- Silk: Serat alami yang berasal dari kepompong ulat sutra. Karena alami dan proses produksinya cukup rumit, harganya cenderung lebih mahal.
- Rayon: Serat semi-sintetis yang dibuat dari pulp kayu (pohon bambu atau beech) yang diproses secara kimia.
Tren Mukena 2026, Bahan Silk dan Model Traveling Diminati!

- Tren mukena 2026 menonjolkan bahan premium seperti silk dan rayon yang menawarkan kenyamanan, tampilan elegan, serta pilihan harga beragam sesuai kebutuhan pengguna.
- Warna earthy, deep ethereal, hingga pastel dengan motif floral, geometris, dan bordir menjadi favorit karena menghadirkan kesan feminin modern dan tetap anggun.
- Model 2 in 1 serta mukena traveling praktis dengan fitur pouch waterproof dan desain ringkas jadi inovasi utama untuk gaya hidup dinamis para pengguna muda.
Siapa dari kamu yang sedang memburu mukena untuk tarawih di bulan Ramadan dan Lebaran 2026? Sebelum beli, kamu perlu tahu tren mukena supaya memudahkan kamu menemukan mukena terbaik sesuai tren.
Tren mukena 2026 dilihat dari segi bahan, model, dan warna, yang tentunya tak hanya buat kamu nyaman dalam beribadah, tetapi tetap stylish nan indah secara visual. Tanpa berlama lagi, yuk cari tahu tren mukena 2026 di sini!
1. Bahan premium: silk dan rayon banyak diminati

Bahan mukena premium di 2026 banyak diminati karena mengunggulkan kenyamanan dan visual, seperti tampilan elegan nan modern jadi sorotan pada mukena di tahun 2026. Tren ini diwakili dengan bahan silk (sutra) dan rayon. Buat kamu yang masih bingung dengan kedua bahan ini, cek perbedaaannya:
1. Asal bahan
2. Tekstur dan tampilan
- Silk: Sangat halus, lembut, ringan, dan memiliki kilau alami yang elegan.
- Rayon: Juga terasa lembut dan jatuh dengan indah, bahkan sering menyerupai silk, tetapi kilaunya biasanya lebih redup.
3. Kenyamanan
- Silk: Sejuk di kulit, breathable, dan mampu menyesuaikan suhu (hangat saat dingin, sejuk saat panas).
- Rayon: Nyaman dan menyerap keringat dengan baik, namun tidak sekuat silk dalam pengaturan suhu.
4. Daya Tahan dan perawatan
- Silk: Cukup kuat untuk serat alami, tetapi tetap perlu perawatan hati-hati. Sebaiknya dicuci dengan tangan menggunakan deterjen lembut atau dry clean.
- Rayon: Cenderung lebih lemah saat basah dan mudah kusut dibanding silk. Banyak jenis rayon juga perlu dicuci hati-hati karena mudah berubah bentuk.
5. Harga
- Silk: Lebih mahal karena merupakan serat alami dan bernilai premium.
- Rayon: Lebih terjangkau dan sering digunakan sebagai alternatif silk.
Jika kamu mencari kesan mewah dan kualitas premium, mukena silk adalah pilihan terbaik. Apabila prefer harga yang lebih ramah di kantong, rayon bisa menjadi alternatif yang menarik.
2. Warna earthy dan motif (floral, geometris, pita, bordir)

Di tahun 2026, tren mukena dari sisi warna banyak memperkenalkan rona earthy yang dinilai menangkan, mulai dari sage green, sand, hingga terracotta. Warna-warna deep ethereal, seperti charcoal, midnight blue, emerald green, dan maroon, juga banyak disukai karena terlihat lebih bersih dan berkelas. Ada juga soft neutral dan pastel yang terdiri dari warna oat, broken white, dan dusty rose, yang terkesan lebih feminin dan modern.
Sementara itu, nuansa feminin lebih menonjol dengan motif. Motif printing geometris, bunga-bunga (floral), dan pita untuk tema coquette turut meramaikan tren mukena 2026. Di sisi lain, aksen bunga yang diimplementasikan dengan bordir jadi tekstur klasik yang masih ramai peminat di tahun ini. Bordir sendiri biasanya diaplikasikan pada mukena berbahan katun. Detail laser cut pada ujung mukena memberikan kesan modern dan rapi.
3. Beragam variasi finishing: laser cut, renda, dan pleats

Mukena di tahun 2026 juga diramaikan dengan detail bervariasi, seperti ujung atau finishing laser cut, renda (lace), hingga pleats. Ini menunjukkan kesan feminin dengan sentuhan bold yang jadi sorotan di tahun ini. Cek perbedaaanya:
- Laser cut: Biasanya berbentuk geometris yang rapi dan presisi, memberikan kesan modern.
- Renda (lace): Finishing renda (lace) dijahit di bagian tepi mukena, seperti pada bagian wajah, ujung atasan, atau bawahan. Aksen ini timbul dan bertekstur sehingga jadi elemen dekoratif yang feminin, anggun, dan manis.
- Lipit (pleats): Kain dibuat berlipat-lipat secara teratur sehingga menciptakan efek gelombang, biasanya di bagian rok atau tepi mukena. Tampilannya elegan dan flowy, serta terlihat lebih bertekstur tanpa tambahan ornamen.
4. Model 2 in 1

Tren mukena 2026 selanjutnya ada model mukena 2 in 1. Model ini sejalan dengan tren serba cepat, sehingga memilih model yang praktis. Mukena 2 in 1 adalah jenis mukena multifungsi yang dirancang untuk penggunaan dalam dua gaya: sebagai mukena biasa (menutup kepala) atau model ponco (tanpa penutup kepala/leher).
Fitur utama mukena 2 in 1 terdapat ritsleting di dagu untuk memungkinkan bagian kepala dilepas atau disesuaikan ukurannya. Ketika bagian kepala dilepas, mukena berubah jadi model ponco. Ini sangat berguna jika ingin salat tanpa melepas kerudung.
Mukena 2 in 1 umumnya dilengkapi dengan tas kecil (pouch) yang ringkas untuk dibawa bepergian dan sering kali terbuat dari katun mikro, parasut, atau silk yang adem dan lembut.
5. Inovasi mukena traveling 2026

Mukena traveling 2026 hadir mengikuti tren aktivitas digital-nomad, di mana semua orang mudah bepergian namun tetap tak melupakan ibadah salat lima waktu. Inovasi mukena traveling 2026 jauh lebih praktis dilipat, serta mudah disimpan dan dibawa kemanapun karena ukurannnya yang kecil.
Dari bahannya, mukena traveling mengusung bahan breathable agar tetap nyaman dan sejuk dipakai di mana pun, mulai dari bahan aero silk, parachute, dan crinkle. Desain mukena travel 2026 akan menekankan dua hal, yaitu keringkasan dan serbaguna. Sementara itu, untuk fitur tambahan, mukena traveling 2026 di desain dengan pouch waterproof, dan sajadah muka terintegrasi.
Jadi, itulah tren mukena 2026 yang banyak diminati. Tren mukena ini mengajak kita agar selalu semangat beribadah, khususnya salat lima waktu, di mana pun kita berada. Kamu sudah punya model mukena yang mana?



















