Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bolehkah Pria Meluruskan Rambut? Begini Penjelasan dan Hukum Islamnya
ilustrasi meluruskan rambut (pexels.com/Davis Sánchez)
  • Meluruskan rambut bagi pria diperbolehkan dalam Islam jika tujuannya positif, seperti menjaga kebersihan dan kerapian, serta tidak disertai niat pamer atau kesombongan.
  • Pria disarankan menghindari gaya rambut yang menyerupai wanita saat meluruskan rambut agar tetap menjaga identitas dan batasan sesuai ajaran Islam.
  • Proses pelurusan rambut boleh dilakukan dengan alat catok atau rebonding, asalkan bahan yang digunakan halal dan metode yang dipilih aman bagi kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bolehkah pria meluruskan rambut dalam Islam sering menjadi pertanyaan. Karena meluruskan rambut menjadi salah satu cara untuk mengubah penampilan pria. Apalagi jika memiliki rambut bergelombang atau keriting, meluruskannya membuat penampilan jadi berbeda.

Agar kamu gak bingung tentang hukum meluruskan rambut dalam Islam, kali ini IDN Times bakal bahas dengan jelas. Sehingga, kamu bisa menentukan apakah akan meluruskan rambut atau tidak. Jadi, simak pembahasannya di bawah ini ya, bro!

1. Meluruskan rambut hukumnya boleh asalkan memberi manfaat positif

ilustrasi meluruskan rambut (unsplash.com/Andrea Donato)

Meluruskan rambut untuk pria dalam Islam, hukumnya boleh. Asalkan memberi manfaat dan niatnya baik. Misalnya dengan meluruskannya, rambut menjadi lebih mudah dibersihkan dan ditata, maka itu bisa memberi manfaat yang baik.

Selain itu, jika niatnya bukan untuk pamer atau kesombongan, maka meluruskan rambut diperbolehkan. Apalagi jika meluruskan rambut yang dilakukan tidak membahayakan fisik, mental, atau sosial. Karena meluruskan rambut merupakan proses untuk merawat dan menjaga keindahan.

2. Hindari model rambut menyerupai wanita ketika meluruskannya

ilustrasi meluruskan rambut (pexels.com/Anna Tarazevich)

Meski diperbolehkan, meluruskan rambut bagi pria tetap ada syaratnya. Sebaiknya, jangan sampai menyerupai wanita ketika rambut kamu diluruskan. Apalagi jika kamu memiliki rambut yang gondrong.

Rambut bergelombang atau keriting akan menjadi lebih panjang ketika diluruskan. Alangkah baiknya lebih bijak dalam menentukan model rambut. Sehingga tetap terlihat identitas diri sebagai seorang pria, tanpa menyerupai wanita.

3. Pastikan menggunakan metode yang halal dalam proses meluruskan rambut

ilustrasi meluruskan rambut (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)

Meluruskan rambut umumnya dilakukan dengan dua cara yang bisa dipilih. Pertama adalah menggunakan alat catok. Di mana prosesnya cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah, karena hanya tinggal mencatok rambut yang ingin diluruskan melalui panas yang dialirkan ke alat. Meluruskan rambut menggunakan alat catok hasilnya akan bertahan beberapa hari saja. Dan bisa lebih cepat kembali ke semula untuk rambut yang sangat bergelombang atau keriting. Namun, meluruskan rambut dengan alat catok cenderung lebih aman, baik secara struktur rambut maupun hukum Islam, karena sifatnya yang tidak permanen.

Selain menggunakan alat catok, meluruskan rambut juga bisa dengan rebonding. Proses ini menggunakan bahan kimia untuk mengubah struktur ikatan protein rambut sehingga rambut bisa lurus. Sehingga harus dilakukan secara profesional di salon rambut. Hasil dari rebonding mampu bertahan hingga berbulan-bulan. Melansir nu.or.id, menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), rebonding diperbolehkan asal obat yang digunakan halal. Sehingga kamu perlu memastikan jenis obat kimia apa yang digunakan untuk proses rebonding.

4. Pastikan model rambut yang kamu pilih sederhana, untuk menghindari riya'

ilustrasi meluruskan rambut (pexels.com/Tim Mossholder)

Meluruskan rambut diperbolehkan asal memberi manfaat dan tidak merusak. Namun, hal yang perlu diperhatikan dan berisiko menjadi dosa adalah niat meluruskan rambutnya. Jika niatnya untuk merawat dan mempermudah dalam menata rambut, tentu itu boleh saja dilakukan.

Namun, ketika niatnya untuk riya' atau pamer, maka meluruskan rambut bisa menjadi dosa. Allah SWT tidak suka jika hambanya pamer dan dikuasai kesombongan. Sehingga agar proses meluruskan rambut kamu lebih berkah, pilih model potongan rambut yang sederhana dan umum. Bersihkan hati dari niat sombong dan ingin pamer agar terhindar dari dosa.

Jadi, bolehkah pria meluruskan rambut dalam Islam jawabannya adalah boleh dengan beberapa syarat yang perlu dipenuhi. Kini, kamu bisa lebih bijak memutuskan ingin meluruskan rambut atau tidak setelah memahami hukumnya. Maka, pastikan niat meluruskan rambut kamu demi kebaikan ya, bro!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team