ilustrasi skincare (pexels.com/ Andrea Piacquadilo)
Berdasarkan pola belanja generasi muda, SOCO Insight Factory 2026 memprediksi kebutuhan seperti tweakment, beauty supplements, dan hair and scalp care akan menjadi tren. Selain itu, seiring bertambahnya usia generasi alpha, akan ada segmentasi spesifik terkait gen alpa beauty.
Semakin meningkatnya edukasi kecantikan, membuat konsumen menginginkan performa yang lebih efektif, terukur, dan mendekati standar perawatan profesional. Tweakment (perawatan skincare pribadi seperti perawatan klinik) menjadi inovasi perawatan kulit yang tampaknya akan semakin diminati. Ke depannya, diprediksi industri kecantikan akan melahirkan lebih banyak tren beauty clinic–inspired yang memanfaatkan bahan aktif, alat, hingga prosedur seperti di klinik kecantikan.
Kesadaran akan peningkatan kecantikan dari luar dan dalam semakin luas sehingga beauty supplements sebagai kebutuhan dari dalam, akan mengalami peningkatan. Dalam survei ini, ditemukan bahwa konsumen paling banyak menggunakan suplemen untuk menguatkan rambut. Hal ini memproyeksikan, jenis suplemen yang akan diminati adalah kesehatan usus, perawatan rambut, sleep and stress solution, mood and energy booster, antioxidant, serta hormonal management.
Sama halnya dengan tweakment dan supplement, pertumbuhan hair and scalp care ditaksir akan semakin meningkat karena kebutuhan konsumen terkait kesehatan rambut. Konsumen akan membutuhkan inovasi terkait aging hair, ketombe, dan kulit kepala sensitif. Produk dengan hasil seperti perawatan di salon namun bisa dilakukan di rumah, akan sangat digandrungi.
Terakhir, generasi alpha yang lahir antara tahun 2011 hingga 2024 tampaknya akan semakin sadar akan perawatan tubuh yang sesuai untuk dirinya, bahkan bisa dimulai dari usia 8 tahun. Brand kecantikan tampaknya perlu bersiap untuk menghadirkan produk yang bisa menjawab kebutuhan generasi muda ini.