Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanaman Hias untuk Lorong Rumah yang Minim Cahaya, Estetik!
ilustrasi aglaonema (vecteezy.com/ Adipra studio)
  • Lorong rumah yang minim cahaya bisa tampil lebih hidup dan estetik dengan menambahkan tanaman hias indoor yang tahan di kondisi redup.
  • Lima tanaman direkomendasikan untuk lorong gelap: lidah mertua, aglaonema, monstera adansonii, zz plant, dan sirih gading karena mudah dirawat serta adaptif terhadap cahaya rendah.
  • Menata lorong dengan tanaman hias tidak hanya mempercantik tampilan, tetapi juga menciptakan suasana segar dan hangat bagi penghuni rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Lorong rumah sering kali menjadi area yang gelap, sepi, dan terabaikan. Padahal, area transisi ini memiliki potensi besar untuk mempercantik estetika interior rumah jika ditata dengan benar. Salah satu cara paling efektif untuk menghidupkan suasana lorong adalah dengan menambahkan tanaman hias indoor yang tepat.

Namun, memilih tanaman untuk lorong membutuhkan perhatian ekstra karena keterbatasan ruang dan cahaya. Sebagian besar lorong rumah cenderung minim cahaya alami dan memiliki sirkulasi udara yang terbatas. Oleh karena itu, kamu memerlukan tanaman hias tangguh yang tidak hanya indah, tetapi juga mampu bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang minim pencahayaan. Inilah beberapa tanaman hias yang bisa kamu taruh di area lorong rumah agar tampak terlihat hidup.

1. Lidah mertua

ilustrasi lidah mertua (vecteezy.com/Danial Hasan)

Tanaman ini merupakan pilihan utama untuk area lorong karena daya tahannya yang luar biasa. Lidah mertua dikenal mampu tumbuh subur dalam kondisi cahaya redup dan tidak membutuhkan penyiraman yang sering. Bentuk daunnya yang tumbuh tegak ke atas juga sangat menguntungkan untuk lorong yang sempit karena tidak akan memakan banyak ruang vertikal.

Selain aspek estetika, tanaman ini juga berfungsi sebagai pembersih udara alami yang sangat baik. Lidah mertua mampu menyerap berbagai polutan berbahaya dan racun di udara, seperti benzena dan formaldehida. Kehadirannya di lorong akan memastikan udara di area transisi rumah tetap segar, bersih, dan sehat untuk dihirup setiap hari.

2. Aglaonema

ilustrasi aglaonema (vecteezy.com/ Adipra studio)

Aglaonema sangat populer karena memiliki corak daun yang sangat dekoratif dan bervariasi. Tanaman ini dapat memberikan sentuhan warna cerah pada lorong yang cenderung gelap atau monoton. Kemampuannya untuk beradaptasi di ruangan dengan intensitas cahaya rendah membuatnya menjadi pilihan terbaik untuk menghidupkan sudut lorong.

Perawatan tanaman ini juga tergolong sangat mudah bagi para pemula. Kamu hanya perlu menyiramnya saat media tanamnya sudah mulai mengering. Karena pertumbuhannya yang lambat dan rapi, kamu tidak perlu repot melakukan pemangkasan rutin agar lorong tetap terlihat rapi dan bersih.

3. Monstera adansonii

ilustrasi monstera adansonii (pexels.com/Yetkin Ağaç)

Jika kamu menginginkan kesan estetika yang lebih dinamis dan modern, monstera adansonii adalah pilihan yang tepat. Tanaman merambat ini memiliki lubang-lubang alami yang unik pada daunnya, memberikan tekstur visual yang menarik pada dinding lorong. Kamu bisa meletakkannya di pot gantung atau membiarkannya merambat pada bidang vertikal di lorong rumah.

Monstera adansonii termasuk tanaman yang toleran terhadap kondisi cahaya tidak langsung atau ruangan yang agak redup. Pastikan saja kelembapan tanahnya tetap terjaga dengan penyiraman yang teratur, tetapi jangan sampai airnya menggenang. Bentuknya yang menjuntai akan langsung mengubah lorong yang membosankan menjadi terlihat lebih estetik dan hidup.

4. Zz plant

ilustrasi zz plant (pexels.com/Elena Golovchenko)

Zz plant memiliki daun berwarna hijau tua yang mengilap seperti dilapisi lilin, sehingga memberikan kesan segar dan mewah. Zz plant dapat bertahan hidup dengan sangat baik di bawah lampu neon sekalipun, menjadikannya solusi sempurna untuk lorong tanpa jendela.

Keunggulan lain dari tanaman ini adalah sistem penyimpan airnya yang sangat efisien pada bagian rimpang di bawah tanah. Kamu bahkan bisa mengabaikan penyiramannya selama beberapa minggu tanpa perlu khawatir tanaman ini akan layu. Karakteristik ini sangat cocok buat kamu yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk merawat tanaman.

5. Sirih gading

ilustrasi sirih gading (pexels.com/Jardín De Neko)

Sirih gading merupakan tanaman hias gantung klasik yang tidak pernah gagal mempercantik ruangan, termasuk area lorong. Daunnya yang berbentuk hati dengan corak kuning-hijau akan memberikan kesan segar yang instan saat kamu melewatinya. Kamu dapat meletakkannya di atas rak tinggi atau pot gantung agar daunnya menjuntai ke bawah dengan indah.

Tanaman ini sangat adaptif dan tangguh terhadap berbagai tingkat pencahayaan di dalam rumah. Sirih gading juga memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, sehingga kamu bisa dengan mudah mengatur arah rambatannya sesuai selera. Merawat tanaman ini di lorong akan memberikan nuansa asri layaknya berada di dalam hutan tropis yang rimbun.

Menata lorong rumah dengan tanaman hias adalah langkah sederhana yang memberikan dampak visual yang besar. Sebab, area yang tadinya terkesan kaku dan dingin kini bisa berubah menjadi lorong yang hangat, segar, dan menyambut siapa saja yang melewatinya. Kuncinya adalah memilih jenis tanaman yang sesuai dengan karakter lingkungan lorong yang minim cahaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article