Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Cara Meracik Book Care Kit Murah agar Buku Tetap Awet

4 Cara Meracik Book Care Kit Murah agar Buku Tetap Awet
ilustrasi cara meracik book care kit murah meraih untuk merawat buku (pexels.com/RDNE Stock project)
  • Kit perawatan buku murah dapat dibuat dengan kuas berbulu halus atau kain mikrofiber untuk membersihkan debu berkala dan mencegah flek hitam serta foxing.
  • Kelembapan rak bisa dikurangi memakai silica gel bekas atau kantong beras bercampur minyak aromaterapi, sementara sampul dilindungi mika bening tanpa selotip langsung.
  • Cengkeh, bunga lawang, atau daun salam kering dalam kantong kain dapat membantu mengusir serangga rak buku tanpa meninggalkan aroma kimia pada koleksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Siapa yang di sini hobinya beli buku, tapi begitu ditaruh di rak malah didiamkan sampai berdebu? Memiliki koleksi buku yang rapi dan awet memang impian semua pencinta literasi, tapi kenyataan di lapangan sering kali bikin mengelus dada karena halaman mulai menguning atau lembap. Kalau kamu bingung mulai dari mana untuk merawatnya, kamu bisa mencoba cara meracik book care kit buatan sendiri di rumah tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.

Kalau masalah ini didiamkan terus, koleksi kesayanganmu bisa cepat rusak terkena jamur atau bahkan habis dimakan ngengat rak buku. Apalagi momen Hari Literasi Internasional pada 8 September 2026 yang baru saja lewat menjadi pengingat pas untuk mulai lebih menghargai karya-karya yang sudah kamu beli. Guys, mengabaikan kondisi fisik buku sama saja membiarkan investasi pengetahuan dan hiburan milikmu terbuang sia-sia begitu saja.


  1. 1. Siapkan kuas untuk membersihkan debu mikroba sederhana

    ilustrasi gunakan kuas sintetis untuk membersihkan debu pada buku
    ilustrasi gunakan kuas sintetis untuk membersihkan debu pada buku (pexels.com/RDNE Stock project)

    Langkah pertama dalam membuat kit perawatan adalah menyiapkan alat pembersih debu yang lembut dan aman untuk sela-sela halaman. Kamu bisa menggunakan kuas cat berbulu halus yang belum terpakai atau kain mikrofiber bersih yang ada di rumah. Pembersihan secara berkala sangat efektif mencegah akumulasi kotoran yang dapat memicu timbulnya flek hitam atau foxing. Oh iya, pastikan kamu mengusapnya searah dari punggung buku menuju luar agar lembarannya gak sengaja terlipat, ya.

    Pemakaian kuas sintetis berbulu halus jauh lebih disarankan daripada memakai kemoceng bulu ayam yang teksturnya kasar dan rawan menggores sampul. Jangan lupa untuk mengibas debu secara perlahan sambil menahan bagian atas buku dengan erat, ya. Kalau kamu konsisten membersihkannya sebulan sekali, buku kesayanganmu bakal terhindar dari debu membandel yang bikin alergi bersin-bersin, lho.


  2. 2. Siapkan penyerap lembap alami hemat daya

    ilustrasi silica gel
    ilustrasi silica gel (pixabay.com/multifacetedgirl!)

    Lembap menjadi musuh utama kertas yang sering bikin lembaran jadi bergelombang dan berjamur. Kamu gak perlu beli dehumidifier mahal, cukup manfaatkan silica gel bekas dari dus sepatu atau racik sendiri kantong penyerap lembap menggunakan bahan dapur. Racikan yang bisa kamu coba adalah mencampur beras mentah dengan beberapa tetes minyak aromaterapi lalu membungkusnya memakai kain kasa. Taruh kantong kecil ini di sudut rak buku untuk menyerap kelembapan udara secara optimal.

    Beras secara alami memiliki sifat menyerap molekul air di sekitarnya, sedangkan minyak aromaterapi seperti tea tree atau lavender berfungsi menekan pertumbuhan spora jamur. Kombinasi ini bikin rak buku kamu tetap kering sekaligus wangi segar sepanjang hari. Gak ada lagi cerita buku kesayangan ketempelan jamur putih yang bau apek, kan.


  3. 3. Rakit pelindung sampul tanpa lem kimia

    ilustrasi paper tape dapat digunakan sebagai pelindung sampul buku
    ilustrasi paper tape dapat digunakan sebagai pelindung sampul buku (pexels.com/Gilmer Diaz Estela)

    Melindungi sampul luar sangat penting agar warna gambar gak pudar atau terkelupas akibat gesekan. Buat pelindung buku sendiri memakai plastik mika bening tebal yang fleksibel dan mudah dilipat. Kunci utama dari teknik ini adalah menghindari penggunaan selotip langsung pada kertas buku karena residu lemnya bisa merusak serat kertas dalam jangka panjang. Gunakan teknik lipatan rapi pada pembatas dalam sampul atau manfaatkan paper tape yang aman.

    Metode pencoveran tanpa lem ini menjaga nilai estetika sekaligus keaslian fisik koleksimu tetap utuh. Bagi kamu yang suka mengoleksi novel edisi terbatas, langkah ini jadi hal wajib yang gak boleh dilewati. Sampul yang terlindungi dengan baik juga bikin harga jual kembali tetap tinggi kalau suatu saat kamu berniat decluttering, lho.


  4. 4. Gunakan pembasmi serangga berbasis bahan dapur

    Ilustrasi cengkeh bisa menjadi aroma pembasmi serangga buku
    Ilustrasi cengkeh bisa menjadi aroma pembasmi serangga buku (unsplash.com/K15 Photos)

    Serangga rak buku seperti silverfish atau ngengat sangat suka dengan pati yang terdapat pada lem penjilid buku. Untuk mencegah mereka bersarang, masukkan rempah-rempah beraroma tajam seperti cengkeh, bunga lawang, atau daun salam kering ke dalam kit perawatanmu. Bungkus rempah-rempah tersebut ke dalam kantong kain tipis lalu selipkan di belakang barisan buku. 

    Zat aktif eugenol yang terkandung dalam cengkih bertindak sebagai pemicu aroma alami yang menjauhkan serangga tanpa merusak kertas. Ini jauh lebih aman dibandingkan memakai kapur barus kimia yang aromanya kerap terlalu menyengat dan menempel permanen di buku, kan?

    Merawat koleksi kesayangan gak harus selalu menguras dompet jika kamu sudah paham cara meracik book care kit secara mandiri di rumah. Dengan sedikit kreativitas dan bahan sederhana, buku-buku impianmu akan tetap awet, wangi, dan nyaman dibaca kapan saja, lho. Yuk, mulai luangkan waktu weekend ini untuk merawat koleksi rak bukumu dengan penuh kasih sayang!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More