Hal lain yang sempat diminta kepada Jokowi yakni ingin bisa naik haji ke Saudi. Tetapi, Jokowi ketika itu mengatakan akan berkoordinasi lebih dulu dengan Menteri Agama. Sebab, naik haji harus masuk ke dalam daftar antri.
Sambil menunggu keputusan itu, Jokowi menawari Nyak Sandang untuk berumrah lebih dulu.
"Nanti saya bicarakan dengan Menteri Agama, karena haji kan ada daftar antrinya," kata Jokowi pada Rabu pekan lalu.
Nama Nyak Sandang menjadi perbincangan publik, karena ikut patungan untuk membeli pesawat pertama Indonesia pada tahun 1950 lalu. Bersama orang tuanya, Nyak Sandang menjual sepetak tanah dan 10 gram emas.
Nyatanya, aksi gotong royong itu dilakukan oleh warga Aceh lainnya. Setelah dikumpulkan, nyatanya warga Aceh bisa mengumpulkan uang senilai SGD 120 ribu dan 20 kilogram emas. Dana itu kemudian diberikan kepada Presiden Soekarno.
Bermodalkan dana tersebut, Soekarno kemudian membeli dua pesawat terbang yang dinamai Seulawah R-001 dan Seleuwah R-002. Sebagai bukti ikut menyumbang, Nyak Sandang sempat membawa bukti obligasi Pemerintah Indonesia tahun 1950 lalu.