Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Perbedaan Sepatu Penny Loafers Mahal dan Murah, Pahami!

4 Perbedaan Sepatu Penny Loafers Mahal dan Murah, Pahami!
ilustrasi penny loafers pria (pexels.com/Elif)
Intinya Sih
  • Penny loafers mahal memakai kulit asli berkualitas tinggi pada bagian upper dan lining, sedangkan versi murah umumnya menggunakan kulit sintetis atau bahan fabric yang kurang awet.
  • Bentuk penny loafers mahal dibuat dengan cetakan khusus sehingga tampak elegan dan proporsional, sementara versi murah sering kali kurang presisi karena memakai cetakan umum.
  • Sol penny loafers mahal biasanya berbahan kulit dengan konstruksi jahitan kuat seperti goodyear welt, sedangkan yang murah memakai sol karet berteknik lem yang lebih cepat aus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Penny loafers menjadi salah satu jenis sepatu cowok yang digemari. Karena sangat fleksibel untuk berpenampilan kasual hingga semi formal. Selain itu juga cocok dipadukan dengan berbagai jenis celana, mulai dari jeans hingga celana bahan yang rapi.

Sepatu tanpa tali ini, di pasaran tersedia dengan berbagai rentang harga, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bagi kamu yang ingin tahu kenapa ada harga yang terjangkau dan mahal, kali ini IDN Times bakal bahas bedanya. Sehingga, kamu bisa tentukan ingin membeli penny loafers di rentang harga berapa, bro. Jadi, simak pembahasannya di bawah ini, ya!

Table of Content

1. Bahan sepatu penny loafers mahal menggunakan kulit asli berkualitas, sedangkan yang murah hanya kulit sintetis atau kulit asli kualitas rendah

1. Bahan sepatu penny loafers mahal menggunakan kulit asli berkualitas, sedangkan yang murah hanya kulit sintetis atau kulit asli kualitas rendah

ilustrasi penny loafers pria
ilustrasi penny loafers pria (pexels.com/Bruce Taylor)

Salah satu pembeda yang paling krusial antara penny loafers mahal dan murah adalah bahannya, terutama bagian upper. Bahan upper penny loafers mahal umumnya terbuat dari kulit asli berkualitas. Semakin mahal, maka semakin berkualitas jenis kulitnya. Bahkan beberapa merek penny loafers mewah menggunakan bahan kulit hewan eksotis sehingga harganya makin mahal.

Sedangkan pada penny loafers murah, bahan upper yang digunakan biasanya berupa kulit sintetis. Beberapa merek ada juga yang sudah menggunakan upper dengan bahan kulit asli. Namun, kualitasnya tak sebagus penny loafers mahal. Karena biasanya, kulit yang digunakan permukaannya sudah dikoreksi hingga semakin tipis untuk membentuk permukaan agar lebih seragam. Serta diberi lapisan sehingga terlihat sempurna. Sedangkan pada penny loafers mahal, justru tekstur dan pori-pori kulit asli umumnya tetap terlihat, tetapi benar-benar dipilih yang kualitasnya baik dan bebas cacat.

2. Lining penny loafers mahal terbuat dari kulit asli, sedangkan yang murah tidak

ilustrasi penny loafers pria
ilustrasi penny loafers pria (pexels.com/SHVETS production)

Tak hanya bagian upper yang menentukan kualitas suatu penny loafers, tetapi juga lining. Lapisan dalam sepatu yang bersentuhan langsung dengan kaki ini sangat berperan terhadap kenyamanan saat dipakai. Pada penny loafers mahal, umumnya lining terbuat dari kulit asli yang punya tekstur lembut seperti lambskin. Karena selain memberi kenyamanan, lining berbahan kulit asli juga cenderung lebih awet, dan mampu memberi sirkulasi udara yang lebih baik daripada kulit sintetis, sehingga mencegah kaki menjadi bau.

