“Ini bukan hanya tentang membuat sebuah koleksi perayaan, ini adalah bentuk perjuangan melestarikan wastra tradisional melalui teknologi modern dan membuatnya kembali relevan dan menarik bagi generasi muda,” jelas Wilsen Willim
11 Koleksi Adibusana Wilsen Willim, ALGORITHM: Universal Language

Memperingati satu dekade berkarya di industri mode, Wilsen Willim, desainer yang dikenal dengan eksplorasi tekstil inovatif menghadirkan ragam koleksi busana yang bertajuk "Algorithm: Universal Language". Dalam pagelaran busana ini, sang desainer memamerkan karya yang bukan sekadar menampilkan koleksi retrospektif, tetapi juga mengajak publik untuk bisa melihat tenun dari sudut pandang yang berbeda.
Wilsen menerjemahkan algoritma dari pola teratur yang tercipta dari pertemuan benang lungsi dan pakan sebagai bahasa universal. Total ada 60 tampilan busana laki-laki dan perempuan yang dipamerkan dalam fashion show yang berlangsung Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jumat (3/7/2026).
Ia juga menambahkan, dengan adanya permintaan baju wastra maka permintaan produksi kain-kain wastra pun akan semakin meningkat. Hal tersebut tentunya tak hanya akan mengangkat sosial ekonomi para penenun di pelosok saja, melainkan juga membangkitkan minat generasi muda untuk menenun dan meneruskan warisan budaya ini. Berikut ini beberapa koleksinya!
1. Siluet pada koleksi ini menggabungkan nuansa wastra Indonesia yang elegan pada rok yang dipadu elemen rebel dan punk. Look yang terasa segar!

2. Pada look ini, kain tenun dipadu dengan kemeja kerah bottleneck yang menjadi tren belakangan ini. Koleksi ini didukung juga dengan ragam aksesori

3. Masih dengan kombinasi warna serupa, pada koleksi ini dipilih blazer panjang dengan tambahan aksesori harnes yang buat look tampak kuat

4. Kain rok wastra Indonesia yang kental dipadukan dengan blazer slim fit yang punya motif khusus yang khas

5. Selanjutnya, wastra Indonesia juga dipadukan dengan sentuhan punk lewat padu padan kain batik, blazer, serta aksesori harness

6. Memadukan kain batik tradional dengan blazer juga aksesori belt, buat koleksi ini punya kesan tegas dan kuat

7. Siluet yang ditampilkan dalam koleksi ini memadukan kain tenun dengan elemen rebel punk yang terasa segar

8. Pada koleksi ini, kain tenun disulap menjadi maxi skirt modis yang dipadu dengan blazer kerah bottleneck yang dilengkapi aksesori nuansa gold

9. Tak hanya memadukan wastra dengan gaya kekinian, koleksi ini juga hadirkan padu padan dengan denim daur ulang hasil kolaborasi bersama Ecotouch

10. Perpaduan antara kemeja bottleneck yang diberi layer blazer serta kemben, hadirkan look tradisional yang tampak lebih fresh!

Algorithm: Universal Language merupakan sebuah perayaan panjang 10 tahun Wilsen Willim dalam berkarya, sebuah fashion show sebagai malam puncak diikuti presentasi Re-See yang digelar keesokan harinya di Rumah Heritage Menteng by Plataran, di mana para penggemar setia Wilsen Willim bisa melihat lebih dekat detil keindahan Tenun daur ulang yang dikemas sebagai adibusana.
Tak hanya itu, menggandeng videografer muda Magejibril, penjelajahan Wilsen Willim ke 4 daerah penghasil tenun pun diabadikan dalam seri dokumenter bertajuk “Reinventing Tenun: Journey to Algorithm” yang akan ditayangkan secara perdana di tanggal 21 Agustus 2026 nanti bertempat di XXI Plaza Indonesia.





















