut, bukan menggosok bibir terlalu keras. Fokuskan blending hanya pada area pertemuan kedua warna agar warna gelap tetap terlihat dan gradasinya tidak berubah menjadi satu warna yang terlalu samar.

  6. 6. Gunakan lip brush untuk hasil yang lebih presisi

    meratakan warna makeup bibir
    ilustrasi meratakan warna makeup bibir (pexels.com/Trần Long)

    Lip brush bisa membantu mengontrol jumlah produk sekaligus membuat proses blending lebih rapi. Alat ini sangat berguna jika kamu menggunakan lipstik dengan pigmentasi tinggi atau ingin membuat ombre yang lebih terdefinisi.

    Ambil sedikit produk menggunakan ujung brush, kemudian aplikasikan secara bertahap pada bagian yang diinginkan. Kamu juga bisa menggunakan brush bersih untuk membaurkan batas warna. Teknik ini memberikan kontrol lebih baik dibandingkan langsung mengaplikasikan lipstik dalam jumlah banyak.

  7. 7. Kunci hasil akhir dengan lapisan tipis

    memakai riasan bibir dengan kuas
    ilustrasi memakai riasan bibir dengan kuas (pexels.com/MART PRODUCTION)

    Setelah gradasi terbentuk, periksa kembali bagian bibir yang masih terlihat belang atau terlalu kontras. Jika perlu, tambahkan sedikit warna terang pada bagian luar atau warna gelap pada bagian dalam untuk menyeimbangkan hasilnya.

    Hindari menambahkan terlalu banyak lapisan karena justru bisa membuat ombre lips terlihat cakey dan menggumpal. Jika ingin hasil yang lebih glossy, tambahkan lip gloss atau lip oil tipis pada bagian tengah bibir setelah seluruh warna terasa menyatu.

    Membuat ombre lips yang halus sebenarnya tidak harus membutuhkan teknik makeup yang rumit. Kuncinya ada pada kondisi bibir yang siap, pemilihan warna yang serasi, serta aplikasi produk secara tipis dan bertahap.

    Jangan terlalu fokus membuat perbedaan warna terlihat ekstrem karena ombre yang cantik justru memiliki transisi yang lembut. Kalau percobaan pertama masih terlihat sedikit patchy, tidak perlu buru-buru menghapus semuanya. Ambil lip brush, baurkan perlahan, dan biarkan gradasinya bekerja. Jadi, tunggu apa lagi? Langsung praktikkan, yuk!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team

Related Articles

See More