Byanda Ramadani Prijono, Brand Building Wardah (kanan) pada momen “The Healthy Skin Barrier Starts with Wardah Cleansing Balm & Toner Pad” di acara The Beauty, Fashion & Fragrance Festival 2026 (BFF 2026) di Jakarta International Convention Center pada Sabtu (30/5/2026). (IDN Times/Febriyanti Revitasari)
Masalah kulit kering dan kemerahan yang dialami Abel, tak pelak berawal dari skin barrier yang rusak atau melemah. Karena itu, kondisi kulit terlihat lebih sensitif dan rentan.
Melihat hal tersebut, Wardah tidak bisa diam. Wardah meluncurkan dua produk baru untuk merawat skin barrier sejak tahap membersihkan wajah. Produk itu adalah Wardah Barrier Soothe Twist Cleansing Balm dan Wardah Barrier Calming Toner Pad. Keduanya merupakan inovasi terbaru dari Wardah yang menggabungkan pengalaman perawatan kulit nan praktis, lembut, dan baik untuk lapisan skin barrier.
Wardah Barrier Soothe Twist Cleansing Balm mengandung Guaiazulene sebagai soothing agent untuk kulit kemerahan dan iritasi, Hyaluronic Acid untuk menghidrasi, Squalane untuk melembapkan kulit tanpa menyumbat pori dan memperkuat skin barrier, serta Amino Acid yang menjaga kelembapan. Kemasannya unik karena dapat diambil tanpa kontaminasi dari tangan ke keseluruhan produk. Cukup diputar dan produk akan keluar.
Wardah Barrier Calming Toner Pad mengandung Madecassoside yang menenangkan kemerahan dan iritasi, Ectoin yang melindungi kulit dari stres lingkungan, dan Beta Glucan untuk hidrasi mendalam. Berbeda dengan toner pad pada umumnya, produk ini memiliki lengkungan seperti bulan sabit yang disesuaikan dengan anatomi sudut mata, hidung, dan mulut.
“Sekarang konsumen semakin aware bahwa cleansing bukan cuma soal remove makeup, tapi juga tentang menjaga skin comfort dan healthy skin barrier. Karena itu, Wardah ingin menghadirkan cleansing experience yang tetap gentle, practical, tapi efektif untuk daily routine,” ujar Byanda Ramadani Prijono, Brand Building Wardah.
Menutup sesi, Delfianti Pratiwi, Paragon Skincare Scientist, menekankan bahwa menjaga skin barrier bukan hanya soal produk perawatan seperti pelembap dan serum. “Healthy skin barrier bukan cuma soal kulit terasa lembap, tapi juga tentang bagaimana kulit diperlakukan setiap hari. Banyak tanda barrier stres yang sering tidak disadari, seperti kulit terasa tertarik setelah cleansing, lebih gampang merah, atau terasa lebih sensitif dari biasanya. Menjaga skin barrier sebenarnya perlu dimulai dari basic skincare routine paling awal, terutama saat cleansing dan skin prep, bukan hanya di tahap moisturizer saja,” jelas Delfi.