Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Perbedaan Gamis dan Jubah Pria dari Model hingga Fungsinya, Cek Yuk!

5 Perbedaan Gamis dan Jubah Pria dari Model hingga Fungsinya, Cek Yuk!
ilustrasi gamis busana muslim pria (pexels.com/RDNE Stock project)
Intinya Sih
  • Artikel menjelaskan perbedaan utama antara gamis dan jubah pria dari segi potongan, desain, hingga fungsi pemakaian yang sering kali dianggap mirip oleh banyak orang.
  • Gamis memiliki potongan lebih ramping, detail dekoratif beragam seperti kancing dan bordir, serta cocok untuk acara formal maupun kasual dengan tampilan stylish.
  • Jubah tampil longgar dengan desain sederhana, minim detail, dan lebih difokuskan pada kenyamanan serta kesopanan untuk kegiatan ibadah atau suasana santai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perbedaan jubah dan gamis pria sering kali masih membingungkan banyak orang karena keduanya sama-sama berbentuk panjang dan tertutup. Memang sekilas tampilannya memang terlihat mirip, apalagi jika hanya dilihat dari model luarnya saja. Padahal, jika diperhatikan lebih detail, ada sejumlah perbedaan yang cukup jelas dari segi desain dan potongannya.

Inilah yang membuat karakter pada gamis dan jubah sebenarnya tidak bisa disamakan begitu saja. Selain itu, keduanya juga memiliki fungsi serta kesempatan penggunaan yang tidak selalu sama. Buat kamu yang masih bingung dalam membedakan keduanya mulai dari desainnya maupun fungsionalitas-nya, kamu bisa simak artikel ini sampai habis. Let's check this out!

Table of Content

1. Pada jubah memiliki potongan yang longgar, sedangkan pada gamis memiliki potongan yang ramping

ilustrasi gamis pria dengan potongan yang ramping (pexels.com/Thirdman)
ilustrasi gamis pria dengan potongan yang ramping (pexels.com/Thirdman)

Gamis dan jubah memang sekilas terlihat mirip, namun, jika diperhatikan lebih detail, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, terutama dari segi siluet dan potongan tubuhnya.

Jika dilihat dari segi siluet, gamis memiliki bentuk yang lebih variatif dan terstruktur. Banyak model gamis dirancang terlihat longgar, tetapi masih membentuk garis tubuh secara lembut dan elegan. Berbeda dengan jubah yang cenderung memiliki siluet lurus dari atas hingga bawah, tanpa lekukan dan detail yang menonjol.

Sedangkan dari segi potongan tubuh, gamis umumnya dibuat dengan potongan bahu yang lebih pas dan sering dilengkapi detail seperti kancing, aksen di bagian dada dan pinggang. Sebaliknya, pada jubah memiliki potongan yang longgar di seluruh bagian tubuh tanpa potongan pinggang sama sekali. Desainnya sederhana dan fokus pada kenyamanan serta tampilan yang tidak membentuk lekuk tubuh.

2. Desain kerah pada jubah identik dengan bundar minimalis, sedangkan gamis bervariatif

ilustrasi desain kerah jubah yang bundar minimalis (pexels.com/Michael Burrows)
ilustrasi desain kerah jubah yang bundar minimalis (pexels.com/Michael Burrows)

Perbedaan kedua yang membedakan antara gamis dan jubah juga bisa terlihat dari variasi kerah yang digunakan. Memperhatikan secara detail di bagian leher ini cukup memengaruhi kesan keseluruhan saat dikenakan.

Pada gamis, variasi kerah cenderung lebih beragam dan mengikuti tren fashion. Ada model kerah bulat, kerah V, kerah shanghai, hingga kerah kemeja yang memberi kesan semi-formal. Beberapa gamis juga dilengkapi detail tambahan seperti kancing depan, pita, dan aksen bordir di area leher untuk mempercantik tampilan. Variasi ini membuat gamis terasa lebih fleksibel dipakai ke berbagai acara.

Sedangkan pada jubah umumnya memiliki desain kerah yang lebih sederhana dan minimalis. Modelnya sering berupa kerah bulat polos dan kerah tinggi tanpa banyak detail tambahan. Tujuannya lebih menekankan pada kesederhanaan dan fungsi, bukan pada unsur dekoratif. Karena itu, tampilan jubah terlihat lebih bersih, longgar, dan tidak terlalu menonjolkan aksen di bagian leher.

