Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Move On yang Sehat Usai Putus Cinta, Hidup Bukan buat Mantan

3 min read
5 Cara Move On yang Sehat Usai Putus Cinta, Hidup Bukan buat Mantan
ilustrasi putus cinta (magnific.com/jcomp)
  • Move on dimulai dengan menerima perpisahan, memberi ruang untuk berduka sesuai tempo sendiri, lalu menata rutinitas agar hidup tetap produktif.
  • Menjaga jarak fisik dan digital dari mantan, termasuk menghindari stalking media sosial, dapat membantu pikiran lepas dari masa lalu.
  • Fokus mengembangkan diri, menerima dukungan orang terdekat, serta membuka hati pada masa depan membantu pemulihan setelah putus cinta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Putus cinta memang menyakitkan, tapi bukan akhir dari segalanya. Kamu berhak sedih, kecewa, dan menangis untuk meluapkan perasaan. Namun, hidupmu tetap berjalan dan kebahagiaanmu tidak bergantung pada mantan.

Move on bukan berarti melupakan semua kenangan begitu saja. Move on adalah proses menerima, belajar, dan bangkit kembali. Langsung aja, ini lima cara move on yang sehat biar kamu nggak stuck di masa lalu!

  1. 1. Terima perpisahan sebagai kenyataan

    ilustrasi menerima kenyataan (magnific.com/magnific)
    ilustrasi menerima kenyataan (magnific.com/magnific)

    Terima bahwa hubungan itu sudah berakhir tanpa terus menyangkal. Akui rasa sakitnya, tetapi jangan biarkan rasa itu menguasai hidupmu. Beri waktu pada dirimu untuk berduka secara wajar. Jangan paksa diri untuk cepat sembuh karena setiap orang punya tempo masing-masing.

    Setelah itu, mulailah menata kembali rutinitas harianmu. Buat jadwal yang membuatmu sibuk dan produktif setiap hari. Perlahan, kamu akan terbiasa menjalani hari tanpa kehadirannya. Sadari bahwa menerima kenyataan adalah langkah pertama menuju pulih.

  2. 2. Putuskan semua kontak dengan mantan

    ilustrasi blokir kontak mantan (magnific.com/magnific)
    ilustrasi blokir kontak mantan (magnific.com/magnific)

    Hapus atau blokir kontaknya jika itu membantumu tenang. Hindari stalking media sosialnya karena hanya membuat luka lama terbuka. Jangan mencari alasan untuk sekadar menyapa atau menanyakan kabar. Menjaga jarak bukan berarti benci, tapi bentuk sayang pada diri sendiri.

    Jika ada urusan penting, batasi komunikasi seperlunya saja. Ingat, jarak fisik dan digital membantu proses penyembuhan. Dengan begitu, pikiranmu tidak selalu terpaku pada masa lalu. Semakin lama kamu menjaga batas, semakin cepat hatimu tenang.

  3. 3. Kembangkan atau upgrade dirimu sendiri

    ilustrasi menekuni hobi yang tertunda (magnific.com/pvproductions)
    ilustrasi menekuni hobi yang tertunda (magnific.com/pvproductions)

    Fokuslah pada hal-hal yang membuatmu tumbuh dan bahagia. Coba pelajari keterampilan baru atau tekuni hobi yang lama tertunda. Olahraga dan jaga kesehatan agar energi positifmu meningkat. Waktu yang dulu untuk mantan kini bisa kamu pakai buat diri sendiri.

    Bangun kepercayaan diri dengan merayakan pencapaian kecilmu. Jangan bandingkan prosesmu dengan orang lain di media sosial. Versi terbaik dirimu akan menarik hal-hal baik di masa depan. Investasi paling berharga setelah putus cinta adalah dirimu sendiri.

  4. 4. Terima dukungan dari orang terdekat

    ilustrasi dipeluk ibu (magnific.com/prostooleh)
    ilustrasi dipeluk ibu (magnific.com/prostooleh)

    Ceritakan perasaanmu kepada sahabat atau keluarga yang kamu percaya. Mereka bisa menjadi tempat curhat yang aman tanpa menghakimi. Jangan pendam semuanya sendirian karena kamu tidak harus kuat terus. Kadang, sekadar didengar saja sudah cukup meringankan beban di dada.

    Luangkan waktu untuk berkumpul dan melakukan hal menyenangkan bersama. Dukungan sosial membantu mengurangi rasa sepi dan sedih. Kamu akan sadar bahwa masih banyak orang yang menyayangimu. Jangan ragu meminta bantuan saat kamu memang butuh.

  5. 5. Bukalah hatimu untuk masa depan

    ilustrasi wanita mulai membuka hati (magnific.com/katemangostar)
    ilustrasi wanita mulai membuka hati (magnific.com/katemangostar)

    Maafkan mantan dan dirimu sendiri atas segala kesalahan yang terjadi. Lepaskan ekspektasi bahwa kalian harus bersama lagi. Fokuslah pada kemungkinan baru yang menantimu di depan. Masa depanmu terlalu berharga untuk dikorbankan demi masa lalu.

    Jangan takut jatuh cinta lagi saat kamu sudah siap. Kenali dirimu dan kebutuhanmu dalam hubungan berikutnya. Hidup bukan buat mantan, jadi jalan terus dan bahagia. Percayalah, ada hal-hal indah yang menunggumu setelah badai berlalu.

    Move on itu proses, jadi nikmatin aja setiap tahapnya. Kalau suatu hari kamu sedih lagi, wajar banget, yang penting segera bangkit. Semoga kamu cepat pulih dan bahagia tanpa beban masa lalu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia