Press Conference PUMA Road to Airasia HYROX Jakarta, Jumat (26/6/2026) di 20FIT Arena. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Selain latihan, pemilihan perlengkapan juga menjadi aspek penting dalam HYROX. Karakter lintasan yang memadukan lari dan berbagai stasiun latihan membuat sepatu harus mampu memberikan stabilitas sekaligus respons yang baik di berbagai jenis gerakan.
Menjelang AirAsia HYROX Jakarta 2026, PUMA memperkenalkan warna terbaru Deviate Elite HYROX, sepatu performa yang dirancang khusus untuk kebutuhan fitness racing. Sepatu ini menggabungkan teknologi NITROFOAM Elite, carbon PWRPLATE, dan outsole PUMAGRIP untuk mendukung transisi cepat antara lari dan functional workout.
Hong Beom Seok mengatakan, dirinya selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan saat memilih sepatu untuk bertanding. Dua hal tersebut ia temui di PUMA.
"Gerakan HYROX banyak berpindah-pindah, jadi saya membutuhkan sepatu yang memberikan rasa aman sekaligus nyaman," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Ibnu Jamil yang kini tengah bersiap mengikuti HYROX bersama istrinya pada kategori doubles. Ia bahkan memberikan tips memilih sepatu untuk HYROX, karena sebagai pelari, menurutnya kebutuhan atas dua olahraga tersebut berbeda.
"Kalau lari biasanya ukuran sepatu dibuat sedikit lebih besar supaya kaki bisa bernapas. Tapi untuk HYROX, sepatu sebaiknya benar-benar pas di kaki karena gerakannya jauh lebih beragam," ujar Ibnu.
HYROX menunjukkan bahwa olahraga kompetitif tidak harus dimulai ketika seseorang merasa sudah sangat kuat. Justru melalui latihan yang terarah, dukungan komunitas, dan kemauan untuk terus berkembang, siapa pun memiliki kesempatan untuk mencoba tantangan baru.
Kalau kamu sedang mencari olahraga yang tidak hanya melatih daya tahan, tetapi juga kekuatan dan mental, HYROX bisa menjadi pengalaman yang menarik untuk dicoba. Seperti semangat yang diusung PUMA, performa terbaik bukan hanya milik mereka yang sudah hebat sejak awal, melainkan juga mereka yang berani memulai dan terus berproses.