Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PM Thailand Ingin Pasok 36 Kendaraan Lapis Baja Amfibi untuk Indonesia

PM Thailand Ingin Pasok 36 Kendaraan Lapis Baja Amfibi untuk Indonesia
Perdana Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). (Youtube.com/Sekretariat Presiden)
Intinya Sih
  • PM Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo Subianto di Jakarta untuk membahas penguatan kerja sama ekonomi dan pertahanan.
  • Thailand menawarkan pasokan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir Indonesia, yang disebut telah digunakan Marinir Kerajaan Thailand dan cocok untuk medan Indonesia.
  • Kedua negara mendorong kerja sama keamanan melawan penipuan online, perdagangan manusia, dan narkoba, termasuk penegakan hukum, intelijen, serta peningkatan kapasitas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Perdana Menteri (PM) Thailand, Anutin Charnvirakul, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026). Ada sejumlah pembahasan dalam kerja sama itu, mulai dari ekonomi hingga pertahanan.

Untuk kerja sama pertahanan, PM Thailand menyampaikan keinginannya untuk memasok kendaraan lapis baja Amfibi.

"Saya mengusulkan agar kita memperluas kerja sama di bidang industri pertahanan dan Thailand siap memasok 36 kendaraan lapis baja amfibi atau AWAV untuk Korps Marinir Indonesia," ujar Anutin di Istana Merdeka, Jakarta.

Anutin mengatakan, Amfibi buatan negaranya juga sering dipakai oleh Korps Marinir Kerjaan Thailand. Dia menganggap, kendaraan Amfibi itu juga cocok dengan kondisi medan di Indonesia.

"Model ini saat ini aktif dalam dinas di Korps Marinir Kerajaan Thailand dan saya sangat berterima kasih karena Anda memberi kami kesempatan ini agar produk kami digunakan di negara Anda. Dan saya juga ingin mengundang perwakilan dari Indonesia untuk berpartisipasi dalam Pameran Pertahanan dan Keamanan di Thailand yang akan diselenggarakan pada bulan November tahun depan," kata dia.

Selain itu, kata PM Anutin, negaranya juga senang Dewan Keamanan Nasional Thailand akan berpartisipasi dalam dialog keamanan ketiga yang akan diselenggarakan di Indonesia.

"Kedua negara kita harus meningkatkan kerja sama untuk memerangi kejahatan transnasional, khususnya penipuan online, perdagangan manusia dan narkoba. Sejak tahun lalu, Thailand telah memfasilitasi pemulangan lebih dari 1.000 teman Indonesia dari pusat penipuan di seluruh perbatasan Thailand ke tanah air tercinta mereka dan saya mengusulkan agar kita memperdalam kerja sama dalam penegakan hukum, intelijen, dan peningkatan kapasitas dalam hal ini," kata dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More