Memperingati satu dekade berkarya di industri mode, Wilsen Willim, desainer yang dikenal dengan eksplorasi tekstil inovatif menghadirkan ragam koleksi busana yang bertajuk "Algorithm: Universal Language". Dalam pagelaran busana ini, sang desainer memamerkan karya yang bukan sekadar menampilkan koleksi retrospektif, tetapi juga mengajak publik untuk bisa melihat tenun dari sudut pandang yang berbeda.
Wilsen menerjemahkan algoritma dari pola teratur yang tercipta dari pertemuan benang lungsi dan pakan sebagai bahasa universal. Total ada 60 tampilan busana laki-laki dan perempuan yang dipamerkan dalam fashion show yang berlangsung Grand Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jumat (3/7/2026).
“Ini bukan hanya tentang membuat sebuah koleksi perayaan, ini adalah bentuk perjuangan melestarikan wastra tradisional melalui teknologi modern dan membuatnya kembali relevan dan menarik bagi generasi muda,” jelas Wilsen Willim
Ia juga menambahkan, dengan adanya permintaan baju wastra maka permintaan produksi kain-kain wastra pun akan semakin meningkat. Hal tersebut tentunya tak hanya akan mengangkat sosial ekonomi para penenun di pelosok saja, melainkan juga membangkitkan minat generasi muda untuk menenun dan meneruskan warisan budaya ini. Berikut ini beberapa koleksinya!
