Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lewat Global Mobility, ESMOD Jakarta Bawa Fashion Indonesia Mendunia

Lewat Global Mobility, ESMOD Jakarta Bawa Fashion Indonesia Mendunia
Press conference yang diselenggarakan ESMOD bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah)
Share Article

Jakarta, IDN Times ESMOD Jakarta telah berdiri selama kurang lebih tiga dekade sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada bidang fashion. Tahun ini, ESMOD Jakarta menghadirkan program baru untuk mendukung talenta muda Indonesia yang memiliki minat di bidang fashion melalui "Global Mobility Pathway". Inisiatif ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dan exposure internasional melalui jaringan ESMOD di Prancis, Tokyo, Dubai, dan Seoul.

Dalam press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026), hadir tiga narasumber utama, yaitu Suryo Danuwinoto selaku chief marketing officer ESMOD Jakarta, Guillaume Oger selaku Deputy Director of Academic Program ESMOD Jakarta, dan Maica Arjun, mahasiswa ESMOD Jakarta jurusan Fashion Design. Melalui program ini, ESMOD Jakarta ingin mahasiswa belajar di lingkungan fashion yang berbeda, memperluas perspektif kreatif, memahami dinamika industri global, serta membangun koneksi internasional yang dapat mendukung perjalanan karier mereka di masa depan. Berikut penjelasan lengkap mengenai program Global Mobility Pathway!

  1. 1. Menjadi langkah konkret membawa fashion Indonesia ke kancah internasional

    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta
    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah)

    Saat ini, perkembangan industri fashion sudah semakin terhubung secara global sehingga menuntut talenta untuk memiliki kemampuan beradaptasi, wawasan lintas budaya, serta pemahaman terhadap berbagai perspektif industri. Berdasarkan kondisi tersebut, ESMOD Jakarta ingin menyediakan fasilitas yang dapat mendorong talenta muda untuk mengeksplorasi kemampuan diri di lingkungan yang lebih luas. Oleh karena itu, hadir program Global Mobility Pathway sebagai salah satu langkah konkret yang dilakukan ESMOD Jakarta.

    Lebih dari sekadar pengalaman belajar di luar negeri, ESMOD Jakarta berharap program ini dapat menjadi jembatan yang memungkinkan mahasiswa membawa kembali pengetahuan, koneksi, dan perspektif baru untuk berkontribusi bagi industri fashion serta ekosistem kreatif Indonesia.

    "Global Mobility Pathway merupakan langkah lanjutan dari perjalanan ESMOD Jakarta selama 30 tahun dalam mempersiapkan talenta fashion Indonesia. Kami ingin mahasiswa tidak hanya siap memasuki industri global, tetapi mampu membawa perspektif, kreativitas, dan identitas Indonesia ke dalam ekosistem fashion internasional," ungkap Suryo.

  2. 2. Program pertukaran dua arah untuk menciptakan lingkungan belajar yang beragam

    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta
    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) (dok.ESMOD Jakarta))

    Program Global Mobility Pathway tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia, tetapi juga mahasiswa dari jaringan ESMOD Internasional untuk belajar di ESMOD Jakarta. Dengan sistem pertukaran dua arah ini, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang lebih beragam. Selain itu, pertukaran tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai bagian dari ekosistem pendidikan fashion global.

    Melalui kesempatan mahasiswa internasional untuk belajar di Jakarta. Mereka dapat mengenal lebih dekat kekayaan Indonesia, termasuk kain tradisional, teknik kerajinan, budaya, serta potensi kreatif lokal yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam mengembangkan karya di kemudian hari.

  3. 3. Mendorong talenta muda keluar dari zona nyaman

    Press conference yang diselenggarakan ESMOD
    Press conference yang diselenggarakan ESMOD bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) (dok.ESMOD Jakarta)

    Bagi ESMOD Jakarta, pengalaman mahasiswa belajar di lingkungan internasional bukan berarti meninggalkan identitas lokal. Sebaliknya, wawasan global yang didapatkan melalui program ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk melihat potensi Indonesia dari perspektif yang lebih luas dan membawanya ke tingkat internasional.

    "Ketika mahasiswa berpindah lingkungan, mereka juga dipaksa untuk keluar dari cara berpikir yang familiar. Di situlah pembelajaran terjadi, di mana mereka belajar untuk membaca budaya baru, beradaptasi dengan cara kerja yang berbeda, dan menemukan bagaimana identitas kreatif Indonesia dapat diterjemahkan dalam konteks internasional," tutur Guillaume.

  4. 4. Melanjutkan jejak talenta ESMOD Jakarta di industri fashion global

    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta
    Press conference yang diselenggarakan ESMOD Jakarta bertajuk "ESMOD Jakarta Global Mobility Pathway: Preparing Indonesia’s Next Generation of Global Fashion Talent" di ON3 Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8/2026) (IDN Times/Fadila N. Aziziyah)

    ESMOD Jakarta telah banyak melahirkan talenta berbakat yang menciptakan karya memukau di kancah internasional, seperti Sapto Djojokartiko dan Ria Miranda yang telah membangun brand dan dikenal luas. Kemudian, Hian Tjen, desainer ternama Indonesia yang karyanya kerap digunakan oleh public figure Indonesia. Ada pula Yogie Pratama yang telah membawa karyanya ke panggung internasional, termasuk karya kostum yang dikenakan oleh penyanyi Hollywood Christina Aguilera.

    Selain itu, Beatrice Angelica dan Gabriel Marcella, yang merupakan talenta lulusan ESMOD Jakarta, mulai membangun koneksi dan kolaborasi di tingkat internasional melalui kerja sama dengan desainer Prancis. Melalui Global Mobility Pathway, ESMOD Jakarta ingin melanjutkan kontribusi tersebut dengan memberikan akses yang lebih luas kepada generasi muda untuk belajar dari berbagai lingkungan fashion dunia, membangun koneksi internasional, serta membawa kembali ilmu dan pengalaman tersebut untuk memajukan industri kreatif Indonesia.

    Global Mobility Pathway menjadi langkah ESMOD Jakarta dalam mendorong talenta muda Indonesia untuk belajar di lingkungan baru dengan ekosistem, budaya, dan perspektif yang berbeda. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya dapat membawa wawasan global ke ekosistem Indonesia, tetapi juga memperkenalkan budaya dan potensi kreatif Indonesia ke tingkat internasional.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More