Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kesalahan Styling Cewek yang Bikin Tubuh Terlihat Lebih Pendek
ilustrasi perempuan sedang memilih baju (pexels.com/liza-summer)
  • Celana wide-leg, bell-bottom, boot-cut, atau cropped flare yang dipadukan dengan sepatu flat dapat memendekkan tampilan kaki; heels, platform, atau low wedge membantu menjaga proporsi.
  • Outfit serba longgar, sweater tebal yang dimasukkan penuh, serta pakaian terlalu besar atau kecil bisa mengaburkan pinggang dan membuat siluet tampak lebih pendek.
  • Atasan terlalu panjang menutupi batas pinggang dan kaki; pilih panjang sekitar pinggul atau lakukan half-tuck untuk memperjelas garis pinggang dan memberi kesan lebih jenjang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Punya tubuh petite bukan berarti kamu gak bisa bebas bereksperimen dengan outfit. Namun, beberapa pilihan styling justru bisa membuat proporsi tubuh terlihat lebih pendek dari aslinya.

Bukan berarti item tersebut harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya adalah memperhatikan proporsi agar outfit tetap terlihat seimbang dan memberi kesan tubuh lebih jenjang. Kalau ingin menciptakan ilusi tubuh yang terlihat lebih jenjang, coba hindari kesalahan styling berikut ini.

1. Memadukan celana wide-leg dengan sepatu flat

ilustrasi celana formal (pexels.com/annetnavi)

Celana wide-leg memang nyaman dan sedang populer, tetapi perlu dipadukan dengan alas kaki yang tepat. Ketika dikenakan bersama flat shoes, ujung celana yang lebar bisa membuat kaki terlihat lebih pendek. Efeknya makin terlihat jika celana menutupi sebagian besar sepatu.

“Kesalahan yang umum terjadi adalah mengenakan sepatu flat dengan celana apa pun yang memiliki potongan melebar di bagian bawah, seperti wide-leg, bell-bottom, boot-cut, atau cropped flare. Model seperti ini biasanya membuat kaki terlihat lebih pendek,” ujar Andrea Seemayer, stylist dan founder A.Lynn apparel, dikutip dari Business Insider.

Kalau ingin memakai celana dengan potongan lebar, kamu bisa memilih sepatu yang memberi sedikit tambahan tinggi. Heels, platform, atau low wedge dapat membantu menjaga garis kaki tetap terlihat panjang.

2. Memakai outfit serba longgar

ilustrasi baju oversized (pexels.com/mart-production)

Atasan dan bawahan yang sama-sama oversized bisa membuat bentuk tubuh kurang terlihat. Ketika seluruh bagian tubuh tertutup volume kain, garis pinggang dan kaki seolah menghilang. Akibatnya, tubuh bisa tampak lebih lebar sekaligus lebih pendek.

“Perhatikan proporsi, jangan memadukan atasan dan bawahan yang sama-sama ketat. Jika atasanmu ketat, pilih bawahan yang lebih longgar, begitu juga sebaliknya,” ujar Nicole Russo, personal stylist asal New York, dikutip dari Business Insider.

Coba pilih satu bagian yang lebih longgar dan biarkan bagian lainnya mengikuti bentuk tubuh. Misalnya, padukan blazer oversized dengan celana yang lebih ramping agar siluet tetap terlihat.

3. Memasukkan sweater tebal ke dalam celana secara penuh

ilustrasi wanita berpose di alam (unsplash.com/paulweaver)

Memasukkan sweater tebal ke dalam celana memang bisa membuat outfit terlihat lebih rapi. Namun jika seluruh bagian sweater dimasukkan, kain yang menumpuk di pinggang dapat membuat tubuh terlihat lebih penuh. Garis pinggang pun menjadi kurang tegas sehingga kaki terlihat seolah dimulai lebih rendah.

“Untuk sweater, gunakan ikat pinggang tipis yang dipakai agak tinggi, lalu tarik sweater ke atasnya untuk menciptakan ilusi seolah-olah sweater dimasukkan ke dalam celana,” ujar Dawn Del Russo, TV fashion stylist, dikutip dari Business Insider.

Teknik tersebut bisa membantu menciptakan ilusi pinggang tanpa menambahkan terlalu banyak volume di area perut. Kamu juga bisa mencoba half-tuck jika ingin tampilan yang lebih santai.

4. Memakai pakaian dengan ukuran yang tidak pas

ilustrasi perempuan sedang memadukan outfit (pexels.com/liza-summer)

Ukuran pakaian ikut menentukan proporsi tubuh secara keseluruhan. Baju yang terlalu besar bisa membuat tubuh terlihat tenggelam, sementara pakaian yang terlalu kecil membuat siluet kurang seimbang. Keduanya dapat membuat tubuh tampak kurang jenjang.

“Mengenakan pakaian yang terlalu besar atau terlalu kecil tidak akan pernah terlihat stylish dan rapi secara keseluruhan,” ujar Samantha Brown, wardrobe stylist asal New York, dikutip dari Business Insider.

Karena itu, jangan hanya mengandalkan ukuran yang tertera pada label. Pilih pakaian yang jatuhnya pas di tubuh dan tetap memberi ruang untuk bergerak.

5. Memakai atasan yang terlalu panjang

ilustrasi memakai dress putih (pexels.com/godisable-jacob)

Atasan yang terlalu panjang dapat menutupi area pinggang hingga sebagian paha. Kondisi ini membuat batas antara tubuh bagian atas dan kaki menjadi kurang jelas. Akibatnya, kaki bisa terlihat lebih pendek secara visual.

Kamu bisa memilih atasan yang panjangnya berhenti di sekitar pinggul agar proporsi tubuh tetap terlihat. Jika memakai atasan panjang, coba masukkan sebagian ke dalam celana atau rok untuk memperjelas garis pinggang.

Dengan memperhatikan proporsi, kamu tetap bisa memakai berbagai model pakaian tanpa khawatir tubuh terlihat tenggelam. Detail kecil seperti pilihan sepatu, panjang atasan, dan keseimbangan volume bisa membuat siluet terlihat lebih jenjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article