Jakarta, IDN Times - TransJakarta mengalihkan layanan delapan rute akibat aksi penyampaian pendapat dan penutupan jalan di kawasan DPR/MPR serta Tanah Abang, Kamis (27/8/2026) malam.
Berdasarkan pembaruan layanan pada pukul 19.30 WIB, penyesuaian dilakukan karena dinamika kondisi di lapangan. Selain pengalihan rute, sejumlah layanan TransJakarta juga mengalami penghentian operasi dan perpendekan rute.
"Delapan rute yang dialihkan terdiri dari layanan Transjabodetabek dan BRT serta integrasi," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani.
Untuk layanan Transjabodetabek, rute yang dialihkan yakni SH2, T11, T31, S01, dan P11. Sementara itu, rute BRT dan integrasi yang terdampak pengalihan yakni 9, 9A, dan JAK.102.
"Khusus rute SH2, layanan dialihkan melalui tol dengan skema bypass DPR/MPR-Slipi," kata Ayu.
Sementara rute JAK.102 dialihkan di area Gerbang Pemuda-Kota Bambu dan Jalan Hj. Nawi.
TransJakarta juga menghentikan sementara operasional 13 rute serta memperpendek layanan rute 8E (Kebayoran Lama-Jelambar) yang hanya melayani hingga Kebayoran-Asia Afrika.
"TransJakarta mengimbau pelanggan untuk terus memperbarui informasi layanan melalui aplikasi TJ:Transjakarta dan media sosial resmi TransJakarta," ucap dia.
