Kulit menjadi salah satu material populer untuk berbagai produk, mulai dari sepatu, tas, dompet, jaket, hingga pelapis furnitur karena tampilannya memberikan kesan elegan. Namun, produk berbahan kulit di pasaran gak selalu berasal dari kulit hewan karena ada pula kulit sintetis yang dirancang menyerupai karakter visual material tersebut. Kemiripan keduanya terkadang membuat orang sulit membedakannya hanya melalui pengamatan sekilas.
Kulit asli dan sintetis sebenarnya memiliki karakter yang cukup berbeda apabila diperhatikan dari struktur, perubahan tampilan, perawatan, hingga ketahanannya. Perbedaan tersebut penting dipahami karena jenis material dapat memengaruhi kenyamanan penggunaan sekaligus usia pakai suatu barang. Supaya gak keliru saat menentukan material yang paling sesuai dengan kebutuhan, yuk kenali lima perbedaan kulit asli dan sintetis berikut ini.