3. Desain lengan pada gamis berstruktur dan bervariasi, sementara pada jubah didesain longgar dan lebar

ilustrasi desain lengan jubah pria yang longgar (pexels.com/Michael Burrows)
ilustrasi desain lengan jubah pria yang longgar (pexels.com/Michael Burrows)

Gamis umumnya memiliki desain lengan yang lebih bervariasi dan mengikuti tren mode. Modelnya bisa berupa lengan lurus hingga manset kancing yang memberi kesan rapi dan modern. Beberapa gamis juga memiliki manset bervariasi diantaranya manset kancing tunggal, manset dua kancing, dan manset model kemeja yang lebih formal dan rapi.

Variasi ini membuat gamis terlihat lebih fashionable dan cocok digunakan untuk berbagai acara. Berbeda dengan gamis, jubah memiliki desain lengan yang sederhana dan longgar. Modelnya cenderung lurus maupun melebar tanpa banyak detail tambahan.

Potongannya dibuat longgar agar tidak membentuk lekuk lengan dan tetap memberikan kenyamanan saat bergerak. Dengan begitu, desain lengan jubah lebih menonjolkan kesederhanaan dan fungsi dibandingkan unsur dekoratif.

4. Jubah memiliki detail saku, kancing, dan bordir yang cenderung simpel dan tidak menonjol, berbeda dari gamis yang kaya akan detail pada saku, bordir, dan kancingnya

ilustrasi jubah pria yang tidak memiliki desain saku (pexels.com/Michael Burrows)
ilustrasi jubah pria yang tidak memiliki desain saku (pexels.com/Michael Burrows)

Gamis memiliki detail tambahan pada saku, bordir dan kancing yang lebih variatif. Kebanyakan model gamis dilengkapi saku samping untuk fungsi praktis, kancing depan yang bisa menjadi bukaan sekaligus aksen, hingga bordir atau renda sebagai pemanis tampilan. Beberapa gamis juga bahkan menambahkan layer, lipit, atau kombinasi bahan agar terlihat lebih modern.

Detail-detail ini membuat gamis tampil lebih stylish dan fleksibel digunakan diberbagai acara. Sedangkan pada jubah cenderung minim detail tambahan pada saku, bordir, dan kancing. Jika ada saku itu dibuat tersembunyi dan tidak mencolok.

Pada kancingnya hanya bersifat fungsional dan tidak dijadikan elemen dekoratif. Bordir pun biasanya sangat sederhana atau bahkan tidak ada sama sekali, karena desain jubah lebih menekankan kesederhanaan, kelonggaran, dan tampilan yang tidak berlebihan.

5. Gamis cenderung lebih stylish dan dekoratif, sedangkan jubah lebih simpel, longgar, dan fokus pada kenyamanan serta kesopanan

ilustrasi gamis pria (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi gamis pria (pexels.com/RDNE Stock project)

Gamis dirancang tidak hanya sebagai busana tertutup, tetapi juga sebagai outfit yang stylish dan fleksibel. Beragam model gamis yang dilengkapi kancing depan sehingga praktis untuk kebutuhan sehari-hari. Dari segi pemakaian, gamis cocok digunakan untuk berbagai kesempatan, mulai dari acara formal seperti pesta dan undangan, hingga kegiatan santai.

Variasi desainnya membuat gamis mudah dipadukan dengan aksesori agar terlihat lebih elegan atau kasual sesuai kebutuhan. Sementara itu, pada jubah lebih menonjolkan fungsi sebagai busana yang longgar dan sederhana. Fokus utamanya adalah memberikan kenyamanan. Jubah umumnya digunakan untuk kegiatan ibadah, kajian, dan aktivitas sehari-hari yang mengutamakan kesederhanaan.

Dari segi kesempatan penggunaan, jubah cenderung dipilih untuk suasana yang lebih santai dan religius dibandingkan acara formal yang membutuhkan tampilan lebih modis.

Memahami perbedaan jubah dan gamis pria akan membantu kamu dalam menentukan pilihan gaya busana yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya pribadi. Jika ingin tampil lebih rapi dan modis untuk berbagai acara, gamis bisa menjadi opsi yang tepat. Namun, jika mengutamakan kesederhanaan dan kenyamanan dalam berbusana, jubah dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. So, kamu nggak bingung lagi dalam membedakan keduanya, kan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Latest in Men

See More