5 Kesalahan Umum dalam Merawat Sepatu yang Harus Kamu Hindari

Merawat sepatu dengan benar tak hanya menjadikannya terlihat selalu baru, namun juga memperpanjang usia pakainya. Sayangnya, tidak sedikit orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan dalam perawatan yang malahan merusak sepatu dengan perlahan.
Mulai dari cara mencuci, menyimpan, sampai dengan memilih alat pembersih, semua mempunyai pengaruh besar pada kondisi sepatu. Kesalahan kecil yang dilakukan berulang dapat menyebabkan sepatu cepat rusak dan kehilangan bentuk aslinya. Berikut ini kesalahan umum dalam merawat sepatu yang sebaiknya tidak kamu lakukan.
1. Menjemur sepatu di bawah sinar matahari langsung

Menjemur sepatu langsung di bawah matahari dapat mengakibatkan warna cepat pudar dan bahan menjadi keras. Terlebih untuk sepatu kulit atau kanvas, paparan sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada serat bahan.
Hal tersebut dapat menjadikan sol sepatu mengeras atau bahkan retak. Kamu sebaiknya menjemur sepatu di tempat teduh dan berventilasi supaya sepatu kering alami. Proses pengeringan yang perlahan justru lebih melindungi keawetan sepatu.
2. Menyimpan sepatu dalam kondisi lembap

Sepatu yang disimpan dalam keadaan yang lembap rentan menimbulkan jamur dan bau tak sedap. Namun banyak orang yang langsung memasukkan sepatu ke dalam lemari tanpa memastikan sepenuhnya kering.
Padahal, kelembapan yang terperangkap dapat mempercepat kerusakan bahan dan memunculkan noda. Kamu sebaiknya angin-anginkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Pakailah silica gel atau pengering alami seperti arang bambu untuk menjaga kelembapan.
3. Tidak membersihkan sepatu secara rutin

Sering kali orang menunda membersihkan sepatu hingga tampak sangat kotor. Padahal, kotoran yang menempel lama dapat memunculkan noda permanen dan merusak tekstur bahan.
Membersihkan sepatu dengan rutin membantu melindungi tampilannya tetap segar dan memperpanjang umur pakainya. Kamu hanya perlu mengelap atau menyikat ringan sesudah digunakan, terlebih ketika terkena debu atau hujan. Perawatan kecil setiap hari jauh lebih optimal dibandingkan dengan membersihkan ketika sudah terlanjur rusak.
4. Memakai sikat kasar untuk semua jenis sepatu

Tak semua bahan sepatu cocok disikat dengan menggunakan sikat keras. Sepatu berbahan suede, nubuck, atau kain halus bisa rusak bila dibersihkan dengan memakai sikat kasar.
Kamu bisa menggunakan sikat khusus atau kain lembut sesuai dengan jenis bahan sepatu. Memilih alat pembersih yang tepat bisa melindungi tekstur dan tampilan sepatu tetap baik. Kamu juga perlu untuk menghindari kebiasaan asal sikat yang dapat memperpendek umur sepatu.
5. Tak memakai pelindung sepatu

Banyak orang mengabaikan pemakaian pelindung sepatu seperti semprotan anti air atau penutup sol. Padahal, pelindung ini sangat bermanfaat terlebih untuk sepatu berbahan suede atau kulit.
Tanpa proteksi, sepatu akan gampang kotor, basah, dan rusak ketika terkena hujan atau tumpahan cairan. Pakailah pelindung dengan berkala sesuai dengan kebutuhan dan kondisi cuaca. Ini merupakan langkah pencegahan sederhana tapi sangat efektif.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut, sepatu favoritmu dapat tetap awet, nyaman digunakan, dan tampil optimal lebih lama. Rawatlah sepatu dengan lebih teliti supaya investasi sepatumu benar-benar tahan lama dan tetap menarik.



















