Jakarta, IDN Times – Sejumlah ibu yang tergabung dalam Aliansi Ibu Indonesia (ABI) menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan minuman untuk mendukung aksi demonstrasi mahasiswa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Rabu (28/10/2026). Bantuan tersebut dikumpulkan secara mandiri melalui media sosial.
Salah satu ibu rumah tangga yang berpartisipasi, Nada (46), mengatakan, gerakan tersebut tidak bernaung di bawah forum organisasi resmi. Para ibu tersebut bergerak secara organik untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa dan masyarakat yang mengikuti demonstrasi 28 Oktober di Bundaran HI.
“Kita ibu-ibu aja sih, ibu-ibu yang mau support (mendukung). Jadi organik aja, kita mau support mahasiswa sama masyarakat,” ujar Nada di lokasi aksi kepada IDN Times.
Nada menjelaskan, bantuan logistik seperti makanan dan minuman itu dikumpulkan setelah mengunggah kegiatan di media sosial. Awalnya, mereka mengunggah kegiatan belanja logistik. Setelah itu, sejumlah pemilik akun media sosial menghubungi mereka buat memberikan sumbangan.
Untuk aksi kali ini, total bantuan yang terkumpul diperkirakan mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta. Sebagian makanan dan minuman dibeli dari hasil bantuan tersebut, sedangkan sisanya berasal dari sumbangan masyarakat secara langsung di lokasi.
Nada berharap, suara masyarakat dalam demokrasi ini bisa didengar pemerintah.
“Tolonglah kami ini didengerin,” katanya.
Ia juga mengatakan sejumlah persoalan yang dinilai meresahkan, terutama soal pengelolaan anggaran negara. Menurutnya, penggunaan uang pajak seharusnya lebih memperhatikan kebutuhan masyarakat, terlebih ketika harga bahan pangan terus meningkat.
“Kita lihat banget buat pajak kita dihambur-hamburkan. Sedangkan sekarang harga naik. Tepung tapioka, telur, tepung ketan itu luar biasa naiknya,” ujar dia.
Sebagai ibu rumah tangga, Nada mengaku merasakan langsung dampak kenaikan harga bahan pangan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah mahasiswa perguruan tinggi lain dan elemen masyarakat lain siap menggelar aksi demonstrasi, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
BEM UI juga mengajak semua elemen masyarakat turun ke jalan, menyampaikan pendapat dan tuntutannya kepada pemerintah. Ajakan aksi tersebut diunggah di media sosialnya bertema "Seruan Aksi #IndonesiaSadar".
Dalam aksi ini, mahasiswa membawa lima tuntutan, yakni:
Tetapkan Status Bencana Nasional, Adili Korporasi yang Bertanggungjawab, dan Tuntaskan Integrasi Tata Kelola Lahan
Wujudkan APBN untuk Kepentingan Rakyat dan Hentikan Pemborosan untuk Kepentingan Politik Berkedok Program Populis seperti MBG dan KDMP
Turunkan Biaya Pendidikan, Berikan Akses Layanan Dasar yang Merata, dan Sediakan Lapangan Pekerjaan yang Berkualitas
Hentikan Penggunaan Hukum untuk Penyalahgunaan Kekuasaan dan Berantas KKN
Kembalikan Kebebasan Bersuara, Adili Pelanggar HAM, dan Hentikan Militerisasi di Ruang Sipil.
