Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

⁠Ide Aktivitas Digital Detox ala Upin Ipin, Ngapain Aja?

⁠Ide Aktivitas Digital Detox ala Upin Ipin, Ngapain Aja?
Salah satu episode di seri animasi Upin & Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)
  • Serial Upin Ipin menginspirasi digital detox lewat aktivitas sederhana tanpa layar, seperti bermain bersama tetangga dan memanfaatkan lingkungan sekitar.
  • Permainan tradisional seperti kelereng, congkak, gasing, dan galah panjang melatih motorik, strategi, kerja sama, kreativitas, serta kemampuan sosial-emosional anak.
  • Eksplorasi alam dan membantu pekerjaan rumah memberi manfaat fisik, kreativitas, kemandirian, empati, serta keterampilan hidup melalui interaksi langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Di tengah anak-anak zaman sekarang yang lebih akrab sama gadget ketimbang main di luar, serial animasi Upin Ipin justru jadi pengingat manis soal keseruan masa kecil tanpa layar. Keseharian Upin, Ipin, dan teman-temannya di Kampung Durian Runtuh penuh dengan aktivitas sederhana yang jauh dari kata membosankan.

Buat kamu yang lagi cari inspirasi digital detox, baik buat diri sendiri maupun anak, keseharian Upin Ipin bisa jadi referensi seru yang gampang ditiru. Mulai dari main bersama tetangga sampai eksplorasi alam sekitar, berikut beberapa ide aktivitas yang bisa kamu coba.

  1. 1. Bermain permainan tradisional

    Salah satu episode di seri animasi Upin & Ipin
    Salah satu episode di seri animasi Upin & Ipin (youtube.com/ Les' Copaque Production)

    Salah satu aktivitas yang paling sering muncul di keseharian Upin, Ipin, dan teman-temannya adalah main permainan tradisional bareng-bareng di halaman atau lapangan Kampung Dunia Runtuh. Mulai dari kelereng, congkak, gasing, sampai galah panjang, semua permainan ini butuh interaksi langsung dan kerja sama tim.

    Permainan tradisional seperti ini pun sebenarnya punya banyak manfaat buat tumbuh kembang anak, mulai dari melatih motorik, strategi, sampai kemampuan bersosialisasi. Data tersebut berasa dari Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini bertajuk Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Sosial Emosional Anak Usia Dini oleh Diajeng Aulia, dkk, dalam meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini.

    Bahkan, manfaat bermain seperti ini mencakup kemampuan bekerja sama, berinteraksi dengan teman sebaya, dan mengembangkan kreativitas serta kompetensi sosial anak. Hal-hal tersebut sulit didapat kalau anak cuma main game di gadget sendirian.

  2. 2. Eksplorasi alam

    ikan cupang yang ditangkap Tok Dalang
    ikan cupang yang ditangkap Tok Dalang (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Salah satu adegan khas di Upin Ipin adalah main kebun atau sungai bersama Tok Dalang. Ternyata, aktivitas kayak gini punya dampak besar buat perkembangan anak. Ruang terbuka seperti taman, kebun, atau area alam sekitar bisa jadi 'kelas terbaik' buat anak belajar. Kegiatan tersebut juga menawarkan manfaat nyata mulai dari kekuatan fisik, kreativitas, sampai kemandirian dan kemampuan berpikir.

    "Dikutip dari Harvard Health Publishing, bermain di luar rumah dapat menjadi kesempatan anak untuk menerima sinar matahari. Sinar matahari membantu meningkatkan vitamin D pada tubuh yang baik untuk pertumbuhan tulang anak. Ini merupakan manfaat yang tidak bisa anak terima jika hanya bermain dalam rumah," ujar dr. Carla Pramudita Susanto, General Practitioner, dilansir Hello Sehat Kemenkes.

    Masih dari Hello Sehat, disebutkan juga bahwa bermain di alam bisa merangsang kreativitas dan imajinasi daripada terus menerus bermain gadget. Anak jadi lebih bisa berinteraksi dengan lingkungan sekitar secara langsung dan mengaktifkan indra mereka. Itu juga membuat anak bisa berpikir lebih luas.

  3. 3. Diajak untuk membantu orang dewasa

    Abang Roy membantu menyalakan motor Tok Dalang yang mogok.
    Abang Roy membantu menyalakan motor Tok Dalang yang mogok. (dok. Les' Copaque Production/Upin & Ipin)

    Momen Upin Ipin membantu Opah, Tok Dalang, atau Uncle Muthu bukan cuma pemanis cerita, tapi juga cerminan aktivitas yang punya nilai edukatif tinggi. Anak yang sering dilibatkan dalam pekerjaan rumah tangga, seperti mengepel, mencuci piring, atau memasak, bisa tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan hidup lebih produktif. Ini juga menumbuhkan rasa empati karena mereka belajar memahami dan menghargai orang lain.

    "Menumbuhkan rasa empati pada anak dapat dilakukan dengan cara-cara sederhana, seperti memberinya kesempatan untuk ikut serta dalam tugas rumah tangga. Anak yang memiliki rasa empati akan mampu memahami dan menghargai orang lain," tulis dr. Kevin Adrian, Medical Editor Alodokter, dilansir situs resmi Alodokter.

    Anak-anak yang dilibatkan dalam tugas rumah tangga juga bisa memiliki kemandirian yang lebih besar. Aktivitas sesederhana ini justru ngajarin anak keterampilan hidup yang gak bisa didapat dari layar gadget.

    Demikian ragam aktivitas digital detox ala Upin & Ipin yang bisa diterapkan, khususnya untuk anak. Semoga membantu!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More