Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
2 Akses Masuk Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Sementara
Pengembangan TOD Dukuh Atas simpang temu lima moda transportasi mulai MRT, LRT Jabodebek, KRL Jabodetabek, TransJakarta, dan KAI Bandara. (IDN Times/Amir Faisol)
  • MRT Jakarta menutup sementara dua akses Stasiun Dukuh Atas BNI akibat demo mahasiswa di sekitar Jalan Sudirman, namun layanan perjalanan tetap beroperasi normal.
  • Penutupan dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, dengan imbauan agar pengguna mengikuti arahan petugas serta menggunakan akses stasiun lain yang masih dibuka.
  • Aksi di Bundaran HI diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus, membawa lima tuntutan mulai dari isu APBN hingga desakan kepada Prabowo untuk mengakui kesalahan pemerintah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - MRT menutup sementara dua akses pintu menuju Stasiun Dukuh Atas BNI. Langkah ini diambil menyusul demonstrasi yang terjadi di sekitar Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).

"Dengan adanya peningkatan kepadatan di sekitar area Stasiun Dukuh Atas BNI dan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, dilakukan penyesuaian akses stasiun Stasiun Dukuh Atas BNI, Entrance C ditutup sementara dan Entrance E ditutup sementara," ucap Plh Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda), Franky Ertanto dalam keterangan.

Franky mengatakan layanan perjalanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal. Pelanggan dapat menggunakan akses masuk dan keluar stasiun lainnya yang tersedia serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

"MRT Jakarta terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan," imbuhnya.

Mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat. ​Kampus-kampus yang dipastikan ikut serta dalam aksi hari ini adalah BEM UI dan 15 BEM Fakultas yang ada di UI, BEM KM IPB, BEM PNJ, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, FMN Pusat, FMN UI, BEM UIN, Pembebasan dan Semar UI.

“Seribu lebih mahasiswa akan turun ke Bundaran HI,” kata Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan kepada IDN Times.

BEM UI juga mengundang kepada seluruh elemen masyarakat; mahasiswa, buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, serta siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah.

Terdapat lima tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut:

  1. Setop pemborosan APBN

  2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM

  3. Hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih

  4. Hentikan militerisme di ranah sipil

  5. Menuntut Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah.

Editorial Team

Related Article