Jakarta, IDN Times - Kerabat salah satu orang yang ditahan polisi usai penggerebekan acara Charity for NTT di TOS N Fun Bekasi, membantah narasi bahwa uang donasi kegiatan tersebut digunakan untuk membiayai pengadaan molotov dan senjata tajam. Polisi sebelumnya mengeklaim sumber dana untuk bahan yang diduga digunakan membuat molotov berasal dari uang pribadi, pihak lain, hingga open donasi.
“Padahal cerita sebenarnya pada saat penggerebekan kardus donasi masih berputar dan uang yg sementara terkumpul masih di kresek," kata salah satu kerabat tersebut kepada IDN Times, Jumat (28/8/2026).