Sedangkan pada penny loafers murah, bagian lining umumnya menggunakan bahan non kulit asli. Bisa berupa kulit sintetis, maupun bahan fabric yang ringan. Penggunaan kulit sintetis untuk lining membuat penny loafers tidak senyaman kulit asli karena cenderung kaku dan kurang breathable. Selain itu, lama-lama kulit sintetis bisa mengelupas seiring waktu. Sedangkan bahan fabric, meski lebih nyaman dibanding kulit sintetis, tetapi kurang mampu mempertahankan bentuk sepatu dibandingkan bahan kulit asli. Selain itu, bahan fabric sebagai lining juga mudah rusak atau aus karena terkena gesekan kaki.

3. Bentuk penny loafers mahal terlihat elegan, sedangkan penny loafers murah kurang elegan

ilustrasi penny loafers pria
ilustrasi penny loafers pria (pexels.com/Robinson Luque)

Meski didesain sebagai sepatu kasual hingga semi formal, penny loafers mahal memiliki bentuk sepatu yang tetap terlihat elegan. Ini karena bentuk sepatu yang dibuat berdasarkan last atau cetakan sepatu benar-benar disesuaikan dan didesain untuk bentuk penny loafers. Proporsi setiap area sepatu, jahitan, hingga bentuk penny strap benar-benar diperhatikan sehingga hasilnya terlihat elegan.

Sedangkan pada penny loafers murah, umumnya bentuk sepatu kurang elegan. Ini karena sebagian penny loafers murah tidak menggunakan last khusus untuk penny loafers. Untuk menghemat biaya, sebagian produsen penny loafers murah menggunakan cetakan sepatu yang sama dengan sepatu non loafers, sehingga bentuknya terkadang kurang elegan. Selain itu, desain jahitan dan penny strap juga kurang diperhatikan sedetail penny loafers mahal.

4. Bahan sol dan konstruksi penny loafers mahal kokoh dan tahan lama, sedangkan penny loafers murah lebih sederhana

ilustrasi penny loafers merek lokal
ilustrasi penny loafers merek lokal (pexels.com/SHVETS production)

Penny loafers mahal umumnya menggunakan sol berbahan kulit. Sehingga bentuknya terlihat elegan, suaranya saat melangkah khas, dan mampu menyesuaikan dengan bentuk kaki seiring pemakaian. Beberapa produsen penny loafers mahal juga melapisi sol kulit luar dengan bahan karet kuat untuk menambah daya cengkeram dan keawetan. Selain itu, konstruksi atau teknik menempelkan sol ke upper pada penny loafers mahal juga lebih rumit dan kokoh. Umumnya konstruksi yang dipakai penny loafers mahal menggunakan teknik jahitan kuat seperti blake stitch atau goodyear welt. Teknik ini membuat sol menempel sangat kuat dan mudah diganti berkali-kali tanpa merusak bentuk upper, terutama untuk teknik goodyear welt.

Sedangkan pada penny loafers murah, umumnya sol yang digunakan berbahan karet. Selain untuk menekan harga, sol karet digunakan untuk memberikan kenyamanan yang instan ketika baru pertama dipakai. Namun, sol karet tidak seawet sol kulit, dan lebih sulit diperbaiki tanpa mengorbankan bentuk upper ketika sudah rusak. Apalagi, sol karet pada penny loafers murah umumnya menggunakan konstruksi cementing, yakni teknik menempelkan sol ke upper sepatu dengan pengeleman. Tentu teknik ini tidak tahan lama dan sekuat ketika solnya dijahit. Karena lem lama-lama akan aus dan kehilangan daya rekatnya seiring waktu.

Setelah mengetahui perbedaan penny loafers mahal dan murah, kini kamu bisa menyesuaikan kebutuhan dan bujet yang dimiliki bukan, bro? Mau membeli yang mahal atau murah, kamu sudah paham konsekuensi atas apa yang kamu bayarkan. Sehingga, kamu bisa menentukan penny loafers mana yang terbaik untuk dirimu, bro!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us