Bagi seorang cowok, vulnerable bukan sekadar menangis atau mengaku lelah. Vulnerable adalah keberanian melepaskan topeng seolah dirinya harus selalu kuat, lalu memperlihatkan sisi yang selama ini disembunyikan. Mulai dari rasa takut gagal, insecurity, hingga lelah karena merasa harus terus menjadi tempat bergantung.
Sisi ini tidak akan diperlihatkan kepada sembarang orang. Hanya lewat perlakuan tertentu dari pasangannyalah seorang cowok merasa cukup aman untuk membuka dirinya tanpa takut dihakimi atau dianggap lemah. Lantas, perlakuan seperti apa yang bisa membuat cowok akhirnya berani menunjukkan sisi vulnerable-nya?
