Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Bukan Soal Rasa, Ini Tren Menikmati Whisky yang Sedang Berkembang

Bukan Soal Rasa, Ini Tren Menikmati Whisky yang Sedang Berkembang
Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia. 25 Juni 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Intinya Sih
  • Tren menikmati whisky di Indonesia bergeser dari sekadar rasa menuju apresiasi terhadap cerita, proses pembuatan, dan karakter unik di balik setiap botol.
  • Peluncuran Glengoyne dan Tamdhu di Jakarta menghadirkan pengalaman kuliner interaktif dengan food pairing dan cocktail modern yang menonjolkan filosofi masing-masing distileri.
  • Generasi baru penikmat whisky semakin menghargai craftsmanship serta nilai tradisi dalam proses panjang pembuatan single malt sebagai bagian dari gaya hidup premium.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Cara masyarakat menikmati minuman premium terus mengalami perubahan. Jika dulu banyak orang memilih whisky berdasarkan nama besar sebuah merek, kini semakin banyak penikmat yang ingin mengenal cerita, proses pembuatan, hingga karakter unik yang ada di balik setiap botol.

Perubahan tersebut juga mulai terlihat di Indonesia. Meningkatnya komunitas whisky enthusiast membuat pengalaman menikmati single malt berkembang menjadi bagian dari gaya hidup yang mengedepankan eksplorasi rasa, craftsmanship, dan momen kebersamaan. Hal inilah yang melatarbelakangi debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia, yang resmi rilis pada Kamis (25/6/2026).

Table of Content

1. Penikmat whisky kini semakin menghargai cerita di balik setiap botol

1. Penikmat whisky kini semakin menghargai cerita di balik setiap botol

Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia
Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia. 25 Juni 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Tren premium lifestyle membuat konsumen tidak lagi hanya mencari produk berkualitas, tetapi juga pengalaman yang memiliki nilai dan cerita. Dalam dunia whisky, hal tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian terhadap asal-usul distileri, metode produksi, hingga filosofi yang membentuk karakter setiap single malt.

Glengoyne dan Tamdhu hadir membawa pendekatan tersebut. Glengoyne dikenal dengan proses distilasi yang dilakukan secara sangat lambat sehingga menghasilkan karakter yang halus dan kompleks, sementara Tamdhu mempertahankan tradisi maturasi eksklusif menggunakan Oloroso sherry casks yang menghasilkan profil rasa lebih kaya dan intens. Meski memiliki karakter berbeda, keduanya sama-sama mengedepankan kesabaran dan craftsmanship sebagai inti proses pembuatannya.

Gordon Dundas menilai Indonesia menjadi pasar yang menarik bagi kedua brand tersebut karena semakin banyak penikmat whisky yang ingin mengenal lebih dalam proses di balik setiap dram.

"Dengan menggabungkan ciri khas Glengoyne yang mengutamakan proses tanpa terburu-buru dan karakter yang kompleks, serta dedikasi Tamdhu dalam proses maturasi menggunakan sherry cask, kami dapat menghadirkan koleksi single malt yang spesial di Indonesia," ujarnya.

2. Menikmati whisky kini menjadi pengalaman yang melibatkan berbagai indera

Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia
Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia. 25 Juni 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Budaya menikmati minuman premium saat ini tidak lagi berhenti pada proses mencicipi rasa. Banyak penikmat justru mencari pengalaman yang lebih lengkap melalui food pairing, suasana, hingga percakapan yang muncul selama menikmati hidangan.

Hal tersebut terlihat pada acara peluncuran Glengoyne dan Tamdhu di Jakarta yang menghadirkan pengalaman four-course dinner dengan pasangan whisky berbeda di setiap hidangan. Para tamu diajak mengeksplorasi bagaimana karakter whisky berubah ketika dipadukan dengan makanan, sekaligus berdiskusi mengenai pengaruh sherry cask, profil rasa, hingga filosofi masing-masing distileri.

Acara tersebut juga menghadirkan interpretasi yang lebih modern melalui bespoke cocktail berbahan dasar Glengoyne 12 Year Old, dipadukan dengan pertunjukan musik yang membuat suasana semakin hangat. Pengalaman seperti ini menunjukkan, bahwa menikmati whisky kini menjadi bagian dari eksplorasi kuliner dan lifestyle, bukan sekadar menikmati minuman premium.

3. Craftsmanship menjadi nilai yang semakin dihargai generasi baru

Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia. 25 Juni 2026
Debut dua single malt Scotch whisky asal Skotlandia, Glengoyne dan Tamdhu, di Indonesia. 25 Juni 2026. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)

Di tengah dunia yang bergerak serba cepat, semakin banyak orang mulai mengapresiasi produk yang dibuat melalui proses panjang dan penuh perhatian terhadap detail. Nilai tersebut menjadi salah satu alasan mengapa produk berbasis craftsmanship semakin diminati.

Edhi Sumadi melihat tren tersebut juga terjadi di Indonesia. Menurutnya, para whisky enthusiast kini tidak lagi hanya melihat popularitas sebuah brand, tetapi juga ingin memahami asal-usul, proses pembuatan, dan filosofi yang membentuk karakter whisky yang mereka nikmati.

"Saat ini, para whisky enthusiast rasanya sudah mulai melihat lebih jauh dari sekadar nama besar sebuah brand. Mereka semakin tertarik dengan craftsmanship, asal-usul, sampai cerita di balik setiap dram yang mereka nikmati," jelas Edhi Sumadi.

Pendekatan tersebut membuat Glengoyne dan Tamdhu tidak hanya hadir sebagai single malt Scotch whisky, tetapi juga membawa pengalaman menikmati produk yang menghargai waktu, tradisi, dan kualitas. Setelah peluncuran resminya, kedua brand ini akan tersedia di berbagai whisky bar, premium outlet, dan destinasi pilihan di Indonesia sehingga para enthusiast dapat mengenal karakter masing-masing distileri lebih dekat.

Menikmati minuman premium bukan hanya soal rasa yang tersaji di dalam gelas. Semakin banyak orang kini mencari cerita, proses, dan pengalaman yang membuat setiap momen terasa lebih bermakna.

Bagi kamu yang tertarik mengenal dunia single malt lebih dalam, memahami sejarah dan craftsmanship di balik setiap distileri bisa menjadi langkah awal untuk menikmati pengalaman tersebut secara lebih utuh. Selalu nikmati minuman beralkohol secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan

Related Articles