Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ide Pakai Baju Lebaran biar Tidak Hanya Dipakai Sekali Saja
ilustrasi perempuan berhijab menggunakan jumper dress warna hijau (pexels.com/beyzahzah)
  • Artikel menyoroti kebiasaan membeli baju baru saat Lebaran yang sering hanya dipakai sekali, serta pentingnya memilih outfit versatile agar tetap berguna setelah hari raya.
  • Dijelaskan berbagai ide styling seperti memadukan tunik dengan jeans, memakai bawahan netral, hingga menggunakan outer dan aksesori berbeda untuk menciptakan tampilan kasual maupun semiformal.
  • Penulis menekankan pemilihan warna netral, fashion item timeless, dan penggunaan setelan secara terpisah sebagai cara hemat dan mindful agar baju Lebaran tetap stylish di berbagai kesempatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Momen Lebaran sering identik dengan kebiasaan membeli baju baru untuk tampil lebih spesial saat berkumpul bersama keluarga. Namun setelah hari raya selesai, gak sedikit outfit Lebaran yang akhirnya hanya tersimpan di lemari karena dianggap terlalu formal dipakai sehari-hari. Padahal, dengan styling yang tepat, baju Lebaran sebenarnya masih bisa dipakai ulang untuk berbagai kesempatan lain.

Memilih outfit yang versatile juga bisa membantumu lebih hemat sekaligus lebih mindful saat berbelanja. Selain membuat pakaian lebih awet dipakai, mix and match yang tepat juga bikin penampilan tetap terasa fresh tanpa harus terus membeli baju baru. Nah, berikut beberapa ide styling baju Lebaran supaya gak cuma dipakai sekali saja.

 1. Padukan tunik Lebaran dengan jeans untuk look kasual

ilustrasi perempuan menggunakan tunik dan jeans (pexels.com/ruchira-nangalia)

Tunik Lebaran biasanya punya potongan longgar dan bahan yang nyaman dipakai seharian. Daripada hanya dipakai saat silaturahmi, kamu bisa memadukannya dengan jeans straight atau wide leg untuk menciptakan look yang lebih santai. Kombinasi ini cocok dipakai untuk nongkrong, kuliah, sampai kerja santai karena tetap terlihat rapi.

Supaya tampilannya lebih effortless, pilih jeans dengan warna basic seperti biru tua, hitam, atau putih. Kamu juga bisa menambahkan sneakers atau flat shoes agar outfit terlihat lebih seimbang dan modern. Styling sederhana seperti ini bikin tunik Lebaran terasa jauh lebih fleksibel dipakai kapan saja.

“Pilih item yang cocok dipadukan dengan apa pun dan akan terus kamu pakai selama bertahun-tahun,” ujar Jenni Kayne, fashion designer, dikutip dari Vogue.

2. Gunakan rok atau kulot Lebaran untuk outfit harian

ilustrasi perempuan berhijab menggunakan pakaian warna earth tone (pexels.com/furkan-tas)

Bawahan Lebaran seperti rok satin atau kulot polos biasanya lebih mudah dipakai ulang dibanding atasan full detail. Kamu bisa memadukannya dengan kaus basic, blouse sederhana, atau kemeja oversized supaya tampilannya terasa lebih kasual. Cara ini bikin outfit Lebaran terlihat lebih santai tanpa kehilangan kesan stylish.

Selain nyaman dipakai, bawahan dengan warna netral juga lebih fleksibel untuk berbagai suasana. Rok satin misalnya, tetap cocok dipakai untuk hangout sampai acara semiformal, tergantung styling yang dipilih. Dengan mix and match yang tepat, item Lebaran ini bahkan bisa jadi andalan untuk daily outfit.

3. Outer Lebaran bisa dipakai layering di berbagai acara

ilustrasi perempuan berhijab menggunakan outer (pexels.com/oktay-koseoglu)

Kalau kamu punya outer brokat, kimono, atau kardigan panjang untuk Lebaran, jangan buru-buru menyimpannya di lemari. Item seperti ini justru mudah dipakai lagi sebagai layering untuk membuat outfit sederhana terlihat lebih fashionable. Kamu cukup memadukannya dengan inner polos dan celana bahan supaya tampilannya tetap clean.

