ilustrasi perempuan menggunakan skincare (pexels.com/Antoni Shkraba)
Kamu mungkin pernah mendengar tentang skincare mikrobiome. Perawatan jenis ini memperhatikan mikroorganisme yang ada di permukaan kulit. Alasannya, mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit manusia memainkan peran penting dalam kekebalan tubuh, pengendalian peradangan, dan fungsi perlindungan.
Dilamsir Who What Wear, menurut Isabel Vitale, salah satu pendiri merek skincare SIV, ekosistem mikroba di permukaan kulit akan terganggu ketika seseorang melakukan pembersihan berlebihan. Selain itu, bahan aktif yang keras dan stres juga dapat menimbulkan masalah kulit seperti jerawat, eksim, rosacea, serta kulit sensitif.
Lantas, perawatan kulit microbiome muncul dengan fokus pengenalan bakteri baik di kulit. Skincare microbiome bertugas mendukung bakteri baik yang sudah ada di kulit. Selain itu, skincare ini juga memanfaatkan postbiotik berupa produk sampingan yang memperkuat kulit tanpa memerlukan kultur hidup.
"Konsumen semakin memahami bahwa rutinitas yang keras dan mengeringkan bukanlah jawabannya. Mereka mencari produk yang menghormati ekosistem alami kulit dan mendukung ketahanan jangka panjang, bukan solusi cepat," kata Vitale, dikutip dari Who What Wear.