"Makna emansipasi wanita menjadikan pendidikan maupun karier solusi untuk keluar dari sistem yang mendukung kebodohan hingga kemiskinan," ungkap Fahita Nesyia, seorang perempuan muda yang bekerja di bidang jasa dan pemasaran.
Makna Emansipasi Wanita di Mata Anak Muda saat Ini

Raden Ajeng Kartini (R.A. Kartini) memberikan pelajaran bermakna tentang emansipasi wanita bagi seluruh perempuan di Indonesia. Meskipun tidak hidup di era modern, nilai-nilai Kartini masih relevan dan bermakna jika diaplikasikan di masa sekarang.
Makna emansipasi wanita diartikan dengan perspektif yang lebih luas oleh generasi muda saat ini dan menilainya sebagai sesuatu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Lalu, apa makna emansipasi wanita di mata anak muda saat ini? Cari tahu untuk temukan inspirasi di sini!
1. Emansipasi wanita ciptakan perempuan ber-"value" melalui pendidikan dan karier

Saat ini, perempuan jauh lebih bebas dalam memilih pendidikan dan karier sesuai minat dan bakat atas dasar kesadaran untuk menambah wawasan, kemandirian, hingga meningkatkan kualitas hidup, demi keluar dari jerat kemiskinan.
Fahita juga menambahkan, makna emansipasi wanita di era modern ini adalah perjuangan menjadi perempuan ber-"value " agar bisa berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Oleh karena itu, ia berharap akses pendidikan dan lapangan pekerjaan bisa terbuka lebar bagi seluruh perempuan, tanpa harus mengalami diskriminasi.
2. Emansipasi wanita menjunjung tinggi ilmu dan adab

Masih berhubungan dengan pendidikan, tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, tetapi jangan lupa untuk membagikan pelajaran yang sudah di dapat dengan segenap kerendahan hati, tanpa bersikap arogan.
Selain ilmu secara teori dan teknis, adab juga perlu sejalan untuk dipelajari, agar dapat terhubung dengan manusia lain, karena kita makhluk sosial. Seperti Kartini, ia mencontohkan adab seperti nilai-nilai kesopanan, religiusitas, dan hormat pada orang tua.
Seperti pepatah ilmu padi: "semakin berisi semakin merunduk". Semakin tinggi ilmu yang kita miliki, aplikasi tentang adab (norma, etika, sopan santun, dan perilaku terpuji lainnya) tak boleh dilewatkan. Dengan demikian, itulah arti emansipasi wanita di mata anak muda saat ini; cerdas tetapi beradab.
3. Emansipasi wanita bukan tentang perlombaan

Jika berbicara tentang kesetaraan, baik itu dalam pendidikan, karier, sosial, dan politik, tentu kita menyinggung budaya patriarki, di mana menempatkan posisi perempuan "di bawah" laki-laki.
Padahal di dalam makna kesetaraan, laki-laki dan perempuan saling membutuhkan dan dapat hidup berdampingan, tanpa harus bersaing siapa yang lebih baik.
"Emansipasi bukan tentang siapa mengalahkan siapa. Emansipasi wanita adalah keberanian dan juga kesempatan seorang wanita untuk bisa berdaya secara mandiri, berdampingan dengan laki-laki sebagai mitra, bukan lawan. Karena pada akhirnya, kemandirian seorang wanita tidak akan pernah mengurangi martabat laki-laki," ujar Zesa Riana, seorang perempuan muda yang bekerja sebagai Content Strategist di salah satu perusahaan swasta.
Emansipasi wanita bukan tentang perlombaan, maka, fokuslah pada kemajuan diri sendiri tanpa perlu membandingkan pencapaian dengan kehidupan orang lain apa pun gender-nya.
4. Emansipasi wanita berarti punya prinsip yang kuat

Emansipasi wanita saat ini berarti berani memiliki prinsip dan tujuan hidup yang kuat. Dengan demikian, seorang perempuan tidak mudah goyah, berpegang teguh terhadap prinsip, dan tidak membiarkan diri dikontrol oleh orang lain.
"Emansipasi wanita membuat perempuan tumbuh menjadi sosok yang kuat dan percaya diri atas kemampuan dirinya sendiri. Memegang suatu prinsip adalah kebebasan yang wajib dimiliki perempuan agar terhindar dari kontrol orang lain. Kita adalah satu-satunya orang yang punya kontrol atas diri sendiri," ujar Zulfira, seorang pekerja lepas dan illustrator.
Berpegang pada prinsip membantu seseorang perempuan tidak mudah menyerah pada kegagalan, tidak membandingkan diri dengan orang lain, sehingga membuat hati menjadi lebih tenang.
5. Emansipasi wanita adalah berkarya dan berkontribusi sebagai bentuk syukur

Emansipasi wanita erat hubungannya dengan daya dan karya. Dengan pendidikan, karier, kursus, dan ilmu yang kita emban, serta fasilitas yang disediakan, perempuan bebas untuk berkarya maupun berekspresi sesuai minat dan bakat.
Di mata anak muda, banyak cara-cara kreatif yang tidak terbatas untuk menyalurkan karya. Penggunaan media sosial sudah menjadi cara yang populer saat ini untuk menunjukkan karya, berekspresi, hingga bebas mengutarakan pendapat.
Berkarya tidak hanya untuk meningkatkan valuasi diri, tetapi berkontribusi untuk keluarga, lingkungan sekitar, bahkan bagi bangsa. Berkarya juga menjadi bentuk syukur kita terhadap Tuhan karena sudah dilahirkan ke dunia.
Nah, itulah berbagai makna emansipasi wanita di mata anak muda saat ini. So, bagaimana dengan arti emansipasi wanita versi kamu?