Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sejarah Jaket Kulit, Kenapa Selalu Identik dengan Cowok Keren?

Sejarah Jaket Kulit, Kenapa Selalu Identik dengan Cowok Keren?
ilustrasi pria memakai jaket kulit (pexels.com/Andre Piacquadio)
Intinya Sih
  • Jaket kulit awalnya digunakan oleh pilot militer untuk melindungi diri dari cuaca ekstrem, lalu berkembang menjadi simbol ketangguhan dan maskulinitas.
  • Budaya pengendara motor dan film Hollywood memperkuat citra jaket kulit sebagai ikon cowok keren yang bebas, berani, dan penuh karakter.
  • Hingga kini, jaket kulit tetap populer karena fleksibel dipadukan dengan berbagai gaya serta memberi kesan percaya diri dan maskulin bagi pemakainya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jaket kulit sudah lama menjadi salah satu fashion item yang identik dengan kesan maskulin dan stylish. Dari film klasik, dunia otomotif, hingga gaya sehari-hari, jaket ini sering diasosiasikan dengan sosok cowok keren yang terlihat percaya diri dan punya karakter kuat.

Namun di balik popularitasnya, jaket kulit ternyata punya sejarah panjang yang menarik untuk dibahas. Tidak hanya soal gaya, jaket ini awalnya hadir karena kebutuhan fungsional sebelum akhirnya berubah menjadi simbol fashion yang ikonik. Berikut sejarah jaket kulit dan alasan kenapa selalu identik dengan cowok keren.

Table of Content

1. Awalnya dipakai untuk kebutuhan militer dan penerbangan

1. Awalnya dipakai untuk kebutuhan militer dan penerbangan

ilustrasi memakai jaket kulit
ilustrasi pria memakai jaket kulit (pexels.com/Almighty Shliref)

Jaket kulit pertama kali populer pada awal abad ke-20, terutama digunakan oleh pilot militer. Saat itu, kokpit pesawat masih terbuka dan suhu di udara sangat dingin, sehingga jaket berbahan kulit dipilih karena mampu memberi perlindungan lebih baik terhadap angin dan cuaca ekstrem.

Model seperti bomber jacket kemudian mulai dikenal luas karena dipakai para pilot perang. Dari sinilah citra tangguh dan maskulin mulai melekat pada jaket kulit.

2. Dunia motor ikut membuat jaket kulit makin populer

ilustrasi pria berjaket kulit (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)
ilustrasi pria berjaket kulit (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Selain militer, jaket kulit juga erat dengan budaya pengendara motor, terutama sejak era 1920-an hingga 1950-an. Banyak biker menggunakan jaket kulit karena materialnya dianggap lebih kuat dan mampu melindungi tubuh dari angin maupun gesekan ringan saat berkendara.

Komunitas motor membuat jaket kulit semakin identik dengan kesan rebel, bebas, dan berani. Citra ini kemudian berkembang menjadi bagian dari budaya populer pria.

3. Film Hollywood memperkuat image “cowok keren”

ilustrasi pria memakai jaket kulit
ilustrasi pria memakai jaket kulit (pexels.com/Jonas Vridas)

Popularitas jaket kulit makin melejit setelah sering dipakai aktor Hollywood di film-film ikonik. Sosok seperti Marlon Brando dalam film The Wild One dan James Dean membuat jaket kulit terlihat semakin cool dan penuh karakter.

Sejak saat itu, jaket kulit tidak lagi sekadar pakaian pelindung, tetapi juga simbol gaya hidup. Banyak cowok mulai melihatnya sebagai outfit yang memberi kesan lebih percaya diri dan maskulin.

4. Mudah dipadukan dengan banyak gaya

ilustrasi pria memakai jaket kulit
ilustrasi pria memakai jaket kulit (pexels.com/Omar Lopez)

Salah satu alasan jaket kulit tetap populer sampai sekarang adalah fleksibilitasnya. Dipadukan dengan kaus polos, jeans, boots, atau sneakers tetap terlihat cocok dan effortless.

Warna seperti hitam atau cokelat juga membuat jaket kulit mudah masuk ke banyak gaya fashion pria. Kesan simpel tetapi tetap berkarakter menjadi daya tarik utamanya.

5. Memberi kesan percaya diri dan berkarakter

ilustrasi pria memakai jaket kulit
ilustrasi pria memakai jaket kulit (pexels.com/Sowrenn Debarman)

Banyak cowok merasa penampilan berubah saat memakai jaket kulit. Potongan desain dan materialnya sering memberi kesan lebih tegas, dewasa, dan maskulin tanpa harus terlalu berlebihan.

Karena itu, jaket kulit tetap dianggap sebagai item klasik yang sulit kehilangan pesonanya. Meski tren fashion terus berubah, image “cowok keren” pada jaket kulit masih terasa kuat sampai sekarang.

Jaket kulit bukan hanya soal fashion, tetapi juga punya sejarah panjang yang berkaitan dengan dunia militer, otomotif, dan budaya populer. Perjalanan panjang ini membuat jaket kulit berkembang menjadi simbol gaya pria yang identik dengan kesan maskulin dan penuh karakter.

Karena itu, tidak heran jika jaket kulit tetap relevan di berbagai generasi. Pada akhirnya, daya tariknya bukan hanya pada tampilannya, tetapi juga cerita dan image kuat yang melekat di baliknya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us

Related Articles