Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Atgas hadir di Indonesia Summit 2026. (IDN Times/Herka Yanis)
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut, pemerintah tidak abai soal pemakaian AI dalam karya. Dia menyebut, Kemenkum saat ini tengah merevisi Undang-Undang (UU) Hak Cipta.
Di dalamnya, akan ada beberapa perubahan, termasuk soal bobot penggunaan AI dalam sebuah karya. Nantinya akan ada aturan yang membahas sejauh mana unsur AI dalam karya masih dapat diberikan perlindungan hukum.
Jika sebuah karya dibuat oleh AI sebanyak 100 persen, Supratman menyebut negara tidak dapat memberikan perlindungan hak cipta terhadap karya tersebut secara penuh. Sebab, ada unsur seni dan rasa yang hilang.
"Dalam konteks saat ini, negara belum dapat memberikan perlindungan hukum secara menyeluruh terhadap karya yang diproduksi sepenuhnya oleh AI," kata Supratman.
Lebih lanjut, Supratman menyebut masyarakat tak boleh terlalu percaya pada kecerdasan artifisial (AI). Jangan menganggapnya sebagai kebenaran mutlak.
Menurutnya, AI tidak memiliki sesuatu yang dimiliki manusia, yaitu rasa. Selain itu, penggunaan AI juga tergantung dari manusia yang menggunakan AI itu sendiri.
Alhasil, masyarakat harus mulai menempatkan AI sebagai alat bantu. Apa yang disampaikan oleh AI tetap harus melalui proses pengecekan tersendiri, terutama jika berkaitan dengan karya dan hak cipta.
"AI tidak memiliki sesuatu yang dimiliki manusia, yaitu rasa. AI memang penting sebagai alat bantu. Namun apabila AI dijadikan satu-satunya sumber kebenaran, tentu hal itu belum tepat," ujar Supratman.
IDN menggelar Indonesia Summit 2026, sebuah konferensi independen yang khusus diselenggarakan untuk dan melibatkan generasi Milenial dan Gen Z di Tanah Air. Dengan tema "The Next Us: Indonesia's Leap in the Algorithmic Age". IS 2026 bertujuan membentuk dan membangun masa depan Indonesia dengan menyatukan para pemimpin dan tokoh nasional dari seluruh nusantara.
IS 2026 diadakan di Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, pada 17-18 Juni 2026. Dalam IS 2026, IDN juga meluncurkan Indonesia Millennial and Gen-Z Report 2027.
Survei ini dikerjakan oleh IDN Research Institute. Melalui survei ini, IDN Media menggali aspirasi dan DNA Milenial dan Gen Z, apa nilai-nilai yang mendasari tindakan mereka. Survei ini menjangkau responden Milenial dan Gen Z di sembilan wilayah di Indonesia, antara lain Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sulawesi.