Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kebiasaan Ini Bikin Laki-laki Sulit Move On, Awas Jangan Terjebak!

3 min read
5 Kebiasaan Ini Bikin Laki-laki Sulit Move On, Awas Jangan Terjebak!
ilustrasi laki-laki sulit move on (magnific.com/rawpixel.com)
  • Memeriksa media sosial mantan dan menyimpan foto, hadiah, atau chat lama dapat terus memicu kenangan, sehingga fokus dan proses pemulihan emosional terhambat.
  • Menolak perkenalan atau ajakan sosial baru membuat rasa sepi dan pikiran negatif menguat, sementara membuka obrolan ringan memberi ruang bagi pengalaman berbeda.
  • Membandingkan perempuan baru dengan mantan serta memilih musik atau film pemicu kenangan membuat pikiran terpaku pada masa lalu dan memperpanjang siklus galau.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Move on dari hubungan masa lalu memang jadi proses yang sulit untuk banyak orang, terutama bagi kaum laki-laki. Ada kalanya mereka terjebak dalam pola pikir dan kebiasaan yang justru memperlambat proses penyembuhan hati. Padahal, terus-menerus larut dalam kenangan hanya akan menghambat kebahagiaan di masa depan.

Tanpa disadari, kebiasaan-kebiasaan kecil ini lama-kelamaan menjadi penghalang besar untuk melangkah maju. Artikel ini akan membahas lima kebiasaan yang seringkali menjebak laki-laki dalam kesulitan move on. Yuk, simak daftarnya agar kamu tidak terjebak dalam pola yang sama!

  1. 1. Laki-laki sering memeriksa media sosial mantan secara diam-diam

    ilustrasi stalking medsos mantan (magnific.com/katemangostar)
    ilustrasi stalking medsos mantan (magnific.com/katemangostar)

    Kebiasaan pertama yang paling umum adalah terus-menerus mengintip akun media sosial sang mantan. Meskipun terlihat sepele, aktivitas ini sebenarnya memberi asupan emosional yang memperkuat ikatan kenangan. Setiap unggahan baru yang dilihat akan memicu rasa penasaran dan luka lama yang seharusnya mulai mengering.

    Akibatnya, pikiran menjadi tidak fokus karena bayang-bayang masa lalu terus hadir. Alih-alih melupakan, kamu justru semakin tenggelam dalam fantasi tentang apa yang sedang dilakukan mantanmu. Cobalah berhenti sejenak dan alihkan perhatian ke aktivitas yang lebih positif.

  2. 2. Pria kerap menyimpan barang-barang kenangan dari mantannya

    ilustrasi pria memandang foto mantan di hp (magnific.com/pressfoto)
    ilustrasi pria memandang foto mantan di hp (magnific.com/pressfoto)

    Banyak pria yang tanpa sadar menyimpan barang-barang pemberian mantan sebagai bentuk penghormatan atau harapan terselubung. Barang-barang seperti foto, kado, atau bahkan chat lama menjadi semacam jangkar yang menahanmu di masa lalu. Setiap kali melihat benda tersebut, ingatan tentang kebersamaan pun kembali muncul dengan jelas.

    Hal ini membuat proses melupakan menjadi jauh lebih lambat karena kamu terus memelihara memori tersebut. Sebaiknya, singkirkan atau simpan barang-barang itu di tempat yang tidak mudah terlihat. Dengan begitu, ruang untuk kenangan baru bisa mulai terbuka.

  3. 3. Dia selalu menolak ajakan kencan atau perkenalan baru

    ilustrasi pria menutup diri (magnific.com/magnific)
    ilustrasi pria menutup diri (magnific.com/magnific)

    Sikap menutup diri dari kemungkinan baru adalah tanda bahwa seseorang belum sepenuhnya ikhlas. Ketika teman atau keluarga mencoba menjodohkan, kamu sering kali mencari alasan untuk menolak dengan halus. Padahal, membuka hati pada orang baru bukan berarti melupakan mantan sepenuhnya, melainkan memberi ruang untuk kebahagiaan yang berbeda.

    Menolak semua ajakan sosial hanya akan memperkuat rasa kesepian dan pikiran negatif. Semakin lama kamu menutup diri, semakin sulit untuk melihat bahwa masih ada peluang cinta yang lain. Cobalah mulai membuka obrolan ringan tanpa tekanan apa pun.

  4. 4. Laki-laki gemar membandingkan setiap perempuan baru dengan mantannya

    ilustrasi pria membayangkan mantan saat kencan (magnific.com/yanalya)
    ilustrasi pria membayangkan mantan saat kencan (magnific.com/yanalya)

    Kebiasaan membanding-bandingkan adalah jebakan halus yang sangat merusak proses move on. Setiap kali bertemu perempuan baru, kamu akan secara otomatis mencari kesamaan atau perbedaan dengan mantanmu. Cara ini membuatmu tidak pernah benar-benar hadir dalam momen baru karena pikiranmu masih terpaku pada sosok lama.

    Akibatnya, kamu akan sulit menemukan kecocokan karena standar yang kamu pasang adalah bayangan masa lalu. Padahal, setiap orang unik dan punya kelebihan yang tidak bisa dibandingkan begitu saja. Berhentilah menilai orang baru lewat lensa hubungan yang sudah berakhir.

  5. 5. Pria sering melarutkan diri dalam musik atau film yang memicu kenangan

    ilustrasi pria nonton film romantis sendirian (magnific.com/DC Studio)
    ilustrasi pria nonton film romantis sendirian (magnific.com/DC Studio)

    Mendengarkan lagu galau atau menonton film romantis tentang masa lalu memang terasa menyenangkan sesaat. Namun, kebiasaan ini justru menjadi bahan bakar emosional yang membuatmu semakin sulit melupakan mantan. Tanpa disadari, kamu sedang menciptakan ritual harian untuk meratapi kehilangan yang seharusnya sudah berangsur pulih.

    Lambat laun, rasa sedih itu menjadi identitas yang sulit dilepaskan. Cobalah mengganti playlist dengan lagu-lagu ceria atau tontonan yang netral untuk memutus siklus ini. Dengan begitu, siklus galau bisa diputus sedikit demi sedikit.

    Pada akhirnya, semua kebiasaan di atas bisa diubah kalau kamu memang mau maju. Coba fokus pada pengembangan diri dan hal-hal baru yang bikin kamu lebih bahagia. Pelan-pelan, hati akan ikhlas dan kamu siap membuka lembaran baru.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More