Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Motif Baju Vintage yang Kembali Populer di 2026, Lebih Classy!
Ilustrasi ootd (magnific.com/halayalex dan magnific.com/lookstudio)
  • Tren fashion 2026 menghadirkan kembali motif vintage dengan sentuhan modern yang elegan dan mudah dipadukan untuk gaya sehari-hari.
  • Motif populer seperti polkadot, ditsy floral, tartan, dan gingham kembali diminati karena memberi kesan feminin, classy, serta timeless.
  • Paduan warna lembut dan desain minimalis membuat motif klasik terasa lebih fresh dan relevan bagi generasi muda pecinta fashion.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tren fashion 2026 kembali membawa nuansa nostalgia lewat berbagai motif klasik yang dulu populer. Bukan sekadar menghadirkan kesan jadul, motif vintage kini tampil dengan sentuhan lebih modern, elegan, dan mudah dipadukan untuk gaya sehari-hari.

Dari pola feminin hingga desain yang terinspirasi seni klasik, beberapa motif lama kembali menjadi favorit karena mampu memberikan kesan classy tanpa terlihat berlebihan. Lantas, motif vintage apa saja yang kembali mencuri perhatian di tahun ini?

1. Polkadot klasik, sentuhan feminin yang tetap elegan

Ilustrasi ootd (magnific.com/halayalex)

Polkadot menjadi salah satu motif vintage yang tidak pernah benar-benar kehilangan pesonanya. Motif berbentuk titik-titik ini identik dengan gaya feminin, playful, sekaligus memberikan kesan anggun seperti era fashion klasik.

Di 2026, polkadot hadir dengan tampilan yang lebih dewasa. Pilihan micro-dot atau motif titik kecil dengan kombinasi warna monokrom seperti hitam dan putih menjadi favorit karena memberikan kesan minimalis, mewah, dan lebih modern.

2. Ditsy floral, motif bunga kecil dengan nuansa romantis

Ilustrasi ootd (magnific.com/freepik)

Motif bunga kecil atau ditsy floral kembali populer berkat pengaruh gaya cottagecore yang semakin berkembang. Motif ini menghadirkan kesan lembut, manis, tetapi tetap terlihat elegan ketika dipadukan dengan potongan pakaian yang tepat.

Untuk tampilan yang lebih classy, pilih warna-warna lembut seperti dusty pink, broken white, atau warna pastel. Motif ini cocok digunakan pada dress flowy, blouse, hingga rok panjang yang memberikan kesan feminin dan effortless.

3. Tartan, pola kotak klasik yang tak lekang oleh waktu

Ilustrasi ootd (magnific.com/lookstudio)

Tartan merupakan salah satu motif vintage yang memiliki sejarah panjang. Awalnya pola ini digunakan sebagai identitas berbagai klan di Skotlandia, sebelum akhirnya berkembang menjadi bagian penting dalam dunia fashion.

Ciri khas tartan terletak pada perpaduan garis horizontal dan vertikal yang membentuk pola kotak. Kini, motif ini banyak ditemukan pada kemeja flanel, blazer, rok, hingga scarf yang memberikan sentuhan klasik, hangat, dan stylish.

4. Gingham, pola simpel dengan kesan fresh dan elegan

Ilustrasi ootd (magnific.com/KamranAydinov)

Gingham dikenal melalui pola kotak-kotak kecil yang tersusun rapi di seluruh permukaan kain. Motif ini sering dikaitkan dengan gaya vintage yang sederhana, tetapi tetap memiliki daya tarik tersendiri.

Di era modern, gingham kembali populer karena mudah dipadukan dengan berbagai gaya. Mulai dari dress musim panas, kemeja, hingga atasan kasual, motif ini mampu memberikan kesan feminin, ringan, dan tetap terlihat fashionable.

Motif vintage membuktikan bahwa gaya klasik selalu memiliki tempat dalam dunia fashion. Dengan sentuhan modern, pola-pola lama kini terasa lebih fresh, elegan, dan mudah dikenakan untuk berbagai kesempatan. Jadi, motif vintage mana yang paling ingin kamu coba untuk mempercantik tampilanmu di 2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article