"Sejak awal race bersama PUMA pada 2017, akhirnya besok terdaftar 11.700 participant HYROX di Jakarta. Kami pun ingin mendukung atlet HYROX melalui program Road to HYROX AirAsia Jakarta, mulai dari pemilihan komunitas, latihan terstruktur, hingga pengalaman langsung sebelum race," ujarnya di Press Conference PUMA Road to Airasia HYROX Jakarta, Jumat (26/6/2026) di 20FIT Arena.
PUMA Sambut AirAsia HYROX Jakarta 2026 dengan Fitness Racing, Gas!

- PUMA mendukung penyelenggaraan AirAsia HYROX Jakarta 2026, kompetisi fitness racing pertama di Indonesia dengan sekitar 11.700 peserta dari berbagai kalangan, menegaskan inklusivitas olahraga ini.
- Program Road to HYROX selama tiga bulan disiapkan PUMA untuk melatih fisik dan mental peserta melalui latihan terstruktur, mentoring atlet berpengalaman, serta simulasi kompetisi penuh.
- PUMA memperkenalkan sepatu Deviate Elite HYROX dengan teknologi NITROFOAM Elite dan PUMAGRIP guna menunjang performa stabil dan responsif di lintasan lari serta functional workout.
Jakarta, IDN Times - Tren olahraga terus berkembang seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Jika beberapa tahun terakhir lari maraton menjadi olahraga yang banyak diminati, kini muncul fitness racing yang menggabungkan lari dengan latihan kekuatan dalam satu kompetisi. Format tersebut dikenal sebagai HYROX dan mulai mencuri perhatian para pecinta olahraga di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Antusiasme itu terlihat menjelang penyelenggaraan AirAsia HYROX Jakarta 2026, kompetisi HYROX pertama di Indonesia yang diikuti sekitar 11.700 peserta. Sebagai Global Partner HYROX, PUMA turut menghadirkan berbagai program pembinaan agar semakin banyak masyarakat berani mencoba olahraga ini, baik sebagai pemula maupun atlet kompetitif.
Table of Content
1. HYROX membuktikan bahwa olahraga kompetitif bisa diikuti siapa saja

Sekilas, HYROX terlihat sebagai olahraga yang hanya cocok untuk atlet profesional. Padahal, kompetisi ini justru dirancang agar dapat diikuti berbagai kalangan, mulai dari pemula, pasangan (doubles), tim estafet (relay), hingga atlet elite.
Rachmat B. Trilaksono, Team Head Marketing PUMA Indonesia, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat Indonesia terhadap HYROX meningkat sangat pesat sejak PUMA mulai mendukung olahraga tersebut beberapa tahun lalu. Tahun ini, yang mana pertama kalinya di Indonesia dan di Jakarta, jumlah peserta AirAsia HYROX Jakarta bahkan mencapai sekitar 11.700 orang.
Senada dengan itu, PUMA Global Ambassador Hong Beom Seok, menilai salah satu alasan HYROX berkembang begitu cepat adalah karena formatnya yang inklusif.
"HYROX bisa diikuti oleh semua orang dengan beragam kategori, baik pemula maupun profesional. Olahraga ini menggabungkan tiga elemen penting, yaitu running, strength, dan kontrol mental," jelas Hong.
2. Persiapan HYROX bukan hanya melatih fisik, tetapi juga mental

Berbeda dengan lomba lari biasa, HYROX menuntut peserta menyelesaikan delapan kali lari sejauh satu kilometer yang diselingi delapan functional workout. Karena itu, latihan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada daya tahan tubuh, tetapi juga teknik gerakan dan kesiapan mental.
Untuk membantu peserta menghadapi tantangan tersebut, PUMA mengembangkan program Road to HYROX selama kurang lebih tiga bulan. Program ini disusun oleh lima atlet HYROX PUMA Indonesia berdasarkan pengalaman mereka berlaga di kompetisi internasional, termasuk atlet yang berhasil mencetak rekor nasional.
"Program ini melatih sekitar 60 peserta dari berbagai latar belakang. Mereka mendapatkan latihan yang terstruktur, mentoring, hingga simulasi HYROX penuh agar mengetahui tekanan yang akan mereka hadapi saat race," kata Rachmat.
Atlet HYROX Indonesia sekaligus HYROX World Championship Qualifier, Edwardo Senaen, menambahkan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam olahraga ini.
"HYROX sangat spesifik dan punya peranan mental yang besar. Sebelum bertanding, kita juga harus menjaga jam tidur. Jangan mengejar orang lain, karena kemampuan setiap tubuh berbeda," ujarnya.
Pengalaman serupa juga dirasakan Sheryl Sheinafia yang untuk pertama kalinya mengikuti HYROX. Dirinya mantap mencoba kategori doubles.
"Datang ke gym yang tepat, mengatur time management, nutrition, equipment, sampai tidur yang cukup, semuanya menjadi bagian dari program latihan yang saya jalani," kata Sheryl.
3. Perlengkapan yang tepat ikut menentukan performa saat bertanding

Selain latihan, pemilihan perlengkapan juga menjadi aspek penting dalam HYROX. Karakter lintasan yang memadukan lari dan berbagai stasiun latihan membuat sepatu harus mampu memberikan stabilitas sekaligus respons yang baik di berbagai jenis gerakan.
Menjelang AirAsia HYROX Jakarta 2026, PUMA memperkenalkan warna terbaru Deviate Elite HYROX, sepatu performa yang dirancang khusus untuk kebutuhan fitness racing. Sepatu ini menggabungkan teknologi NITROFOAM Elite, carbon PWRPLATE, dan outsole PUMAGRIP untuk mendukung transisi cepat antara lari dan functional workout.
Hong Beom Seok mengatakan, dirinya selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan saat memilih sepatu untuk bertanding. Dua hal tersebut ia temui di PUMA.
"Gerakan HYROX banyak berpindah-pindah, jadi saya membutuhkan sepatu yang memberikan rasa aman sekaligus nyaman," jelasnya.
Hal senada juga diungkapkan Ibnu Jamil yang kini tengah bersiap mengikuti HYROX bersama istrinya pada kategori doubles. Ia bahkan memberikan tips memilih sepatu untuk HYROX, karena sebagai pelari, menurutnya kebutuhan atas dua olahraga tersebut berbeda.
"Kalau lari biasanya ukuran sepatu dibuat sedikit lebih besar supaya kaki bisa bernapas. Tapi untuk HYROX, sepatu sebaiknya benar-benar pas di kaki karena gerakannya jauh lebih beragam," ujar Ibnu.
HYROX menunjukkan bahwa olahraga kompetitif tidak harus dimulai ketika seseorang merasa sudah sangat kuat. Justru melalui latihan yang terarah, dukungan komunitas, dan kemauan untuk terus berkembang, siapa pun memiliki kesempatan untuk mencoba tantangan baru.
Kalau kamu sedang mencari olahraga yang tidak hanya melatih daya tahan, tetapi juga kekuatan dan mental, HYROX bisa menjadi pengalaman yang menarik untuk dicoba. Seperti semangat yang diusung PUMA, performa terbaik bukan hanya milik mereka yang sudah hebat sejak awal, melainkan juga mereka yang berani memulai dan terus berproses.


















