Ilustrasi pomade pria (unsplash/Jeroen den Otter)
Seperti yang sempat disinggung di awal artikel, pomade ada dua jenis yaitu oil dan water based. Oil based memiliki sifat lebih susah dibersihkan saat mandi atau keramas, sedangkan water based lebih mudah karena sifatnya yang larut air. Hal yang harus kamu perhatikan adalah intensitas menggunakan pomade.
Jika kamu menggunakan pomade setiap hari, pilihlah pomade oil based. Karena kamu hanya perlu menambahkan sedikit saja pomade baru setelah kamu mandi saat akan menata rambut kembali dengan pomade. Hal ini dikarenakan masih ada sisa pomade yang tertinggal dari penggunaan sebelumnya karena sifat bahan pomade oil based yang tidak mudah larut air, sehingga kamu hanya perlu menambahkan sedikit agar tidak ada sisa pomade yang berlebihan dan menyebabkan rambut susah ditata.
Sedangkan jika menggunakan pomade water based, pastikan rambut kamu benar-benar bersih ketika mandi dan keramas, agar saat rambut kamu sedang tidak memakai pomade, akan lebih mudah ditata karena tidak ada sisa pomade yang tertinggal.
Nah, kini kamu bisa semakin percaya diri memakai pomade setelah tahu penyebab rambut sulit diatur karena penggunaan pomade, bukan?
Mengapa rambut sulit diatur saat memakai pomade? | Karena penggunaan pomade yang tidak tepat, seperti rambut masih basah atau penggunaan produk yang terlalu banyak. |
Apakah rambut harus kering sebelum memakai pomade? | Ya, rambut sebaiknya benar-benar kering agar pomade dapat menempel dan menyebar secara merata. |
Apakah menggunakan pomade terlalu banyak bisa membuat rambut sulit diatur? | Bisa, karena pomade yang berlebihan dapat menggumpal dan membuat rambut terasa berat. |
Bagaimana cara mengaplikasikan pomade dengan benar? | Gunakan jari untuk meratakan pomade dari pangkal hingga ujung rambut agar hasilnya lebih merata. |
Apakah jenis pomade memengaruhi hasil styling rambut? | Ya, pemilihan pomade yang tidak sesuai dengan jenis rambut dapat membuat rambut terasa kaku dan sulit ditata. |