Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Buku Serial Children of the Eye Karya Barry Kirwan, Cerita Fiksi Epik!

ilustrasi pria membaca buku (freepik.com/gpointstudio)
ilustrasi pria membaca buku (freepik.com/gpointstudio)
Intinya sih...
  • Serial Children of the Eye karya Barry Kirwan menggambarkan perjuangan manusia melawan kecerdasan buatan yang sangat maju.
  • Buku pertama, When the Children Come, menceritakan Nathan yang memiliki kemampuan luar biasa dan harus menyelamatkan umat manusia dari ancaman makhluk asing.
  • Serial ini juga mengangkat tema intrik politik, pengkhianatan, dan pencarian identitas di tengah kekacauan teknologi dalam dunia futuristik yang kompleks.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Barry Kirwan menghadirkan dunia fiksi ilmiah yang intens dan penuh ketegangan melalui serial Children of the Eye. Buku-buku dalam seri ini menggambarkan perjuangan manusia menghadapi ancaman dari kecerdasan buatan yang sangat maju. Dengan gaya penulisan yang cepat dan penuh aksi, penulis mengajak pembaca menyelami konflik moral dan eksistensial dalam dunia futuristik yang kompleks.

Serial ini mengikuti perjalanan Nathan, seorang pemuda yang terjebak dalam konflik antara manusia dan entitas digital yang menguasai galaksi. Ketika umat manusia terancam punah, Nathan harus memilih antara menyelamatkan spesiesnya atau tunduk pada kekuatan yang lebih besar. Cerita berkembang melalui intrik politik, pengkhianatan, dan pencarian identitas di tengah kekacauan teknologi.

Bagi kamu yang penasaran dengan plotnya, langsung saja intip ketiga buku serial Children of the Eye karya Barry Kirwan berikut ini. Scroll, yuk!

1. When the Children Come

Sampul When the Children Come (goodreads.com)
Sampul When the Children Come (goodreads.com)

Seorang anak laki-laki bernama Nathan ditemukan di reruntuhan kota yang telah dihancurkan oleh makhluk asing. Ia memiliki kemampuan luar biasa yang membuatnya menjadi kunci dalam perlawanan manusia. Ketika kelompok misterius bernama Children of the Eye muncul, Nathan harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya bukan anak biasa dan masa depan umat manusia bergantung padanya.

Di tengah kekacauan global, Nathan dibawa ke fasilitas rahasia untuk dilatih dan dipersiapkan menghadapi ancaman yang lebih besar. Ia mulai menyadari bahwa Children of the Eye memiliki rencana yang melibatkan manipulasi pikiran dan kendali atas umat manusia. Dengan bantuan beberapa sekutu, Nathan berjuang untuk mengungkap kebenaran dan menentukan nasib dunia yang sedang runtuh.

2. When the Children Return

Sampul When the Children Return (goodreads.com)
Sampul When the Children Return (goodreads.com)

Sepuluh tahun setelah melarikan diri dari invasi Axleth, Sally memimpin sekelompok penyintas kembali ke Bumi dengan tekad merebut kembali planet mereka. Mereka menumpang kapal luar angkasa Athena yang dikendalikan oleh kecerdasan buatan bernama Ares. Saat mendekati tata surya, mereka diserang oleh kapal misterius yang mengikuti dari ruang angkasa dan menyadari bahwa musuh mereka lebih dari sekadar Axleth.

Nathan dan para mantan anak-anak yang kini dewasa telah dilatih menjadi pasukan tempur. Beberapa dari mereka mengalami augmentasi oleh Ares untuk memperkuat kemampuan bertarung. Ketika perang pecah di Bumi, mereka menghadapi dilema moral dan pengkhianatan yang menguji kesetiaan. Di balik semua konflik, muncul The Eye yang mengintai dari balik bayang-bayang dan menantang harapan terakhir umat manusia.

3. When the Children Fight Back

Sampul When the Children Fight Back (goodreads.com)
Sampul When the Children Fight Back (goodreads.com)

Manusia yang telah hancur akibat serangan dari The Eye, sebuah mega-AI yang ingin memusnahkan semua makhluk organik, harus bergabung dengan sebelas spesies lain dalam pertempuran terakhir di Orion's Gate. Dipimpin oleh Sally, mereka menyimpan senjata rahasia bernama Ares, satu-satunya AI yang tersisa dari ras alien yang telah punah. Namun, kepercayaan terhadap Ares menjadi pertanyaan besar di tengah konflik galaksi.

Saat perang berkecamuk di dalam nebula tempat bintang lahir, Sally menyadari bahwa salah satu spesies sekutu berencana melakukan pengkhianatan. Ketegangan meningkat ketika strategi mulai gagal dan korban terus berjatuhan. Di tengah kekacauan, harapan umat manusia bergantung pada keputusan Sally dan kesetiaan Ares yang belum teruji.

Children of the Eye tidak hanya menyuguhkan petualangan luar angkasa, tetapi juga menggugah pertanyaan mendalam tentang masa depan umat manusia. Sang penulis menyusun narasi yang memadukan ketegangan psikologis, menjadikan setiap buku dalam serial ini memberikan pengalaman membaca yang penuh kejutan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us