Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Onitsuka Tiger Buatan Mana? Ini Asal-usul Singkatnya!
foto sepatu Onitsuka Tiger (pexels.com/Mehul)
  • Onitsuka Tiger didirikan Kihachiro Onitsuka di Kobe pada 1949 untuk membangun semangat generasi muda Jepang lewat sepatu olahraga, dimulai dari produk basket.
  • Brand ini mengembangkan inovasi seperti sol terinspirasi tentakel gurita, MAGIC RUNNER, RUNSPARK, serta stripe ikonik; ekspansinya ke Amerika terkait sejarah awal Blue Ribbon Sports.
  • Onitsuka Tiger berkembang menjadi ASICS, lalu diperkenalkan kembali pada 2002 sebagai brand lifestyle yang menghidupkan desain klasik, termasuk MEXICO 66, CALIFORNIA 78, dan lini NIPPON MADE.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Onitsuka Tiger dikenal sebagai brand asal Jepang yang punya sejarah panjang di dunia sepatu olahraga dan fashion. Identitasnya kini lekat dengan desain klasik, Japanese heritage, dan berbagai model ikonik yang tetap populer hingga sekarang. Tapi, perjalanan brand ini ternyata dimulai dari misi yang cukup berbeda.

Dari sepatu olahraga untuk anak muda di Jepang hingga berkembang menjadi brand lifestyle, Onitsuka Tiger melewati perjalanan yang panjang. Brand ini juga punya hubungan erat dengan sejarah lahirnya ASICS. Simak asal-usul Onitsuka Tiger selengkapnya di bawah ini!

1. Berawal dari misi membangun kembali semangat anak muda Jepang

foto sepatu Onitsuka Tiger (pexels.com/Sóc Năng Động)

Setelah Perang Dunia II, Kihachiro Onitsuka melihat olahraga sebagai salah satu cara untuk membantu membangun masa depan Jepang melalui generasi mudanya. Pada 1949, ia mulai membuat sepatu olahraga dari Kobe dan kemudian mengembangkan sepatu basket sebagai produk pertamanya. Nama TIGER dipilih untuk merepresentasikan kekuatan dan kelincahan yang ingin dibawa lewat sepatu buatannya.

Inovasi kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan Onitsuka Tiger sejak awal berdiri. Pada 1951, Onitsuka terinspirasi dari daya isap tentakel gurita untuk menciptakan sol sepatu basket dengan kemampuan mencengkeram permukaan lebih baik, sementara pada 1960 ia mengembangkan MAGIC RUNNER dengan sirkulasi udara yang lebih baik. Dua inovasi tersebut menunjukkan bagaimana pengembangan produknya banyak berangkat dari pengamatan terhadap kebutuhan atlet.

2. Inovasi di lintasan dan lahirnya ciri khas Onitsuka Tiger

foto sepatu Onitsuka Tiger (pexels.com/Hipkicks)

Memasuki era 1960-an, Onitsuka Tiger mulai semakin dikenal lewat inovasi untuk berbagai cabang olahraga. Pada Olimpiade Tokyo 1964, RUNSPARK diperkenalkan sebagai sepatu atletik dengan paku lintasan tetap yang dirancang untuk membantu performa pelari. Dua tahun kemudian, Onitsuka Tiger stripe mulai diperkenalkan dan kemudian menjadi salah satu elemen visual yang terus melekat pada sepatu Onitsuka Tiger hingga sekarang.

Perkembangan brand ini juga mulai menarik perhatian dari luar Jepang, termasuk dari Phil Knight yang kemudian mendirikan Blue Ribbon Sports di Amerika Serikat untuk membawa sepatu Onitsuka Tiger ke pasar Amerika. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari sejarah awal Nike, sementara Onitsuka Tiger juga membuat TIGER CORTEZ setelah mendapat permintaan dari Blue Ribbon Sports. Hubungan keduanya menjadi salah satu cerita menarik dalam sejarah industri sepatu olahraga karena kemudian berkembang menjadi dua perjalanan brand yang berbeda.

3. Dari cikal bakal ASICS sampai kembali sebagai brand lifestyle

potret sepatu Onitsuka Tiger (instagram.com/onitsukatigerindonesia)

Seiring waktu, Onitsuka Tiger terus berkembang dan menghadirkan produk untuk kebutuhan olahraga yang semakin beragam. Salah satunya CALIFORNIA pada 1978 yang dirancang khusus untuk aktivitas jogging, lengkap dengan dukungan pada bagian lengkung kaki, ruang gerak jari, dan detail reflektif untuk keamanan pelari. Perjalanan tersebut kemudian membawa Onitsuka Tiger berkembang menjadi ASICS sebelum nama Onitsuka Tiger sempat menghilang dari pasar.

Warisan tersebut akhirnya dihidupkan kembali pada 2002 ketika Onitsuka Tiger kembali diperkenalkan sebagai brand fashion dengan mengolah berbagai desain klasik dari arsipnya. Koleksi seperti MEXICO 66 dan CALIFORNIA 78 mendapatkan sentuhan baru, sementara lini NIPPON MADE membawa keahlian pengerjaan Jepang ke dalam produk yang dibuat di pabrik domestik. Jadi, Onitsuka Tiger masa kini tetap membawa identitas Jepang, tetapi hadir dengan pendekatan yang lebih dekat dengan dunia fashion dan gaya hidup.

Onitsuka Tiger merupakan brand asal Jepang yang bermula dari visi Kihachiro Onitsuka untuk mengembangkan sepatu olahraga setelah perang. Sejarahnya kemudian berkembang dari inovasi sepatu basket dan atletik hingga menjadi bagian dari perjalanan ASICS dan akhirnya kembali sebagai brand lifestyle. Sementara untuk lini NIPPON MADE, Onitsuka Tiger secara resmi menyebut produknya dibuat di pabrik domestik dengan mengedepankan craftsmanship Jepang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article