Layering juga membuat outfit lama terasa seperti baru lagi tanpa perlu effort berlebihan. Selain bikin penampilan lebih rapi, outer panjang bisa memberi siluet yang elegan untuk berbagai bentuk tubuh. Gaya seperti ini cocok dipakai untuk acara semiformal, nongkrong, sampai dinner santai.

4. Ganti aksesori supaya outfit terasa berbeda

ilustrasi perempuan berhijab sedang berpose dengan kamera (pexels.com/meryem-uslu)

Salah satu alasan baju Lebaran terasa monoton adalah karena dipakai dengan styling yang sama seperti saat hari raya. Padahal, mengganti aksesori bisa membuat outfit yang sama terlihat punya vibe yang benar-benar berbeda. Cara ini juga jadi trik paling mudah untuk mengubah tampilan formal menjadi lebih santai.

“Perhiasan, bahkan yang ukurannya kecil, bisa memberi dampak besar pada outfit,” kata ujar Ali Pew, creative director dan stylist, dikutip dari Vogue.

Misalnya, gunakan tote bag dan sneakers untuk tampilan kasual sehari-hari. Kalau ingin terlihat lebih feminin, kamu bisa menggantinya dengan heels kecil dan shoulder bag minimalis. Perubahan kecil seperti ini bikin outfit Lebaran terasa lebih fresh tanpa harus membeli pakaian baru.

“Aksesori adalah tempat di mana kekuatan minimalisme benar-benar terlihat,” ujar Jenni Kayne.

5. Pilih warna netral yang mudah dipadukan

ilustrasi perempuan berhijab menggunakan jumper dress warna hijau (pexels.com/beyzahzah)

Outfit dengan warna netral seperti putih, cream, hitam, olive, atau cokelat biasanya lebih mudah dipakai ulang dibanding warna yang terlalu mencolok. Selain timeless, warna-warna ini juga gampang dipadukan dengan item fashion lain yang sudah ada di lemari. Karena itu, outfit Lebaran bernuansa netral cenderung lebih versatile untuk dipakai di banyak kesempatan.

Warna netral juga membuat tampilan terlihat lebih clean dan elegan tanpa terasa berlebihan. Kamu gak perlu bingung mencari pasangan outfit karena hampir semua warna basic bisa saling melengkapi. Selain aman dipakai dalam jangka panjang, gaya seperti ini juga gak cepat terasa ketinggalan tren.

“Warna netral sering dianggap minimalis karena biasanya lebih timeless dan klasik,” ujar Ali Pew.

6. Manfaatkan setelan secara terpisah

ilustrasi perempuan menggunakan setelan warna soft (pexels.com/j-scott-photography)

Baju setelan Lebaran sebenarnya bisa menghasilkan banyak kombinasi outfit kalau dipakai secara terpisah. Atasan bisa dipadukan dengan jeans atau rok lain, sementara bawahannya cocok dipakai bersama kaus atau blouse simpel. Cara ini membuat satu outfit terasa jauh lebih multifungsi.

Selain lebih hemat, styling seperti ini juga bikin lemari pakaian terasa lebih maksimal. Kamu bisa menciptakan berbagai look baru tanpa perlu membeli banyak item tambahan. Dengan begitu, outfit Lebaran gak akan berakhir hanya jadi pakaian sekali pakai.

7. Gunakan fashion item yang timeless

ilustrasi perempuan berhijab menggunakan kemeja dan rok (pexels.com/sara-kazemi)

Memilih fashion item yang timeless bisa membuat baju Lebaran lebih mudah dipakai ulang di berbagai kesempatan. Dibanding mengikuti tren yang cepat berubah, item dengan potongan klasik biasanya lebih awet dipakai dan tetap terlihat stylish dari tahun ke tahun. Misalnya seperti kemeja putih oversized, blazer netral, rok satin polos, atau celana wide leg dengan warna basic.

Selain lebih fleksibel untuk mix and match, fashion item timeless juga membuat outfit terlihat lebih elegan tanpa usaha berlebihan. Kamu bisa memadukannya dengan berbagai aksesori atau layering berbeda supaya tampilannya gak terasa monoton. Cara ini juga membantu kamu membangun wardrobe yang lebih praktis sekaligus hemat dalam jangka panjang.

Baju Lebaran gak harus berakhir jadi outfit yang cuma dipakai sekali lalu terlupakan di lemari. Dengan styling yang tepat, kamu tetap bisa tampil stylish sekaligus lebih hemat dan mindful saat berbelanja pakaian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article